Login

Situs Resmi Dinas Pendidikan Kota Surabaya

Tingkatkan Mutu Pendidikan Non Formal, Dispendik Beri Pelatihan Kepada Penilik

     Guna meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan non formal di Surabaya. Dispendik Surabaya mengadakan pelatihan dan pembinaan kepada penilik. 

     Bertempat di SMPN 39 Surabaya, pelatihan dan pembinaan kepada para berlangsung.  Kasi Pendidikan Masyarakat PLS Dispendik Surabaya Drs. Hairul Fatah mengungkapkan bahwa pelatihan dan pembinaan ini bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme para penilik guna meningkat mutu pendidikan non formal di Surabaya.

    Acara pelatihan dan pembinaan kepada penilik tersebut menghadirkan narasumber Eka Ananda  Kasi PLS Dindik Prov. Jatim. Pada kesempatan ini, Eka menghimbau kepada para penyelenggara pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM) untuk melakukan pembenahan adminitrasi. Pembenahan administrasi bertujuan untuk meningkat mutu dan kualitas PKBM itu sendiri. 

    Eka juga menambahkan, bahwa PKBM harus lebih cermat dalam menerima  peserta didik yang tidak lulus pada pendidikan formal."Walaupun sebagai tangga darurat, para penyelenggara PKBM harus meneliti dahulu administrasi calon peserta didik, jangan sampai kita ditumpangi", ungkapnya. (Humas Dispendik Surabaya)

Besok, TPA Mulai Digelar

     Tes Potensi Akadimik atau yang lebih dikenal dengan TPA untuk masuk jalur sekolah kawasan, akan  diselenggarakan Dispendik esok hari. Berbagai macam kesiapan telah dipersiapkan dalam rangka mensukseskan TPA yang akan diselenggarakan Dispendik bersama UNAIR.

    Oleh karena itu, bersama para kepala SMP dan SMA negeri, Dispendik lakukan koordinasi guna mensukseskan TPA esok hari. Pada kesempatan ini, Ketua Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Dispendik Surabaya Ir.Yusuf Masruh menghimbau kepada para  kepala sekolah untuk menciptakan suasana yang aman dan nyaman selama terselenggaranya TPA. "Besok merupakan jadwal pelaksanaan TPA untuk SMP, semoga berjalan lancar", ungkapnya.

     Sementara itu, terkait PPDB jalur mitra warga Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya Dr. Ikhsan, S.Psi, MM mengungkapkan bahwa jalur mitra warga bukan hanya untuk sekolah negeri, tetapi sekolah swasta juga berkewajiban menerima siswa yang tidak mampu seusai dengan kuota yang telah ditentukan, yakni 5%. "Hal itu sudah diatur dalam perda no.16 tahun 2012 tentang penyelenggaraan pendidikan".

Additional information