Login

Situs Resmi Dinas Pendidikan Kota Surabaya

Talk Show BNN "Narkoba dan Seks Bebas Musuhku"

      Pagi tadi, bertempat di SMPN 10 Surabaya. Para alumnus SMPN 10 didukung  BNN, Dispendik Surabaya, Suara Surabaya, dan RS. Siloam menyelenggaarakan talk show dalam rangka pembinaan dan pencegahan bahaya narkoba dan seks bebas dikalangan para pelajar Surabaya. 

      Acara Talk Show BNN "Narkoba dan Seks Bebas Musuhku" diikuti oleh puluhan siswa kelas VIII SMPN 10. Mereka mendapatkan pengarahan langsung terkait bahaya narkoba dan seks bebas dari para pakar yang telah berpengalaman dibidangnya.

      Talk Show BNN "Narkoba dan Seks Bebas Musuhku" dibuka secara resmi oleh Kadispendik Surabaya yang diwakili oleh Kabid. Pendidikan Dasar (Pendas) Dispendik Surabaya Dra. Eko Prasetyoningsih, M.Pd. Dalam sambutannya Eko, menghimbau para pelejar untuk berhati-hati dalam bergaul/berteman, jangan sampai terjerumus kepada pemakaian narkoba dan pengaruh seks bebas, karena akan berkaibat fatal bagi masa depan para pelajar kelak. "Jaman dahulu kalau naksir  teman, hanya lewat surat, sekarang sudah melampui hal itu", terangnya.

      Sementara itu, pada kesempatan ini pihak BNN menerangkan tentang bahaya penggunaan narkoba. "Narkoba yang paling berbahaya dikonsumsi adalah putauw, karena di dalam narkoba jenis ini dapat menimbulkan ketergantungan dan dapat menyebabkan kematian bagi para penggunanya", ungkap petugas BNN yang menerangkan dihadapan para siswa kelas VIII SMPN 10 Surabaya. (Humas Dispendik Surabaya)

Lomba Dirigen, Semarakkan HUT ke-63 IGTKI-PGRI

      "Kami para pendidik taman kanak-kanak...,dst", itulah sekelumit mars IGTKI-PGRI  dibawakan oleh para guru taman kanak-kanak (TK) yang tergabung dalam  Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI-PGRI) se-kota Surabaya dalam rangka lomba dirigen memperingati HUT ke 63 IGTKI-PGRI.

       Bertempat di Taman Remaja Surabaya (TRS), kemarin (28/05). Lomba dirigen yang diikuti oleh para guru TK IGTKI-PGRI Surabaya diselenggarakan.

       Menurut ketua IGTKI-PGRI kota Surabaya Massa Hariana, S.Pd, melalui peringtan HUT ke 63 IGTKI-PGRI, IGTKI sebagai organisasi profesi yang telah berkecimpung cukup lama dalam dunia pendidikan, khususnya pada pendidikan TK terus dapat menunjukkan eksistensinya dengan menunjukkan semangat kebersamaan dan keikhlasan dalam mendidik para calon generasi pemimpin penerus bangsa.

       Sementara itu, ketua PGRI kota Surabaya Drs. Sumarto, MM, menerangkan bahwa lomba dirigen yang diselenggarakan dapat diambil manfaatnya untuk dijadikan contoh bagi para siswa-siswi TK, terutama terkait keberanian untuk berekspresi, berkreasi, serta memupuk semangat kebersamaan.

        Lomba dirigen dan syair lagu yang diselenggarakan  dalam rangka memperingati HUT ke 63 IGTKI-PGRI di buka secara resmi oleh Kadispendik Surabaya Dr. Ikhsan, S.Psi, MM. Dalam sambutannya Ikhsan mengungkapkan, melalui kegiatan-kegiatan seperti ini dapat dijadikan sebuah wadah untuk menjalin tali persaudaraan yang erat diantara para guru TK. "Acara seperti ini, dapat meningkatkan tali silatuhrahmi dan terus untuk di kembangkan", ungkapnya.

       Acara kemudian ditutup dengan pemotongan kue sebagai tanda peringatan HUT ke 63 IGTKI-PGRI dan pembagian beasiswa kepada siswa yang kurang mampu. (Humas Dispendik Surabaya)

Additional information