Login

Situs Resmi Dinas Pendidikan Kota Surabaya

Melalui Kurikulum 2013, Cetak Para Generasi Emas

      Puluhan guru se-Jawa Timur yang terpilih sebagai guru sasaran, mengikuti kegiatan pelatihan kurikulum  2013 yang diselenggarakan oleh Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Jatim dalam rangka penerapan kurikulum 2013 di seluruh Indonesia.

      Bertempat di Hotel Tanjung Surabaya (09/10). Kegiatan pelatihan penerapan kurikulum 2013 berlangsung selama 9-13 Juli 2013 dan juga dilaksanakan secara bersamaan di berbagai tempat di Jawa Timur.

      Pelatihan kurikulum 2013 bagi guru sasaran Jatim,  bertempat di Hotel Tanjung Surabaya dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya Dr. Ikhsan, S.Psi, MM.

      Dalam sambutannya Ikhsan, mengungkapkan bahwa dalam menyambut kurikulum 2013, Dinas Pendidikan Kota Surabaya (Dispendik) telah berupaya mempersiapkan dengan beberapa perubahan, yakni perubahan paradigma mengajar para guru melalui beberapa strategi mengajar, jurnal on-line, pembuatan multimedia pembelajaran, peningkatan kompetensi siswa, baik akademik maupun non akademik, serta pengembangan sekolah dengan menciptakan sekolah yang nyaman, sehat serta menyenangkan bagi siswa. "Ini semua dilakukan untuk mencetak para generasi emas Indonesia, yang sesuai dengan kepribadian bangsa ", ungkapnya. (Humas Dispendik Surabaya)

Kembangkan Potensi PAUD Lewat Pelatihan

     Dalam rangka peresmian  Pendidikan Anak Usai Dini (PAUD) Kelompok Bermain (KB) Raudhatul Athfal (RA) Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, Dispendik terus berupaya kembangkan potensi PAUD lewat berbagai macam pelatihan yang telah dilakukan.

     Kemarin, Sabtu (06/06) bertempat di ruangan Muzdalifah Masjid Al-Akbar, dihadapan para undangan dan Ketua DPD Gabungan Organisasi Taman Kanak-Kanak Indonesia (GOPTKI) Jawa Timur Dra. Hj. Purmiasih Rasiyo. 

     Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya (Dispendik) yang dalam hal ini diwakili oleh Kasi. Penmas. Dispendik Surabaya Drs. Haerul Fatah menerangkan bahwa saat ini dalam rangka peningkatan mutu, kualitas, serta profesionalisme mengajar. Dispendik telah melakukan berbagai macam pembinaan dan pelatihan kepada seluruh guru PAUD di Surabaya.

     Tidak hanya itu, Haerul menambahkan bahwa dalam rangka meningkatkan mutu, kualitas, serta profesionalisme mengajar, para guru Taman Pendidikan Quran (TPQ) dan guru PAUD telah diberikan bantuan  transport. "Selama untuk kemajuan pendidikan dan untuk mewujudkan Surabaya sebagai barometer pendidikan nasional, kami siap membantu...", ungkapnya. 

     Bersama para undangan, acara kemudian dilanjutkan dengan meninjau langsung tempat kegiatan belajar mengajar PAUD  KB Raudhatul Athfal (RA) Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya. (Humas Dispendik Surabaya)

Additional information