Login

Situs Resmi Dinas Pendidikan Kota Surabaya

Wakasek Kurikulum SMA/SMAK Swasta Dapatkan Pembinaan Kurikulum 2013

     Dalam rangka mensukseskan implementasi kurikulum 2013, khususnya menyambut tahun ajaran baru 2014/2015. Dinas Pendidikan Kota (Dispendik) Surabaya melakukan pembinaan kepada wakasek kurikulum SMA/SMK Swasta se- Surabaya.

     Pembinaan kurikulum 2013 tersebut di buka langsung oleh Kepala Bidang Dikmenjur Drs. Surdarminto, M. Pd di aula belakang kantor Dispendik Surabaya. Menurut Sudarminto, di dalam dunia pendidikan terutama di sekolah, kurikulum merupakan jantung sekolah yang memiliki fungsi yang sangat penting dalam keberlangsungan kegiatan pembelajaran.

     Untuk itu, melalui pembinaan ini diharapkan  wakasek kurikulum menyimak secara seksama penjelasan tentang pengisian dokumen I yang terdapat dalam kurikulum 2013. Sudarminto menambahkan dalam penyusunan dokumen I harus benar-benar efektif, sehingga dalam validasi tujuan sekolah dapat benar-benar tercapai sesuai visi pendidikan Surabaya, yakni sebagai barometer pendidikan nasional.

     Sementara itu, Drs. Wachid narasumber dalam kegiatan ini mengutarakan dalam pengisian instrumen validasi/verifikasi dokumen kurikulum 2013 sekolah harus memperhatikan komponen KTSP/ indikator yang terdapat di dalamnya.

      Komponen validasi tersebut secara garis  besar berisi tentang cover/halaman judul, lembar pengesaha, pendahuluan, latar belakang, dsb. "Untuk itu sekolah harus benar-benar memperhatikan pengisian ini", ungkapnya. (Humas Dispendik Surabaya)

Walikota : Anak Surabaya Harus Miliki Jiwa Pantang Menyerah

     Kemarin (17/07), sebagai upaya terus meningkatkan mutu serta kualitas pendidikan di Surabaya, perwakilan komite sekolah mulai dari jenjang SD hingga SMA/SMK negeri/swasta sampaikan rekomendasi hasil rapat atas pembentukan Dewan Pendidikan Kota Surabaya yang baru kepada Walikota Surabaya Tri Rismaharini di ruang sidang walikota.

    Kepala Dinas Pendidikan Kota (Dispendik) Surabaya Dr. Ikhsan, S. Psi, MM mengutarakan keberadaan Dewan Pendidikan Kota Surabaya saat ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat guna bersama-sama memajukan serta meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di Surabaya. Sedangkan keberadaan Dewan Pendidikan Kota Surabaya sejak tahun 2010 sudah berakhir masa kepengurusannya, sehingga perlu kembali untuk segera dibentuk.

     Hasil rekomendasi rapat komite sekolah yang diselenggarakan beberapa waktu lalu tersebut mengacu kepada pasal 5 ayat 2 UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945, UU no. 20 / 2003 tentang Sisdiknas, PP 17/ 2010, tentang pengelolaan dan penyelenggaraan pendidikan dan Perda Kota Surabaya no. 16 / 2012 tentang penyelenggaraan pendidikan.

     Secara garis besar rekomendasi hasil rapat komite sekolah tersebut berisi agar walikota surabaya segera membentuk panitia pemilihan Dewan Pendidikan Kota Surabaya yang baru. Pembacaan hasil rekomendasi dibacakan langsung oleh perwakilan komite sekolah Mamik Slamet Riyadi dihadapan Walikota Surabaya dan Asisten Bidang Kesejahteraan Rakyat Drs. Eko Haryanto, MM.

    Dalam sambutannya, walikota perempuan pertama di Surabaya tersebut berpesan dalam mengahadapi era persaingan pasar bebas (AFTA) tahun 2015 yang sebentar lagi akan dimulai, para pelajar Surabaya harus memiliki jiwa yang pantang menyerah.

    Dengan memiliki jiwa yang pantang menyerah tersebut anak-anak dapat meraih kesuksesan di segala bidang. "Sukses bukan hanya untuk anak yang pintar tetapi juga bisa didapatkan jika memiliki kemauan yang tinggi".

     Untuk itu, dibutuhkan kerjasama yang baik antara sekolah, orang tua, masyarakat serta komite sekolah dalam mengembangkan serta memajukan pendidikan di Surabaya ke depan. (Humas Dispendik Surabaya)

Additional information