Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Kota Surabaya menggelar Syiar Ramadan 1440 H di Asrama Haji Sukolilo, Jumat 10/5/2019). Dengan tema Menyiapkan Generasi Islami yang Tangguh ala Ahlussunnah Wal Jama’ah An Nahdliyah, Syiar Ramadan dihadiri Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya Ikhsan, Kepala Kantor Kemenag Kota Surabaya Husnul Maram, Ketua PCNU Kota Surabaya Muhibbin Zuhri, dan lain-lain.

 

Dalam Sambutannya, Kepala Dispendik Surabaya Ikhsan meminta kepada seluruh siswa dapat memanfaatkan peluang yang ada. Apalagi, tantangan ke depan yang dihadapi anak-anak bukan hanya dari Surabaya, melainkan juga dari luar negeri. “Kami juga berharap, seluruh sekolah negeri dan swasta dapat berkembang bersama,” katanya.

 

Selama tiga hari dua malam, lanjut Ikhsan, siswa akan mendapat pembelajaran yang berbeda dibanding saat di sekolah. Para pendamping juga datang dari para kyai, nyai, serta guru-guru Lembaga Pendidikan Ma’arif NU. “Banyak hal bermanfaat yang bisa diperoleh siswa selama di Asrama Haji ini,” ujarnya.

 

Ikhsan menjelaskan, telah banyak tokoh-tokoh NU yang sukses di Indonesia. Tokoh-tokoh ini bisa menjadi panutan atau teladan bagi siswa-siswa Lembaga Ma’arif NU Kota Surabaya. Dengan begitu, anak-anak ini bisa sukses ke depannya. “Mereka (tokoh-tokoh NU) bisa menjadi contoh anak-anak. Jika siswa ini masih malas belajar, berarti belum memahami para senior atau pendahulunya itu,” katanya.

 

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Surabaya Husnul Maram mengatakan, siswa-siswa dari Lembaga Pendidikan Ma’arif NU harus bangga. Sebab, yang dipelajari dan diamalkan adalah Aswaja. Selain itu, dalam sejarah Indonesia, tidak ada kader NU yang tidak hormat kepada Merah Putih. “Terima kasih kepada PCNU Kota Surabaya yang menyelenggarakan Syiar Ramadan ini, mudah-mudahan para generasi mendatang tetap berakhlakul karimah serta cinta NKRI,” ujarnya.

 

Ketua PCNU Kota Surabaya Muhibbin Zuhri mengatakan, bonus demografi menjadi tantangan pendidikan saat ini agar lebih responsif terhadap perubahan. Hal ini memerlukan keseriusan semua kalangan agar pendidikan sesuai dengan kemajuan zaman yang ada. “Saya yakin generasi NU ini akan berkembang sesuai zamannya,” tandasnya. (Humas Dispendik Surabaya)

sdf