Login

Situs Resmi Dinas Pendidikan Kota Surabaya

Cetak Generasi Muda Kreatif

     Pengembangan bakat dan kreatifitas para pelajar Surabaya sudah mulai berkembang mulai tingkat sekolah dasar. Para pelajar SD Surabaya saat ini, sudah bisa membuat produk-produk sederhana yang mereka pamerkan pada waktu acara pengambilan raport beberapa bulan lalu.

     Kali ini, pameran hasil  karya siswa tersebut diadakan oleh SDN Mojo III/222 Surabaya beberapa bulan yang lalu ketika waktu pengambilan rapot. Mereka berupaya memamerkan hasil karya tersebut kepada orang tua pada khususnya dan masyarakat sekitar pada umumnya. Tampak para siswa antusias sekali mengamati hasil karya mereka yang dipamerkan.  Kegiatan ini bertujuan untuk memotivasi para siswa dalam mengikuti kegiatan pembelajaran di sekolah dan meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah.

     Ini, menandakan bahwa program-program Dinas Pendidikan Kota Surabaya tengah berlangsung di beberapa sekolah, sehingga dapat mewujudkan sekolah yang ramah anak,  kegiatan pembelajaran menjadi menyenangkan dan dalam upaya menjadikan Surabaya sebagai barometer pendidikan nasional. (Humas Dispendik Surabaya)

 

Melalui Kurikulum Wajib Baca di Sekolah, Wujudkan Surabaya Gemar Membaca

     Dalam rangka mewujudkan Surabaya sebagai kota gemar membaca. Badan Arsip dan Perpustakaan Kota Surabaya (Barpus) bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kota (Dispendik) Surabaya melakukan kegiatan pelatihan kepada petugas pengelola perpustakaan sekolah, Kemarin (19/03).

     Sebanyak 154 kepala SDN dan para guru pengelola perpustakaan sekolah mengikuti pelatihan yang diadakan di Perpustakaan Umum Kota Surabaya, di Gedung Balai Pemuda Surabaya. Dalam kegiatan pelatihan  petugas pengelolaan perpustakaan sekolah dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya Dr. Ikhsan, S.Psi, MM yang juga sebagai narasumber terkait kurikulum baca di sekolah.

    Pada kesempatan ini, Kepala Barpus Kota Surabaya Arini Pakistyaningsih, MM, mengungkapkan bahwa ada beberapa hal yang perlu diperhatikan terkait perpustakaan sekolah. "Ada 5 hal yang akan kami lakukan dalam melakukan pembinaan kepada perpustkaan sekolah. Pertama mengatur layout sekolah, bagaimana mengatur perpustakaan sekolah yang nyaman sehingga para siswa senang belajar di perpustkaan sekolah, penerapan kurikulum wajib baca di sekolah, mengonlinekan sistem perpustakaan sekolah, melakukan kegiatan sosialisasi ke semua guru, mengadakan kegiatan-kegiatan yang menyenangkan di perpustakaan sekolah". 

   Sementara itu, Kadispendik Surabaya Ikhsan menerangkan bahwa didalam program kerja Dinas Pendidikan Kota Surabaya, terutama dalam pengembangan kompetensi sekolah, salah satunya terdapat kurkulum wajib baca di sekolah. Dengan adanya kurikulum wajib baca di sekolah serta didorong untuk latihan menulis cerpen dan membaca, kedepannya para generasi muda yang tidak hanya sekedar berbicara, tapi juga dapat membuktikannya melalui hasil penelitian. "Kata Pak Menteri generasi muda tidak hanya sekedar njeplak tok," ungkapnya. (Humas Dispendik Surabaya)

 

Additional information