Puncak Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-724 yang akan berlangsung dengan upacara bendera, esok (31/05) di Halaman Taman Surya diisi dengan berbagai kegiatan. Salah satu rangkaian agenda tersebut adalah ziarah makam pahlawan. Bertempat di Taman Makam Pahlawan Kusuma Bangsa, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini bersama rombongan SKPD dan diikuti oleh rombongan pelajar melakukan ziarah, Selasa (30/05).

 

Dalam kesempatan tersebut, Tri Rismaharini, Walikota Surabaya memimpin seremoni pada ziarah pagi ini. Acara diawali dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan yang dipimpin oleh Walikota Risma selaku pimpinan ziarah. Setelah itu dilanjutkan dengan mengheningkan cipta serta peletakan karangan bunga.

 

Sebuah karangan bunga diletakkan walikota di bawah monumen berbentuk Garuda Pancasila dan Pejuang. Usai peletakan bunga seorang pelajar memandu walikota ke beberapa batu nisan sembari membawa keranjang bunga.

 

Kegiatan tabur bunga bersama walikota Surabaya turut dihadiri oleh Forpimda, Kepala Organisasi Perangkat Daerah, Camat, Lurah dan pelajar. Beberapa batu nisan bertulis Tak Dikenal mendapat taburan bunga dari walikota.

 

Usai menabur bunga Walikota memberi wejangan kepada para pelajar Pramuka. Ia mengatakan, agar para pelajar tidak menyia-nyiakan pengorbanan para pejuang. Menurutnya, para pelajar harus mengisi kemerdekaan dengan rajin belajar. Ia mengajak para pelajar agar selalu berusaha dan tidak kenal menyerah.

 

Tri Rismaharini mengatakan, cara berjuang kita saat ini berbeda dengan para pahlawan. Yakni menjaga kehormatan bangsa dengan tidak kalah dengan bangsa lain. (Humas Dispendik Surabaya)

Dengan dihantar orang tua, Azizah Diva Khoirunnisa lakukan verifikasi PPDB jalur prestasi kemarin, Senin (29/05). Siswi asal SDN Kaliasin 3 tersebut membawa persyaratan yang dibutuhkan, seperti fotocopy KK dengan menunjukkan aslinya sampai foto penyerahan hadiah/piala/medali kejuaraan untuk dilakukan klarifikasi oleh petugas verifikasi.

 

“Mulai dari 29 Mei  – 9 Juni 2017 Dispendik Lakukan verifikasi jalur prestasi”, ujar Damaris Padmiasih Kasi Kesenian dan Olahraga Pendidikan, Selasa (30/05).

 

Menurutnya, sebelum dilakukan verifikasi berkas para pendaftar terlebih dahulu melakukan pendaftaran online melalui website ppdbsurabaya.net. Tidak hanya verifikasi berkas, pendaftar jalur prestasi ini juga menjalani uji kemampuan kompetensi pada bidang keahlian masing-masing.

 

“Ini untuk memastikan apakah para siswa tersebut benar-benar memiliki kompetensi sesuai dengan prestasinya”.

 

Sekretaris Dispendik Aston Tambunan menerangkan bagi calon peserta didik baru jalur prestasi olahraga selain harus memenuhi persyaratan umum calon peserta didik baru, juga harus memenuhi persyaratan seperti, pendaftar adalah warga Kota Surabaya yang dibuktikan dengan Kartu Keluarga (KK) serta memiliki prestasi yang dibuktikan dengan dengan piagam/sertifikat kejuaraan.

 

Aston menambahkan, PPDB tahun ajaran 2017/2018  PPDB menganut empat azas yakni obyektifitas, transparansi, akuntabilitas, serta tidak diskriminatif.

 

Dalam PPDB tahun ini ada beberapa jalur yang disiapkan, pertama untuk jenjang SD melalui jalur umum dan mitra warga (semi online melalui sekolah), sedangkan untuk jenjang SMP ada lima jalur diantaranya jalur prestasi (online), jalur mitra warga ( semi online melalui sekolah), jalur inklusi (offline), jalur kawasan (online), dan jalur umum (online). (Humas Dispendik Surabaya)

Sebanyak enam lembaga PAUD, hari ini Senin (29/05) meraih predikat lembaga PAUD berprestasi 2017 setelah melewati tahap seleksi yang cukup ketat.

 

“Kami berharap lembaga PAUD di Surabaya menjadi lebih baik, dan mampu menularkan pengalamannya  kepada lemabaga lain untuk terus berprestasi”, ujar Kadispendik Ikhsan saat membagikan piala dan piagam PAUD berprestasi di kantor Dispendik.

 

Ikhsan juga berpesan agar lembaga yang belum memiliki akreditasi untuk segera mengurus akreditasi tersebut.  Serta yang masih memiliki akreditasi tipe B dan C dapat ditingkatkan ke A. Menurutnya dengan demikian standard mutu dan kualitas lembaga akan terus terjaga.

 

Siti Asiyah Agustini Kepala Bidang PAUD, Penmas, Kesenian dan Olahraga Pendidikan menerangkan mereka yang menjadi juara PAUD berprestasi tersebut melewati seleksi cukup ketat, dari 1.700 pendidik TK/PAUD diambil 10 finalis kemudian sampai tersisa enam pemenang lomba.

 

“Sebelum mengikuti pada tahapan pemaparan materi, para lembaga tersebut menyerahkan profil portofolio untuk dinilai, selanjutnya dilakukan oleh verifikasi dan visitasi dilapangan oleh tim juri”, ujar Asiyah.

 

Sementara itu, Kasi Pendidikan Keluarga dan PAUD Dwi Wahyu Novita, S. Psi menyampaikan untuk juara I lembaga PAUD berprestasi dalam rangka pengembangan PAUD di Surabaya diraih oleh TK Khadijah, juara II TK Gloria 2, juara III TK Cahaya Tazkia. Sedangkan untuk juara Harapan I diraih oleh TK Gloria 3, Harapan II diraih TK Agripina, dan Harapan III diraih oleh TK Petra 7. (Humas Dispendik Surabaya)

Subcategories

Ini adalah berita dari Sekretariat Dinas Pendidikan