Login

Situs Resmi Dinas Pendidikan Kota Surabaya

Belajar Kebersihan Lingkungan, Siswa Lakukan Pembelajaran di Luar Kelas

Di semua kota – kota di Indonesia khususnya di Jawa Timur pada saat musim penghujan ini terendam banjir , dimana Kota Surabaya tercinta  sudah mengantisipasi hal tersebut , khususnya SMP PGRI 6 Surabaya yang merupakan bagian dari Kota Surabaya pada hari Sabtu 8/2/2014 ,

Sekolah yang sesuai dengan slogannya mengadakan pembelajaran di luar kelas , dimana sampah-sampah kertas oleh kader lingkungan Spegrinam Surabaya diolah untuk jadi daur ulang kertas , disamping itu pada hari ini juga  anak – anak kader lingkungan Spegrinam Surabaya juga membenahi Lubang Resapan Biopori , sehingga pada saat musim penghujan SMP PGRI 6 Surabaya tidak terkena dampak banjir.

Disamping itu Juga Tim Kader Spegrinam Surabaya juga mencari gelas – gelas Aqua yang habis diminum untuk di tata dan di jadikan Bank Sampah di Sekolah kami tercinta , Kegiatan Pembelajaran pada hari Sabtu ini Tim Kader Lingkungan Spegrinam Surabaya di damping oleh Bapak Kepala Sekolah kami Banu Atmoko, S.Pd , beliau tidak canggung membantu kami dalam melaksanakan kegiatan lingkungan tersebut , karena Slogan Bebas banjir dan Bebas Sampah adalah juga ide dari beliau  yang dimana Beliau memberikan contoh tentang kegiatan lingkungan kepada kami Tim Kader Spegrinam Surabaya. Tim Kader Spegrinam akan bertekad untuk selalu peduli dan berbudaya lingkungan selamanya walaupun ada dan tidak ada event lomba. (Humas Dispendik Surabaya)

Bahas Kurikulum, MKKS Swasta Adakan Raker Sehari

Sabtu (08/02) Bertempat di Rumah Makan Cokro, Musyawarah Kerja Kepala Sekolah Swasta adakan rapat kerja guna mensukseskan penerapan kurikulum 2013 di sekolah-sekolah swasta kawasan Surabaya Timur. Bertindak sebagai narasumber Kepala Dinas Pendidikan Kota (Dispendik) Surabaya Dr. Ikhsan, S.Psi, MM dan Koordinator Pengawas (Korwas) Pendidikan Menengah Drs. Bambang Soegijanto, MBA, MM.

Menurut Ikhsan, penerapan kurikulum 2013 secera serentak telah dimulai pada tahun ini di Surabaya, oleh karena itu pihaknya telah mempersiapkan klinik kurikulum 2013 yang telah tersedia melalui website Dispendik Surabaya. “Semua hal tentang kurikulum 2013 telah banyak di bahas di sana”.

Hasil pembahasan yang telah dilakukan melalui klinik kurikulum 2013 nantinya akan diadakan simposium guna membahas lebih dalam tentang kajian penerapan kurikulum 2013 yang selama telah di terapkan di Surabaya untuk dijadikan masukan ke pusat sebagai penyempurnaan kurikulum 2013.

Selain itu, Ikhsan juga menambahkan bahwa guna menunjang penerapan kurikulum 2013 di sekolah swasta, Dispendik akan mengadakan pelatihan terkait kurikulum 2013. Tidak hanya itu, guna mensukeskan kurikulum 2013, sejak awal tahun lalu Dispendik telah menerapkan rapor online yang didalamnya telah disesuaikan dengan kurikulum 2013.

Menyinggung soal unas, Ikhsan berharap agar para guru di Surabaya untuk senantiasa menanamkan nilai kejujuran pada siswa. “ Kita ingin unas di Surabaya putih”. Pada kesempatan ini, Ikhsan juga menghimbau kepada para guru, siswa maupun orang tua untuk tidak percaya terhadap adanya issue bocoran soal unas.

Para guru dan orang tua diharapkan untuk senantiasa memberikan bimbingan terbaiknya kepada anak agar para siswa nantinya tampil percaya diri dalam mengerjakan unas, dengan harapan  siswa Surabaya mampu menunjukkan prestasi unasnya  memperoleh nilai tertinggi, baik ditingkat kota maupun hingga tingkat nasional. (Humas Dispendik Surabaya) 

Additional information