Kegiatan Pembelajaran tidak hanya dilaksanakan di dalam Kelas. Sesekali siswa perlu diajak belajar dengan memanfaatkan Lingkungan Sekitar. Daerah Bulak Banteng Bandarejo, dekat Rumah Dinas (Rumdis) TNI-AL banyak dijumpai areal tambak.

 

 Pagi hari ini, Selasa (13/02/2018) sebanyak 79 siswa SDN Lakbansa (Bulak Banteng I/263-Kec. Kenjeran Surabaya), bersama  dua wali kelas  belajar mengenal jenis-jenis tambak, dan jenis ikan yang dibudidayakan oleh petambak. Area ini cukup luas dan sangat cocok digunakan untuk pembelajaran berbasis lingkungan.

 

Jarak Areal tambak dengan SDN Lakbansa lebih kurang 1 km. Pemilik Tambak berkenan menerima kehadiran siswa dan guru untuk belajar tentang perikanan. Wali kelas secara bergantian menjelaskan materi di areal tambak. Siswa memperhatikan dengan antusias. Usai pembelajaran dilanjutkan memancing, dengan dipandu oleh pemilik. kebetulan ikan yang ada di tambak ini meliputi ikan mujaer, lele, bandeng dan patin. saat memancing ada siswa yang memperoleh ikan patin, beratnya 800 gram.

 

“Saya senang karena diajak Ibu Guru belajar di tempat ini ! Kebetulan tambak ini milik saudara saya !”, kata Muhammad Jabal siswa kelas V SDN Lakbansa.

 

“Pembelajaran di areal tambak, sudah lama saya rancang, dan baru terlaksana setelah ada ijinkan kepala sekolah (KS).” ujar  Upik dan Ibu Dewi guru kelas V di sekolah tersebut.

 

“Pada prinsipnya, saya selalu mendukung kegiatan embelajaran yang dilaksanakan oleh para guru di SDN Lakbansa, ujar Rudy Prayitno Kepala SDN Lakbansa.

 

Rudy mengungkapkan tidak hanya mengajar di kelas, namun para siswa juga diajak untuk mengikuti Kegiatan Belajar Mengajar (KBM)di  luar kelas. KBM tentunya telah dirancang sesuai Tema Kurikulum 2013.

 

“Di Sekolah, guru-guru juga diharapkan untuk dapat menggunakan media pembelajaran yang ada, dan berusaha menambahkan media buatan sendiri, walau sederhana”, terang Rudy.

 

Siswa merasa senang, dan beberapa wali murid juga ikut mengantar siswa. Makan pagi bersama, dilaksanakan di tepian tambak, membuat suasana berbeda. Hembusan angin laut mengakhiri kegiatan Pembelajaran di luar kelas, selanjutnya kembali ke sekolah. (Humas Dispendik Surabaya)