Dinas Pendidikan Kota Surabaya menerima kunjungan kerja Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, Gogot Suharwoto, di kantor Dinas Pendidikan Kota Surabaya. Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan koordinasi serta diskusi strategis terkait pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), rekrutmen guru, serta program revitalisasi sekolah di Kota Surabaya.
Dalam pertemuan tersebut, Dirjen PAUD Dikdasmen menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Surabaya, khususnya Dinas Pendidikan, atas berbagai kebijakan dan terobosan yang telah dilakukan dalam penyelenggaraan pendidikan. Salah satu kebijakan yang mendapat perhatian adalah penerapan aturan Domisili 1 dan Domisili 2 pada SPMB tahun 2025. Kebijakan ini dinilai mampu memberikan solusi pemerataan akses pendidikan, sehingga murid yang berdomisili jauh dari sekolah tetap dapat terakomodasi dalam proses penerimaan.

Selain membahas SPMB, pertemuan juga menyoroti upaya pemenuhan kebutuhan tenaga pendidik melalui mekanisme rekrutmen guru yang transparan dan berkelanjutan. Langkah ini menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas layanan pendidikan di Surabaya, seiring dengan meningkatnya kebutuhan guru pada berbagai jenjang pendidikan.
Tak kalah penting, agenda revitalisasi sekolah turut menjadi fokus pembahasan. Program ini diarahkan untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan, menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, serta mendukung penguatan karakter peserta didik.
Melalui kunjungan ini, diharapkan sinergi antara pemerintah pusat dan Pemerintah Kota Surabaya semakin kuat dalam mewujudkan layanan pendidikan yang merata dan berkualitas bagi seluruh anak di Kota Surabaya. Pemerintah Kota Surabaya berkomitmen terus menghadirkan inovasi kebijakan pendidikan yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat serta selaras dengan arah pembangunan pendidikan nasional.



