Login

Situs Resmi Dinas Pendidikan Kota Surabaya

Nguleggg..., Bareng Bu Wali

      Dalam rangkaian kegiatan memperingati Hari Jadi Kota Surabaya ke-720 tahun 2013, untuk melestarikan salah satu Kuliner Khas Surabaya, Pemerintah Kota Surabaya kembali akan menyelenggarakan “Festival Rujak Uleg “. Yang merupakan event tahunan yang dimeriahkan oleh lebih dari 1200 peserta dengan dandanan yang heboh serta kostum yang unik dan menarik dalam tampilan atraksi joget dengan iringan musik sambil menguleg rujak bersama-sama.

      Kemarin, (12/04). Bersama Walikota Surabaya Ir. Tri Rismaharini, MT perwakilan Dispendik Surabaya mendapatkan kesempatan nguleg rujak bersama-sama bu wali.  

     Dengan menempati meja bernomor 106. Dakah Wahyudi, Kabid PLS Dispendik Surabaya, beserta staff Wahyu, Supriono, Naib dan Teo, bersemangat nguleg rujak hingga tak terasa keringat mereka bercucuran.

     "Kami senang tidak memperoleh juara, karena acara seperti ini merupakan suatu bentuk pelestarian budaya kuliner Surabaya", ungkap Wahyu ketika diwawancarai oleh dispendik.surabaya.go.id. (Humas Dispendik Surabaya)

 

Lestarikan Budaya, Lewat Pertunjukkan Seni

(Tempat : Taman Apsari Surabaya)

     Peringatan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-720, diperingati berbeda oleh sebagian besar para pelajar Surabaya. Para pelajar Surabaya yang tergabung organisasi pelajar Surabaya (Orpes) menyelenggarakan sebuah acara yang bertemakan "Olah-Olah Siswo Mangayubagyo Kutho Surabaya".

     Suasana tampak meriah di dua tempat yang berbeda yakni taman Apsari Surabaya dan taman Jayengrono Surabaya. Para pelajar Surabaya mengajak warga kota Surabaya yang berada di dua taman tersebut untuk menyaksikan pertunjukkan seni budaya yang ditampilkan para pelajar Surabaya.

    Ada berbagai macam pertunjukkan seni yang ditampilkan oleh para pelajar Surabaya. Diantaranya, ada tari remo, tari-tarian daerah, gamelan jawa, campursari, paduan suara, dsb. Tampak para pengunjung di kedua taman tersebut, larut dengan suasana kemeriahan pertunjukkan seni budaya yang ditampilkan oleh para pelajar Surabaya.

    Acara yang serentak di kedua taman tersebut (11/04), dibuka secara resmi oleh Kadispendik Surabaya Dr. Ikhsan, S.Psi, MM. Menurut Ikhsan, kegiatan ini merupakan bentuk pengembangan bakat dan minat  para pelajar Surabaya yang dituangkan dalam berbagai macam pertunjukkan seni, sekaligus melestarikan budaya bangsa. "Acara yang seperti ini, akan terus kami upayakan untuk diselenggarakan setiap minggu".

    Ikhsan juga menambahkan bahwa kegiatan-kegiatan seperti ini merupakan wadah bagi para pelajar Surabaya  menuangkan kreasinya dalam bentuk pertunjukkan seni budaya. "Kegiatan ini sekaligus wadah bagi para pelajar Surabaya dalam menuangkan bakatnya di bidang seni budaya, sehingga para pelajar tidak sampai kemana-kemana, karena guru dan orang tua bisa  mengawasi anaknya dalam kegiatan ini, dan acara ini kami batasi sampai pukul sembilan malam", terangnya. 

     Sementara itu, menurut ketua ORPES Surabaya Imron, kegiatan ini merupakan sebuah perwujudan para pelajar Surabaya dalam melestarikan budaya bangsa dan mempererat persatuan dan kesatuan diantara para pelajar se-kota Surabaya.

 (Tempat : Taman Jayengrono)

 (Humas Dispendik Surabaya)

 

Additional information