Login

Situs Resmi Dinas Pendidikan Kota Surabaya

Lewat HAN, Surabaya Mencari Bakat

     Perkembangan bakat dan kreatifitas pelajar Surabaya sungguh luar biasa. Oleh karena itu, dalam rangka pelaksanaan Gebyar Hari Anak Nasional (HAN) 2013 Kota Surabaya, Dinas  Pendidikan Kota Surabaya (Dispendik) bersama Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga Berencana  Kota Surabaya (Bapemas  KB) mengadakan kegiatan lomba "Surabaya Mencari Bakat".

    Acara yang tadi pagi bertempat di Taman Flora, dibuka secara simbolik  oleh Kepala Bapemas KB Kota Surabaya Dra. Nanis Chairani, MM. Tidak kurang  168 peserta yang berasal dari berbagai sekolah mulai tingkat SD hingga SMA/SMK se-Kota Surabaya guna mengikuti kegiatan lomba  "Surabaya Mencari Bakat".

    Dengan mengusung tema Peringatan HAN  Komitmen Memantapkan Surabaya sebagai Kota Layak Anak. Nanis berharap, melalui lomba "Surabaya Mencari Bakat", bakat dan kreatifitas anak dapat tersalurkan dengan baik. Ia juga menghimbau kepada peserta lomba, agar mematuhi tata tertib peraturan yang telah dibuat oleh panita.

    Sementara itu, Kasi Kesenian dan Olah Raga Dispendik Surabaya Damaris Patmiasih menerangkan ada empat jenis lomba yang akan dilombakan, yakni peragaan busana, seni musik, seni tari, dan seni sastra Indonesia. Lebih lanjut, Damaris menjelaskan bahwa para peserta dalam satu kelompok berisi 3-6 orang. "Mereka hanya diberi waktu kurang lebih 3 menit untuk menampilkan bakat dan kreatifitasnya dihadapan para juri". (Humas Dispendik Surabaya)

    

Melalui Road Show Eco School, Tingkatkan Kepedulian Lingkungan

     Upaya dalam meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan terus digalakkan oleh Pemerintah Kota (pemkot) Surabaya, terutama di sekolah-sekolah Surabaya. Melalui program eco school yang telah berjalan di berbagai sekolah Surabaya diharapkan sebagai upaya dalam melestarikan lingkungan.

     Perlunya perbaikan ekosistem  adalah upaya untuk mengurangi dampak rusaknya lingkungan, seperti dengan penghijauan untuk mengembalikan keseimbangan kandungan-kandungan unsur-unsur di udara.

      Pembuatan lubang resapan biopori untuk memperbanyak kandungan air tanah /air tawar didaratan dapat mempercepat resapan air hujan ke dalam tanah (mengurangi banjir), mencegah atau menghambat intrusi air laut ke daratan, menghambat terjadinya krisis air tawar, dan mengurangi dampak pemanasan global.

      Oleh karena itu, tadi pagi  Pemkot Surabaya bersama Dispendik, PT. Pembangkitan Jawa-Bali (PJB) dan Tunas Hijau yang telah berkomitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan mengakan kegiatan road show echo school di SMAN 3 Surabaya.

     Kegiatan road show eco school diisi dengan penanaman pohon dan pembuatan lubang resapan biopori guna menjaga kelestarian lingkungan. Dalam sambutannya, Walikota Surabaya Ir. Tri Rismaharini, MT berpesan kepada siswa agar berhemat energi karena bahan bakar semakin terbatas. Jika tidak berhemat maka dalam waktu dekat bahan bakar tersebut akan habis, dan berdampak di berbagai sendi kehidupan.

     Selain itu, Walikota juga berpesan agar para generasi muda mempersiapkan diri menghadapi persaingan AFTA 2015. Ia berharap dalam event ini para siswa dapat membekali diri dengan ilmu lingkungan, karena dengan ilmu lingkungan mereka dapat belajar mengatasi masalah mulai dari lingkungan.

     Acara tersebut juga dihadiri oleh Kadispendik Surabaya Dr. Ikhsan, S.Psi, MM, perwakilan PJB dan Tunas Hijau, Kabag Humas Pemot Surabaya Muhamad Fixer, Kabid. Kesenian, O.R dan PLS Dispendik Drs. Dakah Wahyudi, M.Pd dan Kepala SMAN 3 Drs. Johannes. (Humas Dispendik Surabaya)

Additional information