Pentingnya menanamkan wawasan kebangsaan kepada siswa sebagai salah satu wujud implementasi pendidikan karakter menjadi dasar dalam mengembangkan jiwa nasionalisme pelajar masa kini. Oleh sebab itu pagi tadi, Sabtu (19/08) Dinas Pendidikan Kota Surabaya (Dispendik) gelar Lomba Wawasan Kebangsaan (LWB) di lima titik yang berbeda.

 

“Sebanyak 819 siswa SD perwakilan setiap sekolah mengikuti LWB di SDK Santo Carolus, SDN Tenggilis Mejoyo I, SDN Dr. Soetomo 5,6,7, dan 8 (komplek),  SDN Simokerto I, dan SDN Made I”, ujar Agnes Warsiati Kepala Bidang Sekolah Dasar.

 

Agnes mengungkapkan LWB adalah ajang berkompetisi dalam bidang PKN dan IPS bagi para siswa pada jenjang SD dan MI di Kota Surabaya. Menurutnya, LWB merupakan salah satu cara salah satu cara untuk memahami serta mempedomani secara baik ajaran yang terkandung di dalam konsepsi Wawasan Kebangsaan atau Wawasan Nasional Indonesia akan menumbuhkan keyakinan dan kepercayaan dari setiap warga bangsa tentang posisi dan peran masing-masing ditengah-tengah masyarakat yang serba majemuk.

 

“Hal ini turut mendorong perkembangan setiap individu sehingga terwujud ketahanan pribadi dapat menciptakan suatu ketahanan nasional Indonesia”, ungkap Agnes.

 

Mantan Kepala SDN Airlangga I tersebut mengungkapkan selama lebih kurang 90 menit para siswa  mengerjakan 100 butir soal materi soal IPS dan Kewarganegaraan.

 

“Sama seperti seleksi O2SN namun terdapat perbedaan materi, jika para materi seleksi O2SN bersifat akademik LWB lebih condong ke bidang sosialnya”.

 

Agnes menyampaikan bahwa pengembangan bakat serta potensi para siswa terus dilakukan oleh Pemkot Surabaya melalui Dispendik tidak hanya menyangkut aspek akademisnya saja, namun aspek-aspek lainnnya seperti pembangunan karakter siswa agar nantinya menjadi calon generasi emas bangsa yang siap menghadapi tantangan zaman juga menjadi perhatian tersendiri.

 

“Mereka yang lolos pada tahap seleksi tingkat wilayah akan mengikuti seleksi tingkat kota pada tangga 26 Agustus 2017 nanti”, pungkas Agnes. (Humas Dispendik Surabaya)

Ada banyak cara dalam memeriahkan peringatan HUT RI ke-72 salah satunya yakni lewat lomba-lomba yang biasa digelar di daerah perkampungan atau perumahan. Bertempat di Taman Surya, Balai Kota Surabaya Sabtu (19/8) Pemkot Surabaya gelar lomba olahraga tradisional antara OPD.

 

Berbagai lomba digelar untuk mengadu ketangkasan dan kerjasama dalam tim peserta lomba. Antara lain lomba lari bergandengan, memasukkan pensil ke dalam botol, menggiring bola, lomba ketangkasan, mendirikan bola, memasukkan topi, dan lomba membawa nampan.

 

Pada kesempatan ini, Tri Rismaharini, walikota Surabaya memberikan sambutan untuk menyemangati para peserta. Walikota mengatakan, mari kita semua seperti yang dicanangkan tema Peringatan Ulang Tahun ke-72 Republik Indonesia yakni Kerja Bersama. 

 

Walikota mengajak untuk bergandengan tangan menjadikan Surabaya semakin dikenal dunia. Walikota juga mengajak untuk lanjutkan kerja yang selama ini dilakukan dengan lebih bekerja keras, ikhlas dan tulus. 

 

Walikota juga telah meningkatkan income agar aparatur Pemkot lebih baik lagi. Apa yang kita dapat berasal dari dari pajak yang dibayar masyarakat baik yang miskin maupun kaya. Maka dari itu, kita harus bekerja untuk masyarakat. Usai sambutan, walikota mencoba media yang akan dilombakan. Salah satunya memancing botol untuk lomba mendirikan Mendirikan Botol. 

 

Acara diawali dengan senam bersama yang diikuti oleh peserta lomba dari aparatur OPD di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya dan pengunjung Taman Surya. Hadiah menarik disediakan untuk para pemenang. (Humas Dispendik Surabaya)

Peringatan proklamasi kemerdekaan RI yang ke 72 di SMP Kr YBPK I  Surabaya dilaksanakan agak berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

 

 Tahun ini upacara peringatan HUT RI ke 72 dilaksanakan dihalaman GKJW Jemaat Surabaya dan dikuti oleh perwakilan siswa SD, SMP,SMA Kristen YBPK I Surabaya, dewan guru SD,SMP,SMA Kristen YBPK I Surabaya, pengurus Yayasan dan jemaat Gereja.

 

“Tahun lalu pelaksanaan upacara berlangsung hanya di halaman sekolah,  namun tahun ini kami bergabung dengan seluruh perwakilan sekolah dibawah naungan YBPK I”, ujar Erwin Darmogo Kepala SMP Kristen YBPK 1 Kamis (17/08), kemarin.

 

Erwin mengungkapkan bertindak selaku inspektur upacara adalah Pdt. Muji Kadarto yang juga pengurus Yayasan.

 

Dalam sambutannya, Pdt. Muji Kadarto menyampaikan melalui upacara ini seluruh pengampu kepentingan menerapkan penguatan pendidikan arakter yang mencakup Religius ,Nasionalis, Mandiri, Gotong Royong dan Integritas.

 

 Setelah upacara usai , acara dilanjutkan dengan ramah tamah bersama dengan suasana penuh kekeluargaan. (Humas Dispendik Surabaya)

Subcategories

Ini adalah berita dari Sekretariat Dinas Pendidikan