Login

Situs Resmi Dinas Pendidikan Kota Surabaya

451 Penjaga Sekolah dan Petugas TU Terima Tunjangan Kinerja

     Perhatian pemerintah kota (pemkot) Surabaya dalam meningkatkan kesejahteraan bagi tenaga kependidikan di lingkungan Dinas Pendidikan Kota (Dispendik) Surabaya diwujudkan melalui pemberian tunjangan kinerja seperti layaknya PNS lainnya.

    Suasana ceria nampak pada raut wajah para penjaga sekolah dan petugas TU PNS di aula belakang kantor Dispendik Surabaya.  Pagi tadi, sebanyak 451 tenaga kependidikan PNS yang meliputi petugas tata usaha dan penjaga sekolah telah menerima tunjangan kinerja yang besarannya disesuaikan dengan kinerja mereka selama betugas di lingkungan sekolah masing-masing.

    Kasi Tenaga Non Fungsional Dispendik Verawati, menerangkan bahwa secara teknis mereka memasukkan aktifitas kegiatan kerja mereka melalui aplikasi ePerformance milik pemkot Surabaya. "Setiap hari, mereka mengisi aktifitas kerja meraka melalui sistem ini".

    ePerformance sendiri ialah sistem informasi manajemen kinerja dalam rangka penilaian prestasi kinerja PNS yang lebih obyektif, terukur, akuntabel, partisipasi, dan transparan.

     Penilaian kinerja para penjaga sekolah bagi tingkat SD dan petugas TU untuk tingkat SMP, SMA dan SMK berdasarkan aktifitas kegiatan sehari-hari yang mereka lakukan dan diwujudkan dalam poin-poin yang nantinya dari poin-poin tersebut dapat di rupiahkan.

    Sementara itu, Kabid. Ketenagaan Ir. Yusuf Masruh menungkapkan agar honorarium penunjang kinerja ini dapat bisa di manfaatkan sebaik mungkin, baik untuk peningkatan kualitas kinerja ataupu mensejahtarekan anggota keluarganya. "Besok senin, silahkan lihat di rekening masing-masing", ungkapnya.

    Sekretaris Dispendik, Drs Aston Tambunan, M. Si mengingatkan agar penggunaan tunjangan kinerja yang telah diberikan ini, jangan sampai di salah gunakan peruntukkannya, agar dapat lebih bermanfaat dan meningkatkan kesejahteraan pegawai. (Humas Dispendik Surabaya)

  

Hari Terakhir, Unas Berjalan Tertib dan Lancar

     Pelaksanaan hari terakhir terakhir ujian nasional (unas) tingkat SMP Sederajat tepat jatuh pada hari ini, Kamis (08/05). Pada pelakasanaan ujian terakhir ini para siswa tengah mengerjakan mata pelajaran ilmu pengetahuan alam (IPA).

     Bertempat di SMPN 23, pelaksanaan unas SMP mendapat pantauan langsung dari Plt. Kabid Dikmenjur Dispendik Ir. Yusuf Masruh. Menurut Yusuf, pelaksanaan hari terakhir unas tingkat SMP ralatif berjalan tertib dan lancar, para siswa tampak bersemangat mengerjakan soal-soal IPA.

      Selain peserta dan pengawas ruang ujian, tidak diperkenankan masuk ke dalam ruang ujian. "Itu sudah sesuai dengan POS Unas", ungkap Elly kepala SMPN 23 Surabaya.

      Agil salah satu siswa SMPN 23 yang mengikuti unas SMP menuturkan bahwa soal-soal yang ia kerjakan agak sedikit lebih mudah dibandingkan soal-soal matematika yang ia kerjakan pada hari rabu lalu.

     Elly menambahkan, bahwa dalam mempersiapkan para siswa dalam menghadapi unas pihaknya telah berupaya semaksimalkan dengan mengadakan kegiatan bimbingan belajar yang diberikan secara cuma-cuma. "Para guru yang tergabung dalam MGMP, setiap sabtu dan minggu memberikan bimbingan secara intensif kepada siswa kelas IX".

     Sementara itu, Kabid. Dikdas Dispendik Dra. Eko Prasetyoningsih bersama Kasi Kurikulum Dikdas Dwi Rinto yang melakukan peninjauan di sekolah wilayah barat, tepatnya di SMP Wachid Hasyim 7 menuturkan bahwa selama pelaksanaan unas di Surabaya juga mendapatkan pengawasan langsung dari Inspektorat Jenderal (Irjen) Kemdikbud. "Bersama Irjen Kemdikbud, kami melakukan peninjauan bersama".

     Di sisi lain, Kepala Dispendik Surabaya Dr. Ikhsan , S. Psi, MM menyampaikan agar para siswa tetap percaya diri dengan kemampuan yang dimilikinya, jangan mudah percaya dengan adanya bocoran soal yang dapat mengganggu konsentrasi belajar. "Siswa Surabaya pasti bisa", ungkapnya.

     Untuk itu, ia berharap agar bakat dan potensi para siswa agar terus dikembangkan, karena kesuksesan itu bisa diraih bukan hanya pada bidang akademik saja, tetapi juga bisa dari bidang lainnya. "Banyak para musisi, atlit, pengusaha ataupun artis yang berhasil dengan kemampuan bakatnya". (Humas Dispendik Surabaya)

Additional information