Login

Situs Resmi Dinas Pendidikan Kota Surabaya

"Tidak Boleh Kenal Lelah dan Putus Asa..."

     Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 12 selenggarakan Unjuk Gelar Siswa Kelas XII SMKN 12 Surabaya. Bertempat di Gedung Jatim Expo Surabaya hari ini (13/5). Bertajuk Metamorfosis Tiga Sisi pameran ini menampilkan karya-karya tugas akhir siswa SMKN 12 dari kelimabelas program keahlian . Djoko Pratmodjo, Kepala SMKN 12 mengatakan, tema tersebut dipilih untuk menyatukan tiga komponen pokok. Yakni seni rupa, teknologi dan pertunjukan.

     Djoko menuturkan, SMKN 12 telah menjadi barometer pendidikan nasional untuk kriya logam, batik dan seni teater. Ia berharap program keahlian lain yang ada di SMKN 12 memiliki kesempatan yang sama. Tri Rismaharini dalam sambutannya mengatakan, ia berharap agar para siswa tidak rendah diri. Ia memotivasi para siswa agar tak pernah lelah untuk belajar. 

     Tri Rismaharini, Walikota Surabaya didampingi Ikhsan, Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya dan Djoko Pratmodjo, Kepala SMKN 12 memukul gong sebanyak 12 kali,  tanda pembukaan pameran. Setelah pemukulan gong, Walikota mengunjungi satu per satu stan dari 15 program keahlian yang ditawarkan oleh SMKN 12. 

      Saat mengunjungi stan-stan pameran karya siswa SMKN 12 di Gedung Jatim Expo. Tri Rismaharini, sempat terkesima dengan produk logam hasil kreasi para siswa. Satu-persatu perhiasan logam ia coba. Kemudian tak kalah menariknya, ketika Tri Rismaharini, mengunjungi stan lukisan. Risma pun, tampak terkagum-kagum dengan lukisan siswa. Beberapa kali, beliau keliling ke stan lukisan, sambil mengamati satu-persatu lukisan yang tampak menarik. 

      "Tidak boleh kenal lelah dan putus asa", itulah sekelumit tulisan yang ditulis oleh Tri Rismaharini ketika mengkahiri kunjungan ke beberapa stan pameran karya siswa SMKN 12. Tulisan tersebut dimaksudkan sebagai motivasi semangat belajar para pelajar Surabaya untuk terus berkreasi guna memajukan dunia pendidikan Surabaya. (Humas Dispendik Surabaya)


Nguleggg..., Bareng Bu Wali

      Dalam rangkaian kegiatan memperingati Hari Jadi Kota Surabaya ke-720 tahun 2013, untuk melestarikan salah satu Kuliner Khas Surabaya, Pemerintah Kota Surabaya kembali akan menyelenggarakan “Festival Rujak Uleg “. Yang merupakan event tahunan yang dimeriahkan oleh lebih dari 1200 peserta dengan dandanan yang heboh serta kostum yang unik dan menarik dalam tampilan atraksi joget dengan iringan musik sambil menguleg rujak bersama-sama.

      Kemarin, (12/04). Bersama Walikota Surabaya Ir. Tri Rismaharini, MT perwakilan Dispendik Surabaya mendapatkan kesempatan nguleg rujak bersama-sama bu wali.  

     Dengan menempati meja bernomor 106. Dakah Wahyudi, Kabid PLS Dispendik Surabaya, beserta staff Wahyu, Supriono, Naib dan Teo, bersemangat nguleg rujak hingga tak terasa keringat mereka bercucuran.

     "Kami senang tidak memperoleh juara, karena acara seperti ini merupakan suatu bentuk pelestarian budaya kuliner Surabaya", ungkap Wahyu ketika diwawancarai oleh dispendik.surabaya.go.id. (Humas Dispendik Surabaya)

 

Additional information