Bersama warga masyarakat, para guru dan siswa SDN Bubutan IV lakukan aksi nyata lingkungan yaitu dengan ngebor bareng  membuat lubang biopori sebanyak mungkin di Taman Listia yang letaknya di belakang mall BG Junction, kemarin Minggu (15/04/2018).

 

Kegiatan ini kami beri nama Adopsi Kampung Biopori Bersama SDN Bubutan IV”, ujar Sasto, S.Pd, M.Pd Kepala SDN Bubutan IV.

 

Sastro mengungkapkan, usai membuat lubang biopori para guru dan siswa kemudian meluncur untuk melanjutkan acara berjualan hasil olahan sampah kertas yang di kemas melalui kegiatan Eco Preneur di Tugu Pahlawan.

 

 Hasil pemanfaatan sampah kertas dapat disulap menjadi berbagai pernak- pernik seperti, kipas, bunga kertas, bandu, tiarai, dan berbagai macam jenis aksesoris menarik lainnya.

 

“Ketika hasil eco preneur dipamerkan, masyarakat lebih tertarik dengan karya anak-anak berupa aksesoris, karya itu lebih unik dan membutuhkan kratifitas berfikir tinggi”, ujar Subroto salah seorang pembina Eco Preneur di SDN Bubuan IV.

 

Pada kesempatan ini, Sastro menambahkan program ini juga bertujuan sebagai bentuk implementasi penguatan pendidiukan karakter, terutama karakter kemandirian, gotong royong dan intergitas. Sehingga nanti  diharapkan para siswa tersebut dapat menjadi para generasi emas bangsa yang memiliki karakter dan kepribadian yang baik. (Humas Dispendik Surabaya)