Login

Situs Resmi Dinas Pendidikan Kota Surabaya

1.000 Anak Semarakkan Jambore Air 2015

Pameran pengertian pameran adalah suatu kegiatan penyajian karya seni rupa untuk dikomunikasikan sehingga dapat diapresiasi oleh masyarakat luas. Pameran merupakan suatu bentuk dalam usaha jasa pertemuan. Yang mempertemukan antara produsen dan pembeli namun pengertian pameran lebih jauh adalah suatu kegiatan promosi yang dilakukan oleh suatu produsen, kelompok, organisasi, perkumpulan tertentu dalam bentuk menampilkan display produk kepada calon relasi atau pembeli. Adapun macam pameran itu adalah : show, exhibition, expo, pekan raya, fair, bazaar, pasar murah.


Lebih dari 1000 anak akan mengikuti rangkaian program lingkungan hidup Jambore Air 2015 di Taman Kebun Bibit Wonorejo, Jalan Raya Wonorejo 1 Surabaya, Sabtu (18/4). Jambore Air 2015, yang merupakan Jambore Air ketiga ini, diselenggarakan oleh Tunas Hijau bersama Pemerintah Kota Surabaya dan PDAM Surya Sembada.


Rangkaian kegiatan lingkungan hidup tersebut adalah workshop, kunjungan lapangan, talkshow, pameran, tanam pohon, kampanye kepada masyarakat sekitar dan lomba-lomba yang semuanya bertema peduli air memperingati Hari Air Sedunia 2015 dan Hari Bumi 2015.


Beragam workshop yang akan digelar adalah water monitoring, keanekaragaman hayati saluran air, budidaya tanaman, pengolahan sampah kertas, pengolahan sampah organik, deterjen ramah lingkungan, hidroponik, pestisida nabati/organik, penyerapan air hujan ke dalam tanah dan penjernihan air sederhana.


Dua lomba bertema “Sampah dan Air” akan digelar pada pelaksanaan Jambore Air 2015 ini. Lomba yang dimaksud adalah Lomba Poster bagi individu siswa SD dan Lomba Komik Pendek bagi individu siswa SMP dan SMA/SMK. Sebelumnya, Minggu (12/4), juga telah digelar Lomba Foto “Sampah dan Air” yang merupakan rangkaian Jambore Air 2015 ini.


Jambore Air kali pertama dilaksanakan pada 2013 digagas oleh Paguyuban Pangeran dan Puteri Lingkungan Hidup 2013. Ide penyelenggaraan Jambore Air  berawal dari aksi tanam pohon yang mereka lakukan di Kebun Bibit Wonorejo. Saat aksi tanam pohon itu mereka menggagas program sehari yang membahas peduli air.


Sementara itu, Tim Eco Preneur SMP PGRI 6 melalui kegiatan ini berhasil menjual dan memamerkan produk – produk olahan makanan sendiri, seperti botok, pisang keju, cake tape, Es manado, tahu sarang burung wallet serta hasil kerajinan tangan.


Mereka berjalan mengelilingi kebun bibit wonorejo untuk menjual dagangan tersebut ke warga yang ada di Kebun Bibit Wonorejo Surabaya. Tampak, istri Konjen Amerika Mrs. Newnman berfoto bersama tim kader lingkungan Spegrinam. (Humas Dispendik Surabaya)

Awali UN dengan Penandatanganan Pakta Integritas

Senin (20/04), bertempat di gedung aula SMKN 6 Dinas Pendidikan Kota (Dispendik) Surabaya selenggarakan penandatanganan pakta integritas Ujian Nasional (UN) tingkat SMP, MTs, SMPLB. Pelaksan UN tingkat SMP akan berlangsung 4-7 April 2015.

 

 Kepala Dispendik Surabaya Dr. Ikhsan, S. Psi, MM menyampaikan bahwa dalam mensukseskan penyelenggaraan UN 2015  di Surabaya dibutuhkan dukungan dari semua pihak, pihak kepolisian tetap dilibatkan dalam mengawal naskah dan dokumen lainnya milik negara.

 

 Distribusi soal mulai dilakukan Kamis (30/04). Tim Dispendik mulai mengambil naskah dan lembar LJUN di percetakan, kemudian naskah tersebut langsung di bawa ke Polrestabes Surabaya untuk disimpan.

 

Ikhsan menambahkan, walaupun UN bukan lagi menjadi syarat kelulusan, namun tugas kita bersama adalah memotivasi anak untuk percaya diri terhadap kemampuan yang dimiliki. Dengan demikian anak tidak mudah tergoda adanya issue bocoran soal ataupun jawaban yang belum tentu benar hasilnya.

 

“Saat ini tugas kita ialah menyiapkan mental dan fisik anak, agar pelaksanaan UN PBT dapat tampil dengan percaya diri”.

 

Selain itu, menjelang penerimaan peserta didik baru (PPDB) , Dispendik telah membuka latihan  uji coba PPDB. Masyarakat dapat mengakses latihan PPDB online melalui ppdbsurabaya.net.

 

Pada kesempatan ini, Kasatbinmas Polrestabes Surabaya AKBP AKBP Eryek Kusmayadi mempersilahkan untuk menegur anggotanya bila telah melanggar kesepakatan pelaksanaan UN 2015.


“Tugas polisi hanya melalukan pengamanan di luar gedung sekolah dan melakukan pengawalan naskah”.


Ketua Komisi D DPRD Kota Surabaya Agustin Poliana berharap dalam pelaksanaan UN tingkat SMP, MTs, SMPLB harus tetap mengedepankan kejujuran.

 

“UN kali ini jangan dijadikan sebagai momok, namun harus disiapkan sebaik mungkin terutama dalam menyiapkan mental dan psikis siswa”. (Humas Dispendik Surabaya)

 

Additional information