Login

Situs Resmi Dinas Pendidikan Kota Surabaya

Dispendik Gelar Lomojari

     Sebagai upaya peningkatan mutu serta kualitas pendidikan, terutama bagi siswa SMPN Terbuka di Surabaya. Dinas Pendidikan Kota (Dispendik) kemarin (17/06) selenggarakan lomba motivasi belajar mandiri (Lomojari).

     Kasi Kesiswaan Pendas Drs, M. Masykhur menerangkan kegiatan lomojari bertujuan untuk memotivasi serta mengasah kemampuan para siswa terutama dalam bidang akademik. Acara tersebut dimulai pukul 14.00 di gedung aula SMPN 12 Surabaya.

     Sementara itu,  Kabid. Pendidikan Dasar (Pendas) Dinas Pendidikan Kota (Dispendik) Surabaya Dra. Eko Prasetyoningsih, M.Pd menambahkan perlombaan-perlombaan seperti ini bertujuan untuk melatih para siswa SMP Terbuka dalam menghadapi berbagai perlombaan cerdas cermat mulai tingkat kota hingga tingkat nasional.

     "Lomba cerdas cermat ini, dilakukan demi mewujudkan pelajar Surabaya berprestasi dengan tidak membeda-bedakan golongan". Tidak hanya itu, semangat para pelajar SMP terbuka yang mengikuti lomba cerdas cermat ini sungguh luar biasa. Dalam perlombaan ini mereka, tampak berupaya keras dalam memperoleh  poin tertinggi dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diberikan oleh para juri.

      Juara I lomojari SMPN terbuka diraih oleh tim dari SMPN Terbuka 25, sedangkan juara II diraih oleh tim SMPN Terbuka 21, dan juara III diraih oleh tim SMPN Terbuka 12. (Humas Dispendik Surabaya)

Sambut Kelulusan, SMPN 17 Gelar Pensi

     Perayaan kelulusan hendaknya dapat diwujudkan melalui sebuah kegiatan yang berorientasi kepada pengembangan bakat serta potensi para siswanya. Kemarin (17/06) SMPN 17 selenggarakan kegiatan pentas seni dalam rangka pelepasan siswa kelas IX sekaligus perayaan ulang tahun ke-32.

     Acara tersebut dimeriahkan dengan berbagai macam pertunjukkan seni yang dibawakan oleh para siswa. Tidak hanya itu, pelepasan siswa kelas IX di SMPN 17 dihadiri juga oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota (Dispendik) Surabaya Dr. Ikhsan, S. Psi, MM.

     Dalam sambutannya, Ikhsan berharap pengembangan bakat dan kreatifitas para siswa harus dikembangkan secara terus menerus, sehingga potensi mereka akan lebih terasah kedepannya nanti.

     Sekolah merupakan sebuah laboratorium para siswa dalam mengembangkan bakatnya, baik akademik maupun non akademik. Untuk itu berbagai macam potensi pengembangan bakat yang ada harus terwadahi dengan baik.

     Diiringi permainan gitar oleh kepala SMPN 17 Achmad Syahroni , Kadispendik Ikhsan memainkan drum menyemarakkan acara pentas seni pelepasan siswa kelas IX. 

     Acara ditutup dengan penampilan Band LYLA dan atraksi permainan biola oleh pemain biola kondang Hendri Lamiri. (Humas Dispendik Surabaya) 

 

Additional information