Semangat para guru dan tenaga kependidikan mewarnai rangkaian Apresiasi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kota Surabaya Tahun 2026. Setelah melalui tahapan seleksi naskah, sebanyak 28 peserta terpilih melaju sebagai finalis dan siap mengikuti tahap presentasi serta wawancara.
Sebelumnya, Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya telah melaksanakan penilaian naskah Apresiasi GTK pada 19–20 September 2026. Tahapan tersebut diikuti sebanyak 341 peserta yang telah terverifikasi dari berbagai jenjang dan kategori. Dari proses penilaian tersebut, ditetapkan peserta-peserta terbaik untuk melanjutkan ke tahap final.
Bagi para peserta, tahapan ini tidak hanya menjadi bagian dari sebuah proses seleksi. Lebih dari itu, Apresiasi GTK menjadi ruang untuk menunjukkan berbagai praktik baik, dedikasi, serta kontribusi yang telah dilakukan dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan di Kota Surabaya.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Febrina Kusumawati, memberikan apresiasi kepada seluruh guru dan tenaga kependidikan yang telah mengikuti rangkaian kegiatan tersebut.
Ia menyampaikan bahwa setiap peserta yang mengikuti proses seleksi telah memberikan kontribusi dalam memajukan pendidikan. Para finalis pun diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan pengalaman dan praktik baik yang telah dilakukan di satuan pendidikan masing-masing.
“Selamat kepada seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi. Kepada para finalis, terus tunjukkan semangat, dedikasi, dan praktik baik yang telah dilakukan dalam memberikan layanan pendidikan bagi anak-anak di Kota Surabaya,” ujarnya.
Memasuki tahap berikutnya, sebanyak 28 finalis akan mengikuti presentasi dan wawancara pada Selasa (22/9/2026) di Kantor Dinas Pendidikan Kota Surabaya.
Kegiatan diawali dengan pembukaan dan penjelasan teknis pada pukul 08.00–08.30 WIB di Ruang Ki Hajar Dewantara. Setelah itu, para finalis mengikuti proses penjurian yang dibagi dalam empat kelompok, yakni guru dan kepala sekolah TK, guru dan kepala sekolah SD, guru dan kepala sekolah SMP, serta Pengawas Sekolah dan Tenaga Administrasi.
Dalam proses tersebut, setiap peserta mendapatkan kesempatan untuk mempresentasikan naskah atau praktik baiknya selama lima menit. Selanjutnya, peserta mengikuti sesi wawancara selama 15 menit bersama dewan juri.

Peserta mengikuti penjurian secara bergantian sesuai jadwal yang telah ditentukan. Setelah seluruh rangkaian penjurian selesai, para peserta kembali berkumpul untuk mengikuti penutupan. Dewan juri kemudian akan melaksanakan rapat pleno untuk menentukan juara Apresiasi GTK Kota Surabaya Tahun 2026.
Sebanyak 28 finalis tersebut berasal dari berbagai jenjang dan kategori. Untuk kelompok PPT/KB/TK terdapat empat finalis, jenjang SD sebanyak 10 finalis, jenjang SMP sebanyak 10 finalis, satu finalis dari kategori Pengawas Sekolah, serta tiga finalis dari kategori Tenaga Administrasi.
Pada kelompok PPT/KB/TK, para finalis yakni Mawaddah, S.Pd., M.Pd., Vivin Enerlis, S.Pd., Vincentia Intan K.W., dan Siti Malichah, S.Pd.
Sementara pada jenjang SD, finalis terdiri dari Glief Puspa Yohana, S.Pd., Ida Setyowati, S.Pd., Yunita Dwi Siswardhani, Desiana Natalia, S.Pd., Gr., Annisa Ayu Rahma, S.Pd., Sastro, M.Pd., Sri Kis Untari, S.Pd., M.M., Uke Afriyanti, S.Pd., Riyo Darminto, M.Pd., dan Ayuana Purwaningsih, M.Pd.
Sedangkan pada jenjang SMP, finalis terdiri dari Siti Aisyah Tong, S.Pd., Gr., Sari Arviani, M.Pd., Totok Kurniawan, S.Pd., Khotibul Umam, S.Pd., Gr., Azyma Rizky Nadhifa, S.Pd., Gr., Dami, S.Pd., Ainul Hadi, S.Pd., Ana Sumarnah, M.Pd., Aisijah Hartati, serta Eko Widayani, S.Pd., M.Pd.
Untuk kategori Pengawas Sekolah, finalis yang terpilih adalah Drs. Mudjoko, M.Si. Sedangkan kategori Tenaga Administrasi diwakili oleh Aries Widiyanti, S.E., Dinda Adiratna Azizah, dan Eka Fitria Novita Sari.
Rangkaian Apresiasi GTK Tahun 2026 diharapkan menjadi momentum untuk memberikan ruang penghargaan sekaligus memperkuat budaya berbagi praktik baik di lingkungan pendidikan Kota Surabaya.
Melalui semangat para guru dan tenaga kependidikan, berbagai inovasi dan dedikasi yang tumbuh di satuan pendidikan diharapkan terus memberikan manfaat bagi peserta didik serta mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Kota Pahlawan.
Kini, 28 finalis telah sampai pada tahap akhir. Bukan hanya tentang siapa yang akan meraih penghargaan, tetapi juga tentang bagaimana setiap pengalaman, inovasi, dan praktik baik yang telah dilakukan dapat menjadi inspirasi bagi satuan pendidikan lainnya di Kota Surabaya.



