Sebanyak 15 Kepala Sekolah (KS) se-Maluku Tenggara Barat, pagti tadi Selasa (14/11) mengunjungi kantor Dinas Pendidikan Kota Surabaya (Dispendik) Jl. Jagir Wonokromo 354-356 Surabaya.

 

Kedatangan rombongan para KS tersebut disambut hangat oleh Sekretaris Dispendik Drs. Aston Tambunan, M. Si di ruang H.O.S Cokroaminoto.

 

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Maluku Tenggara Barat Deutero A. T. Sabono mengatakan bahwa kunjungannya ke Surabaya dengan membawa 10 KS SMP dan 5 KS adalah untuk belajar tentang program Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sekolah sampai tata kelola BOS.

 

Sementara itu, Sekretaris Dispendik Aston Tambunan menjelaskan bahwa pembiayaan pendidikan di Surabaya telah tercover melalui BOS dan BOPDA. Sedangkan untuk melakukan pengelolaan keuangan sekolah Dispendik sejak tahun 2012 telah menggunakan Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Sekolah (SIPKS).

 

“Melalui sistem tersebut mulai dari perencanaan, pelaksanaan, sampai dengan laporan pertanggungjawaban BOS dan BOPDA dilakukan masing-masing sekolah baik negeri maupun swasta”.

 

Aston melanjutkan untuk memfasilitasi sekolah dalam melakukan pengurusan BOS dan BOPDA, Dispendik juga membuka layanan terpadu BOS dan BOPDA di kantor Dispendik.

 

Setelah meninjau ruang pelayanan satu pintu dan pelayanaan BOS dan BOPDA, rombongan melanjutkan kunjungan ke SMPN 13 dan SDN Penjaringan Sari II. (Humas Dispendik Surabaya)