Login

Situs Resmi Dinas Pendidikan Kota Surabaya

Peduli Korban Kelud, Para Siswa Sumbang Bantuan

Erupsi letusan gunung Kelud yang terjadi beberapa waktu lalu dan menimbulkan korban jiwa, harta, serta nyawa membuat keprihatinan siswa-siswi TK dan SD Negeri/Swasta Kecamatan Rungkut di wilayah UPTD Bina Pengelolaan Sekolah Surabaya II untuk menggalang bantuan untuk saudara kita yang tertimpa bencana erupsi Gunung Kelud beberapa hari yang lalu.

Penggalang bantuan ini dimulai pada tanggal 17 Pebruari 2014 dan ditutup pada hari Sabtu, tanggal 22 Pebruari 2014. Untuk bantuan dari siswa-siswi TK difasilitasi oleh IGTKI Kecamatan Rungkut dibawah Koordinator Ibu Hj. Sulichah, M.Pd. Sedangkan siswa-siswi SD difasilitasi oleh KKKS (K3S) SD Kecamatan Rungkut selaku koordinator Drs. H. Ishak.

Bantuan siswa-siswi TK dan SD ini berupa Peralatan Tulis, Air mineral, Mie instan, Baju layak pakai, Susu Instan, Beras, dan Baju Bayi. Bantuan yang sudah terkumpul baru diberangkatkan dengan tujuan Kecamatan Puncu Kabupaten Kediri, pada hari Minggu, 23 Pebruari 2014 jam 07.00 WIB. Dengan didampingi Pengawas TK/SD Kecamatan Rungkut, rombongan sampai tujuan dan membagikan bantuan tersebut langsung kepada warga yang membutuhkan.

Dalam kesempatan penyerahan bantuan langsung ini Drs. Gatot Priyanto, Pengawas TK/SD Kecamatan Rungkut mewakili rombongan menyampaikan bahwa bantuan ini murni dari siswa-siswi TK dan SD Negeri/Swasta Kecamatan Rungkut Surabaya, semoga bantuan ini bisa membantu warga Kecamatan Puncu Kabupaten Kediri, khususnya anak-anak sekolah didaerah ini.  (Humas Dispendik Surabaya)

Jelang UKG, Dispendik Lakukan Sosialisasi

     Selama dua hari (25-26/02), Dinas Pendidikan Kota (Dispendik) Surabaya lakukan kegiatan sosialisasi kepada 1.429 calon peserta uji kompetensi guru (UKG) yang akan berlangsung selama tiga hari, yakni pada tanggal 4,5,6 Maret 2014.

     Kasi Tenaga Non Fungsional Dispendik Verawati, S.Sos menerangkan pada tahun ini, sebanyak 1.429 guru PNS dan guru tetap yayasan (GTY) akan mengikuti UKG pada tanggal yang telah ditetapkan LPMP. Mereka terdiri dari 406 guru TK, 454 guru SD, 221 guru SMP, 131 guru SMA, 201 guru SMK, dan 16 guru SLB.

     Pelaksanaan UKG tersebut berdasarkan data yang telah diambil dari aplikasi penetapan peserta sertifikasi guru (AP2SG) sertifikasi guru kemendiknas. Sedangkan tempat uji kompetensi (TUK) terbagi di delapan tempat di Surabaya.  TUK pelaksanaan UKG pada tahun ini akan berlangsung di SMAN 1, SMKN 1, SMKN 10, SMKN 2, SMKN 3, SMKN 5, SMKN 7, dan SMKN 8. 

     Kabid. Ketenagaan Dispendik Ir. Yusuf Masruh menghimbau kepada para guru calon peserta UKG untuk mempersiapkan diri dalam mengikuti UKG nantinya. Yusuf menambahkan agar para guru mulai awal untuk sedikit belajar tentang mengoperasikan komputer, karena pelaksanaan UKG akan berlangsung secara online. "Ya, kita ibaratkan menggunakan mouse seperti uleg-uleg saja", kelakar Yusuf didepan calon peserta UKG. 

     Acara yang berlangsung di aula SMKN 6 tersebut juga dihadiri oleh pihak dari LPMP untuk memberikan penjelasan lebih detail tentang pelaksanaan UKG tahun ini. Wahyu Nugroho perwakilan dari LPMP menghimbau agar data peserta UKG yang diinputkan ke LPMP nantinya, untuk diisi sendiri. "Jangan pasrah bongkokan kepada petugas TU, mereka harus didampingi". Sehingga apabila ada kesalahan data agar lebih mudah untuk diperbaiki, terangnya. (Humas Dispendik Surabaya)

Additional information