Pendidikan dan Pelatihan Kompetensi Khusus “Teknik Konstruksi Bangunan Air” SMK Negeri 7 dengan Vapro Belanda

Home - Berita - Pendidikan dan Pelatihan Kompetensi Khusus “Teknik Konstruksi Bangunan Air” SMK Negeri 7 dengan Vapro Belanda

     Dunia usaha yang sedang berkembang saat ini, terutama dalam bidang konstruksi bangunan air membutuhkan sumber daya manusia yang handal dan berkualitas. Untuk itu SMKN 7 Surabaya berusaha untuk menjawab tantangan pemenuhan kebutuhan akan sumber daya manusia yang handal dan berkualitas dengan bekerja sama dengan beberapa stakeholder yang berkompetensi dibidangnya. Kerjasama yang dilakukan demi memajukan para siswa-siswa SMKN 7 Surabaya itu dilakukan dengan Vapro Belanda dan LPPM-ITS. Vapro Belanda adalah perusahaan asing yang bergerak di bidang pelatihan, khususnya dalam hal kostruksi bangunan air. Pelatihan yang akan diikuti oleh 20 peserta lulusan SMKN 7 Surabaya berlangsung selama 40 minggu dengan menggunakan kurikulum metode pendidikan Eropa modern disertai modul dan media pembelajaran. Untuk Teori dilaksanakan di SMKN 7 Surabaya, kemudian untuk Praktek direncanakan di pasir putih Probolinggo dan magangnya bertempat di industri partner yang telah bekerja sama dengan Vapro Belanda.
 
 
     Acara yang bertajuk Peresmian Pendidikan dan Pelatihan Kompetensi Khusus “Teknik Konstruksi Bangunan Air SMKN 7 Surabaya” pada tanggal 10 September 2012 dihadiri oleh Direktur Vapro Belanda Bpk. Sjaak Mens, Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya Bpk. Dr. Ikhsan, S.Psi, MM dan Pusat Pendidikan berkelanjutan LPPM-ITS Bpk. Dr. Suharmadi, dkk. Dalam kesempatan ini Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya Dr. Ikhsan, S.Psi, MM memberikan sambutannya terkait kebutuhan sumber daya manusia yang handal, berkualitas dan tangguh “Secara kemampuan teknik para siswa siswa-siswi SMK saat ini sudah sangat bagus, hanya saja kemampuan kecerdasannya untuk menghadapi tantangannya kurang” ujar Ikhsan. Ikhsan menambahkan untuk membentuk mental siswa yang kuat dan tangguh diperlukan pelatihan-pelatihan yang seperti ini.
 
 
      Semoga pelatihan ini terus berkesinambungan tidak hanya dengan satu sekolah saja tetapi dengan banyak sekolah yang membutuhkan pelatihan seperti ini. Sehingga dapat memajukan pendidikan khususnya di Kota Surabaya.
 
 
(Humas Dispendik Surabaya)