Pembinaan dan pelatihan guru-guru terus dilakukan Dinas Pendidikan Kota Surabaya dengan tujuan meningkatkan kualitas mutu pendidikan di Kota Surabaya. Dalam rangka pembinaan guru-guru pendidikan menengah dan kejuruan. Dinas Pendidikan Kota Surabaya mengadakan  kegiatan yang bertema "Pembinaan Sekolah dan Pengembangan Kurikulum Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Kota Surabaya Tahap II", bertujuan untuk meningkatkan mutu mengajar para guru-guru terhadap siswa. Kegiatan pembinaan sekolah dan pengembangan pendidikan menengah dan kejuruan yang dimulai pada tanggal 10-11 Oktober 2012,  bertempat di gedung aula SMKN 6 Surabaya. 

       Kegiatan tersebut mengundang salah satu narasumber dalam bidang pendidikan,  Bapak Munif Chattib. Beliau adalah seorang praktisi dalam bidang pendidikan dan pengajaran. Beliau akan mengisi materi pembinaan ini dengan 20 cara/strategi mengajar kepada para guru-guru.

      Hadir juga dalam kegiatan ini Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya Dr. Ikhsan, S.Psi, MM, Kabid. Ketenagaan Ir. Yusuf Masruh, MM, Kasie. Kurikulum dan Pembinaan Pendidikan Menengah dan Kejuruan Dra. Titik Eko P, MM. (Humas Dispendik Surabaya)

     Dalam rangka peningkatan mutu profesionalisme para kepala sekolah, terutama dalam pengembangan pembuatan modul pembelajaran. Pusbangtendik Balitbang Kemendikbud bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kota Surabaya mengadakan Kegiatan "Uji Coba Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Level 3 dengan Pola In-On-In". Kegiatan tersebut diikuti oleh kurang lebih 70 peserta yang terdiri dari 60 kepala SDN/SDS se-Surabaya. Sepuluh fasilitator yang terdiri dari 5 dari kepala SD dan 5 dari 5 pengawas TK/SD.

     Kegiatan ini bertujuan untuk mendidik dan melatih kepala SD agar dapat membuat modul untuk pembelajaran yang baik di sekolahnya masing-masing. Ketua Tim Pengembangan Modul Pusbangtendik Balitbang Kemendikbud Eddy Prabowo , MT, mengatakan bahwa "Hasil yang diharapkan dari kegiatan uji coba ini adalah para kepala sekolah dapat membuat laporan kegiatan "Best Practice"  implementasi modul PKB level 3 yang telah dilaksanakan bulan kemarin. Dia juga menambahkan bahwa, kepala sekolah SD yang telah dilatih tentang pembuatan modul pembelajaran dapat memberikan masukan tentang keterbacaan dan kepahaman modul uji coba"ujarnya. Kegiatan ini telah dilaksanakan di beberapa wilayah di Indonesia, antara lain;  Jogja, Kulonprogo, Bandung, dan Surabaya

     Kasi Tenaga Fungsional Dinas Pendidikan Kota Surabaya Drs. Andi Pramono, disela-sela acara kegiatan tersebut mengatakan bahwa "Kami siap mendukung program-program dari Kemendikbud yang bertujuan untuk meningkatkan keprofesian para guru" ujarnya. (Humas Dispendik Surabaya)

 

     Keterbatasan lahan untuk kegiatan penghijauan bukanlah kendala dalam mewujudakannya. Melalui salah satu terbosonnya, SMPN 6 Surabaya dapat mewujudkan dengan membangun Green House (Taman Hidroponik). Taman hidropnik ini nanti tidak membutuhkan banyak lahan karena tanaman hidroponik merupakan tanaman yang memanfaatkan media air dan tanpa menggunakan tanah sebagai media tanam atau soilles. 

    Pembangunan Green House (Taman Hidroponik) di SMPN 6 Surabaya, merupakan bantuan dari PT. Pertamina. Melalui program Corporate Social Responbility (CSR), PT. Pertamina berusaha untuk mewujudkan sekolah yang hijau dan nyaman bagi para siswa dan guru di SMPN 6 Surabaya. Dalam kegiatan ini, hadir juga Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya Dr. Ikhsan, S.Psi, MM. Selain itu, kegiatan ini juga diisi oleh penampilan paduan suara SMPN 6 Surabaya. "Paduan SMPN 6 Surabaya ini, rencananya akan mengikuti lomba Internasional di China bulan depan", ungkap Idris Kepala Sekolah SMPN 6 Surabaya. (Humas Dispendik Surabaya)

 

 

Subcategories

Ini adalah berita dari Sekretariat Dinas Pendidikan