Lewati ke konten

    Accessibility Tools

    100%

    đź’ˇ Tips Aksesibilitas:

    • • Gunakan keyboard: Tab untuk navigasi
    • • Tekan Enter untuk klik
    • • Gunakan screen reader untuk bantuan
    Dinas Pendidikan Kota SurabayaDinas Pendidikan Kota Surabaya
    Hubungi Kami
    Cari Sekolah
    25°
    Cuaca Surabaya
    Kondisi:Cerah
    Suhu:25°C
    Kelembaban:75%
    Angin:11.7 km/j
    Arah Angin:dari E
    Jarak Pandang:> 10 km
    Sumber: BMKG
    Kembali ke Semua Berita

    Buka Parade Surabaya Juang, Wali Kota Risma Berpesan Contohlah Sikap Para Pejuang

    Sekitar pukul 07.00 wib, Sabtu (09/11/2019), di depan Kantor Bappeda Provinsi Jatim (Pintu Masuk Timur Tugu Pahlawan), nampak tak seperti biasa. Pasalnya, di lokasi itu terlihat ribuan orang dengan berpakaian lengkap ala pejuang, berjejer sembari menenteng berbagai senjata. Bahkan kendaraan tempur jenis Anoa dan Jeep Willys juga nampak di antara mereka. Ternyata, mereka [...]

    Minggu, 10 November 2019
    1.808 views
    ✍️ Sekretariat

     

    Sekitar pukul 07.00 wib, Sabtu (09/11/2019), di depan Kantor Bappeda Provinsi Jatim (Pintu Masuk Timur Tugu Pahlawan), nampak tak seperti biasa. Pasalnya, di lokasi itu terlihat ribuan orang dengan berpakaian lengkap ala pejuang, berjejer sembari menenteng berbagai senjata. Bahkan kendaraan tempur jenis Anoa dan Jeep Willys juga nampak di antara mereka.

     

    Ternyata, mereka merupakan peserta Parade Surabaya Juang 2019 yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dalam rangka menyambut Peringatan Hari Pahlawan. Para peserta itu, terdiri dari jajaran Oranisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Surabaya, pelajar, TNI, Polri, Veteran dan komunitas pecinta sejarah dari seluruh Indonesia. Bahkan, ada pula peserta dari perwakilan delegasi Negara Rusia, yakni Kota St. Petersburg, dan Volgograd. Setidaknya ada tiga ribu peserta yang mengikuti Parade Surabaya Juang 2019.

     

    Pada kesempatan itu, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini bersama Wakil Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana dan Jajaran Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Surabaya juga nampak hadir untuk membuka pawai yang digelar setiap tahun itu.

     

    Wali Kota Risma menyampaikan, bahwa dahulu ketika para pejuang merebut kemerdekaan tahun 1945, semua ikut berjuang dengan seluruh lapisan masyarakat. Berbagai suku bangsa, agama dan etnis, ikut berjuang bersama. Bahkan kala itu, juga ada pejuang dari kalangan pesantren-pesantren. Jadi karena itu saya ingin menyampaikan, kita jangan pernah melupakan apa yang pernah diperjuangkan oleh para Pahlawan untuk negara kita, untuk kota kita tercinta seperti saat ini, kata dia mengawali sambutannya.

     

    Menurutnya, ketika para pejuang merebut kemerdekaan, mereka tidak pernah membeda-bedakan. Karena itu, Wali Kota Risma berpesan kepada warga Surabaya agar mencontoh sikap para pendahulu. Caranya, dengan tidak mudah terprovokasi untuk terpecah-belah, karena berbeda suku bangsa, agama maupun etnis. Jangan mudah dihasut, jangan mudah kena hoax, karena sesungguhnya mereka yang membuat fitnah dan hoax karena mereka yang ingin memecahkan persatuan dan kesatuan kita dan menghancurkan negara tercinta, tegasnya.

     

    Pada kesempatan itu, wali kota perempuan pertama di Surabaya ini juga berpesan kepada arek-arek Suroboyo agar mencontoh para pejuang dengan menjadi teladan bagi seluruh bangsa dan negara. Baginya, jika ingin Kota Surabaya semakin maju, maka semua harus bersatu padu melawan kemiskinan dan kebodohan. Arek-arek Suroboyo adalah arek-arek pejuang yang tidak kenal menyerah dan putus asa. Ayo kita tetap berjuang, sekali Merdeka, tetap Merdeka, pesannya.

     

    Setelah Wali Kota Risma menyampaikan sambutan, acara kemudian diisi dengan pembacaan puisi berjudul Surabaya Bhineka yang dibawakan oleh sosiawan Leak Kustiya. Menariknya, usai pembacaan puisi, tiba-tiba saja suara dentuman keras mirip meriam terdengar bersahutan. Suasana di lokasi pun nampak begitu tegang. Ada ratusan orang berlarian sambil menenteng senjata, dan menembak ke arah berlawanan. Ternyata, ini merupakan pertunjukkan teatrikal kolosal yang dibawakan oleh komunitas pecinta sejarah dari seluruh Indonesia.

     

    Sekitar pukul 08.00 Wib, dengan mengendarai kendaraan Anoa, Wali Kota Risma bersama Forpimda Surabaya dan para peserta mulai berangkat menuju finish di Taman Bungkul Surabaya. Di sepanjang rute perjalanan, masyarakat pun terlihat antusias menyaksikan rombongan Parade Surabaya Juang itu. Bahkan, banyak dari mereka yang mengabadikan momen itu menggunakan kamera smartphone. Ada pula penonton yang berebut foto selfie dengan Wali Kota Risma.

     

    Ketika sampai di depan Gedung Siola, para peserta berhenti sejenak untuk menyaksikan teatrikal kolosal perjuangan yang ditampilkan oleh Komunitas pecinta sejarah dari seluruh Indonesia. Namun, ketika tiba di depan Hotel Majapahit, di atas kendaraan Anoa, Wali Kota Risma berteriak lantang membacakan puisi karya KH. Mustofa Bisri atau yang akrab disapa Gus Mus itu. Allahuakbar, Allahuakbar, Surabaya adalah Kota Keberanian, Kota Kebanggaan, begitulah sedikit isi puisi yang dibacakan Wali Kota Risma.

     

    Setiba di Perempatan Jalan Bengawan, Wali Kota Risma kemudian menerima senjata dari perwakilan veteran sebagai simbol penyerahkan estafet perjuangan kepada generasi berikutnya. Setelah itu, ia bersama Forpimda Surabaya tiba di garis finish dan menyaksikan penampilan dari berbagai peserta. Penampilan itu, mulai dari pembacaan puisi, drum band, hingga teatrikal perjuangan.

     

    Pada kesempatan itu, Wakil Wali Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana menyampaikan, peringatan Parade Juang 2019 ini sebagai momentum untuk mengingat dan mentauladani semangat para pahlawan. Menurutnya, rangkaian acara ini adalah upaya untuk membangkitkan semangat kesatuan bagi seluruh masyarakat Kota Surabaya khususnya.

     

    Artinya kita mentauladani para pahlawan, bahwa kemerdekaan itu diraih oleh seluruh elemen, khususnya di Surabaya dan umumnya di Indonesia, dan ini merupakan upaya untuk membangkitkan semangat kesatuan, kata Wawali Whisnu.

     

    Selain itu, ia juga menjelaskan, tantangan yang dihadapi kaum milenial saat ini ialah melanjutkan perjuangan para pahawan. Menurut dia, problem yang dihadapi era saat ini adalah masalah intoleransi, radikalisme dan masalah terorisme. Jadi tantangannya hari ini adalah masalah intoleransi, radikalisme, masalah terorisme itu yang kita hadapi dengan semangat 10 November 1945, jelas dia.

     

    Karena itu, Whisnu menyebut, semangat 10 November 1945, patut ditiru agar masyarakat tidak lagi memandang suku, agama dan etnis. Sebab, dahulu para pejuang bergabung menjadi satu dan sama-sama berjuang untuk membuat bangsa Merdeka. Itulah semangat yang kita harus satukan, pungkasnya. (rls/Humas Dispendik Surabaya)

    Pemerintah Indonesia

    Dinas Pendidikan

    Kontak Dinas Pendidikan

    Jl. Jagir Wonokromo No.354-356, Jagir, Kec. Wonokromo, Surabaya, Jawa Timur 60244

    TeleponEmailLokasiBantuan

    Kontak Kami

    Alamat Kantor

    Jl. Jagir Wonokromo No.354-356, Jagir, Kec. Wonokromo, Surabaya, Jawa Timur 60244

    Telepon

    081 259 896 163

    Senin - Jumat, 08:00 - 16:00 WIB

    Email

    dispendik@surabaya.go.id

    Respon dalam 24 jam kerja

    Tautan Cepat

    Tidak ada tautan cepat

    Layanan

    Tidak ada layanan

    Lokasi Kami

    Ikuti Kami:

    (c) 2025 Dinas Pendidikan Kota Surabaya

    Website ini dikelola oleh Dinas Pendidikan Kota Surabaya

    📤 Bagikan

    Kategori

    Berita1767Guru dan Tenaga Kependidikan476Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Nonformal474Pendidikan Dasar1792Pengumuman2076Sarana dan Prasana3Sekretariat1275

    Berita Terbaru

    Pelajar Surabaya Raih Juara 1 International Young Eco-Hero Award 2026

    24/8/2026

    Booth Dinas Pendidikan Surabaya Jadi Magnet Pengunjung di Surabaya Great Expo 2026, Tampilkan Karya Terbaik Siswa dan Edukasi Kreatif

    6/8/2026

    Tingkatkan Kompetensi Guru di Era Digital, 104 Pendidik di Surabaya Ikuti Pelatihan Deep Learning, Koding, dan AI

    3/8/2026

    Siswa SDN di Surabaya Bikin Aplikasi AI Bahasa Isyarat, Sabet Juara 1 Impact Fest 2026

    3/8/2026

    KemenPPPA, KPAI dan Kemendikdasmen Apresiasi Komitmen Surabaya dalam Pemenuhan Hak Anak

    30/7/2026

    Pengumuman Terbaru

    Pemutakhiran Data Dapodik Semester 1 Tahun Ajaran 2026/2027

    18/8/2026

    Surat Keputusan Peringkat Olimpiade Sains Nasional Siswa Nasional (OSN) Tahun 2026

    10/7/2026

    SURAT KEPUTUSAN PEMENANG LOMBA PENELITI PELAJAR SURABAYA (LPPS) JENJANG SMP 2026.

    15/6/2026

    SURAT KEPUTUSAN PEMENANG OLIMPIADE OLAHRAGA SISWA NASIONAL (O2SN) 2026

    15/6/2026

    SURAT KEPUTUSAN PEMENANG LOMBA PENELITI PELAJAR SURABAYA (LPPS) JENJANG SD 2026

    28/5/2026