Kemampuan mengajar dengan menggunakan bahasa asing terutama menggunakan bahasa inggris terus ditingkatkan oleh Dinas Pendidikan Kota Surabaya (Dispendik) kepada para instruktur Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP).

 

Siang kemarin, Selasa (13/09) puluhan instruktur dari berbagai LKP ikuti workshop bahasa inggris di ruang Bung Tomo Kantor Dispendik Surabaya.

 

Kasi Pendidikan Masyarakat Thussy Apriliandari, SE menuturkan ada dua tema yang diangkat dalam workshop tersebut diantaranya “Creative and Innovative Integrated English Language Teaching”serta “How to Be a Good Language Teacher - meliputi: Educational Psychology, Classroom Management, Teacher's Personality”.

 

Thussy menuturkan bahwa melalui workshop ini diharapkan nantinya kemampuan instruktur dalam memberikan pembelajaran bahasa inggris di kelas akan meningkat sehingga akan berdampak kepada prestasi para peserta didik.

 

“Kami ingin lembaga memiliki standard yang sama dalam memberikan pengajaran bahasa inggris kepada peserta didiknya”.

 

Sementara itu, Anita Lie, P.hD pakar Bahasa Inggris Universitas Widya Mandala Surabaya mengungkapkan acapkali permasalahan di lapangan adalah cara mengajar bahasa inggris yang monoton sehingga dibutuhkan sebuah improvisasi dengan memanfaatkan sarana multimedia pembelajaran seperti materi dalam bentuk audio visual dan bahan-bahan dari internet.

 

“Instruktur harus dapat menguasai kelas dengan kondisi dan kemampuan siswa yang beragam”, ujar Anita.

 

Anita menambahkan, workshop ini juga bertujuan supaya pengajaran lebih baik, lebih bermutu, lebih inovatif, lebih kreatif, sehingga kelas tidak jenuh dan siswa termotivasi untuk terus belajar. (Humas Dispendik Surabaya)