Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan melalui berbagai program yang tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga memperhatikan kesehatan dan kebutuhan penunjang belajar peserta didik. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan pemeriksaan mata dan pemberian kacamata gratis bagi 144 siswa jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dari keluarga kurang mampu.
Kegiatan tersebut diselenggarakan melalui kolaborasi Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya bersama Pakuwon Group Surabaya (30/10/2026). Program ini menjadi bentuk kepedulian dan sinergi antara pemerintah dengan pihak swasta dalam memberikan dukungan nyata terhadap pemenuhan kebutuhan dasar peserta didik, khususnya kesehatan mata.
Melalui kegiatan ini, sebanyak 144 siswa mendapatkan kesempatan untuk menjalani pemeriksaan kondisi kesehatan mata. Pemeriksaan tersebut menjadi langkah penting untuk mengetahui kondisi penglihatan masing-masing siswa sekaligus mengidentifikasi kebutuhan penggunaan alat bantu penglihatan berupa kacamata.
Bagi sebagian peserta didik, gangguan penglihatan dapat menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kenyamanan saat mengikuti kegiatan belajar mengajar. Kesulitan melihat tulisan di papan tulis, membaca buku, maupun memperhatikan materi yang disampaikan oleh guru tentu dapat menjadi kendala tersendiri dalam proses pembelajaran.
Karena itu, bantuan pemeriksaan mata dan kacamata gratis ini diharapkan dapat memberikan manfaat secara langsung bagi para siswa. Dengan kondisi penglihatan yang lebih baik dan penggunaan kacamata sesuai kebutuhan, para peserta didik diharapkan dapat mengikuti pembelajaran dengan lebih nyaman, meningkatkan konsentrasi, serta lebih optimal dalam menyerap materi pelajaran.

Pemkot Surabaya melalui Dinas Pendidikan menilai bahwa perhatian terhadap kesehatan peserta didik merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari upaya membangun pendidikan yang berkualitas. Pendidikan tidak hanya berkaitan dengan tersedianya fasilitas sekolah dan proses pembelajaran, tetapi juga bagaimana memastikan setiap anak memiliki kondisi yang mendukung untuk belajar dan berkembang.
Terlebih, bantuan ini menyasar siswa dari keluarga kurang mampu yang mungkin memiliki keterbatasan dalam memenuhi kebutuhan pemeriksaan kesehatan mata maupun pengadaan kacamata secara mandiri. Dengan adanya program tersebut, diharapkan keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang bagi anak-anak untuk mendapatkan fasilitas penunjang pendidikan yang layak.
Kolaborasi antara Pemkot Surabaya dan Pakuwon Group Surabaya juga menunjukkan bahwa pembangunan sektor pendidikan membutuhkan keterlibatan berbagai elemen masyarakat. Dukungan dunia usaha melalui program kepedulian sosial menjadi salah satu bentuk kontribusi strategis dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih inklusif dan memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh anak.
Sinergi semacam ini diharapkan dapat terus terjalin dan dikembangkan melalui berbagai program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung kebutuhan pendidikan dan kesejahteraan peserta didik.
Pemkot Surabaya berharap bantuan yang diberikan tidak hanya membantu meningkatkan kualitas penglihatan para siswa, tetapi juga menumbuhkan semangat dan kepercayaan diri mereka dalam mengikuti kegiatan pembelajaran di sekolah.
Sebab, setiap anak memiliki hak yang sama untuk memperoleh pendidikan, kesempatan untuk berkembang, dan meraih cita-cita. Melalui perhatian terhadap kesehatan serta pemenuhan kebutuhan penunjang belajar, Pemkot Surabaya bersama berbagai pihak terus berkomitmen menghadirkan pendidikan yang lebih merata, inklusif, dan berkualitas bagi seluruh anak di Kota Pahlawan.
Dengan demikian, langkah sederhana seperti pemeriksaan mata dan pemberian kacamata gratis diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masa depan generasi penerus bangsa. Karena anak-anak yang sehat dan memiliki kesempatan belajar yang setara merupakan bagian penting dalam mewujudkan Surabaya sebagai kota yang peduli terhadap kualitas sumber daya manusia.





