Dinas Pendidikan Kota Surabaya (Dispendik), hari ini Jumat (28/06/2019) lakukan sosialisasi Program Paket C Setara Sekolah Menengah Atas (SMA) di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Negeri. Sosialisasi tersebut dihadiri oleh berbagai unsur kelurahan, kecamatan, hingga karang taruna kota Surabaya.

 

Kepala Bidang Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Masyarakat, Kesenian Dan Olahraga Pendidikan Thussy Apriliyandari (PDKOP) menjelaskan SKB memliki fungsi mengembangkan potensi peserta didik (warga masyarakat) dengan penekanan pada penguasaan pengetahuan dan keterampilan fungsional serta pengembangan sikap dan kepribadian profesional.

 

“SKB Ini dikhususkan bagi anak putus sekolah, sehingga mereka nanti mendapatkan bekal pendidikan dan keterampilan yang optimal”, ungkap Thussy ketika memberikan pengarahan di ruang aula Bung Tomo, Jumat (28/06/2019).

 

Thussy melanjutkan, lulusan SKB akan mendapatkan, Pertama ijazah program kesetaraan paket C. Kedua, sertifikat pelatihan dan uji kompetensi dari Lembaga Sertifikasi Profesi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (LSP BNSP) atau Lembaga Sertifikasi Kompetensi Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (LSK Kemendikbud).

 

Sementara itu, Kasi Penyusunan Program dan Pelaporan Tri Aji Nugoroho mengungkapkan bagi masyarakat yang ingin mendaftar SKB dapat melakukan pendaftaran secara online melalui https://skbdispendik.surabaya.go.id/ ataupun memperoleh informasi di setiap kelurahan dan kecamatan .

 

Beberapa jenis vokasi pelatihan yang tengah dipersiapkan untuk anak putus sekolah, yakni Pelatihan Otomotif Roda 2, Pelatihan Otomotif Roda 4, Pelatihan Olahan Pangan / Tata Boga, Pelatihan Barista, Pelatihan Komputer Autocad, Pelatihan Operator Alat Berat , Pelatihan Tata Busana, serta Pelatihan Musik. (Humas Dispendik Surabaya)

Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya memberikan pendampingan kepada sekitar 400 guru SMP negeri dan swasta sebagai guru pembimbing Lomba Peneliti Belia (LPB) 2019 di Gedung Wanita Candra Kencana, Kamis (27/6/2019). Pendampingan diberikan oleh Direktur Centre for Young Scientists (CYS) Monika Raharti dan Gunawan Siswoyo dari SMP Petra 3 Surabaya.

 

Saat membuka acara, Sekretaris Dispendik Surabaya Aston Tambunan menyebut bahwa tahun ini merupakan tahun ketujuh LPB Kota Surabaya. Lomba ini sangat penting untuk peserta didik karena sebagai bagian penerapan ilmu yang sudah diperoleh di sekolah. “LPB baru digelar bulan September mendatang,” kata Aston.

 

Aston menjelaskan, kedua narasumber akan memberikan bimbingan agar bisa diterapkan di masing-masing sekolah. Baik itu berupa penelitian sederhana, maupun dari pengembangan penelitian. “Mohon dicurahkan perhatiannya agar sekolah bisa melaksanakan penelitian. Lomba ini penting bagi anak-anak didik kita,” ujarnya.

 

Gunawan Siswoyo lebih memilih berbicara tentang pengalaman. Menurut dia, rasa takut merupakan musuh besar dari kreativitas. Namun, bagi anak-anak, rasa takutnya tidak seperti orang dewasa. “Sebenarnya rasa ingin tahunya lebih besar,” jelasnya.

 

Sementara, semakin dewasa anak-anak itu, semakin tinggi kekhawatirannya. Yang jelas, anak-anak harus didorong untuk berani mencoba. “Kemungkinan dari mencoba-coba itu ada dua. Bisa saja gagal, bisa juga berhasil. Yang penting berani mencoba,” tandasnya. (Humas Dispendik Surabaya)

Bertempat di ruang Kartini kantor Dinas Pendidikan Kota (Dispendik) Surabaya, Kepala Dispendik Ikhsan menyerahkan langsung piala penghargaan kepada para pemenang lomba pengisi libur sekolah untuk jenjang SD.

Kadispendik Ikhsan mengemukakan bahwa para juara untuk terus mengasah bakat dan potensi yang dimiliki sehingga dapat meraih prestasi yang lebih tinggi lagi.

“Jadi jangan berhenti sampai disini, semakin sering ikut pertandingan semakin sering mendapatkan pengalaman yang berharga dan sekaligus mampu meraih peringkat yang lebih tinggi lagi”, ungkap Ikhsan, Kamis (27/06/2019).

Sementara itu, Kasi Kesenian dan Olahraga Pendidikan Anang Herry Purwanto menyampaikan setelah membagikan piala kepada para juara untuk jenjang SD, Kadispendik Ikhsan siang nanti (27/06) juga akan membagikan secara langsung piala para pemenang lomba jenjang SMP.

“Sampai saat ini peserta dari tingkat SMP tengah megikuti pertandingan atauapun lomba-lomba lainnya di kantor Dispendik”, jelas Anang.

Anang menyampaikan, bahwa para juara nantinya akan diikutikan pada perlombaan tingkat provinsi dengan demikian kedepan prestasi mereka jika diasah betul-betul dapat menghantarkan Surabaya meraih juara pada perlombaan yang serupa di tingkat nasional. (Humas Dispendik Surabaya)

Subcategories

Ini adalah berita dari Sekretariat Dinas Pendidikan