Login

Situs Resmi Dinas Pendidikan Kota Surabaya

500 Siswa Ikuti Seleksi Paskibraka Tingkat Kota

     Tadi pagi, bertempat di Halaman Taman Surya Surabaya. Dinas Pendidikan Kota (Dispendik) adakan seleksi calon anggota pasukan pengibar bendera pusaka (paskibraka) tingkat kota.

     Seleksi calon anggota paskibraka tersebut diikuti tidak kurang oleh 500-an pelajar SMA Sederajat se-Kota Surabaya. Kasi Kesenian dan Olah Raga Dameris Padmiasih menerangkan, pada seleksi ini melibatkan para juri yang berasal dari Kogartap III Surabaya, Bakesbangpol Linmas, Dokter daari Dinkes, Purna Paskibraka Indonesia (PPI), serta dari Polrestabes Surabaya.

    Pembukaan kegiatan seleksi calon anggota paskibraka dilakukan oleh Kabid. PLS dan O.R Drs. Dakah Wahyudi. Dalam sambutannya, Dakah mengungkapkan bahwa dari 500 pelajar yang turut seleksi ini, akan di saring sebanyak 112 pelajar putra dan putri.

     Dari 112 pelajar tersebut, akan dikirim sebanyak dua orang (pa/pi) untuk mewakili Surabaya dalam seleksi paskibraka tingkat provinsi. Sedangkan 100 pelajar lainnya menjadi paskibraka tingkat kota dan 10 cadangan.

    Dalam seleksi ini, para siswa tidak hanya dari kerapihan dalam menerapkan peraturan baris-berbaris (PBB) tetapi juga meraka diperaksi kondisi tubuhnya oleh tim dokter dari Dinkes.

    Para dokter dari Dinkes tampak melihat satu-persatu kondisi fisik peserta calon anggota paskibraka dengan seksama. Hal tersebut bertujuan agar para anggota paskibraka nantinya, memiliki fisik yang prima serta  siap menghadapi berbagai macam tantangan. (Humas Dispendik Surabaya)

Siapkan Naskah Unas, Rela Datang Pagi Hari

     Selama beberapa hari ini, demi terselenggaranya kesuksesan pelaksanaan unas di Surabaya. Ratusan guru, para kepala sekolah/ketua sub rayon, pengawas ujian rela datang sejak pukul 05.00 di tiap-tiap polsek tempat penyimpanan naskah unas tingkat SMA Sederajat.

     Hal tersebut dilakukan lebih awal agar pendistribusian naskah unas kepada sekolah-sekolah penyelenggara dapat tiba tepat waktu, sehingga para siswa dapat mengikuti unas dengan tertib dan lancar.

     Sebelum didistribusikan ke masing-masing sekolah, bersama pihak pengawas ujian para ketua sub rayon bersama anggotanya melakukan pengecekan jumlah amplop soal terlebiih dahulu di dalam boks yang tersimpan di tiap-tiap mapolsek. 

     Amplop soal sendiri di bagi tiga. Amplop besar berisi 21 soal, amplop sedang berisi 15 soal, dan amplop kecil berisi 15 soal. Jenis amplop yang didapatkan sekolah bergantung pada jumlah peserta ujian

     Seperti tadi pagi di Polsek Kenjeran, pembukaan gudang penyimpanan naskah unas dilakukan oleh tiga unsur, yakni dari pihak kepolisian, pengawas independen dari ITS, serta ketua sub rayon. Terdapat dua sub rayon pada kecamatan Kenjeran ini, yakni sub rayon 03 serta sub rayon 19.

     Ketua sub rayon 03 Dra. Nuri Maria Ulfa menuturkan bahwa semenjak du hari terakhir ini, ia bersama timnya sejak pukul 05. 00 telah tiba di mapolsek untuk melakukan pengecekan amplop naskah unas. Hal tersebut ia lakukan agar dalam pendistribusian naskah tidak tergesa-gesa karena diburu waktu.

     "Dengan demikian, jumlah amplop soal sesuai dengan jumlah peserta ujian", terangnya. Pengecekan amplop naskah soal ini, dilakukan agar tidak terjadi kekeliruan ataupun kekurangan naskah dalam pelaksanaan ujian. Sehingga apabila ada kekeliruan amplop soal dengan sampul soal, ataupun kekurangan soal dapat segera ditangani karena masih cukup waktu yang tersedia. (Humas Dispendik Surabaya)

 

Additional information