Login

Situs Resmi Dinas Pendidikan Kota Surabaya

Hari Ketiga, Ratusan Ketua OSIS SMP Dapatkan Pembekalan LOS

     Pelaksanaan layanan orientasi sekolah (LOS) dalam rangka menyambut tahun ajaran baru akan berbeda dari biasanya. Rabu (11/06) para ketua OSIS SMP didampingi guru pendampingnya mendapatkan pembekalan langsung dari Dinas Pendidikan Kota (Dispendik) Surabaya.

     Pada kesempatan ini, Kepala Dispendik Surabaya Dr. Ikhsan, S. Psi, MM menyampaikan agar para ketua OSIS SMP membuat sebuah program yang jauh dari kesan perploncoan.

     Dengan mengusung tema "Pelajar Surabaya, Jujur, Kreatif, dan Inovatif", diharapkan nantinya para siswa akan lebih bangga akan sekolahnya dan dapat menghasilkan banyak prestasi.

     Ikhsan menambahkan dalam kegiatan LOS nanti setiap kegiatan harus memanusiakan siswa, sehingga tidak ada lagi rasa balas dendam antara siswa senior dengan yuniornya.

    Bagas Haditia Ketua Orpes, juga mengajak para siswa turut mengembangkan program-program orpes dalam rangka mencetak pelajar surabaya, jujur, kreatif, dan inovatif. Tidak hanya itu, menambahk kemeriahan suasana pembekalan LOS ini, para ketua OSIS menyerukan yel-yel pelajar surabaya yang anti tawuran serta juga menyanyikan mars orpes.

    Pembekalan LOS yang berlangsung di SMA Gloria Pakuwon City  diisi juga dengan materi-materi tentang penguatan program LOS di sekolah. Surabaya semangat, sehat,dan  prestasi...!”, serentak menggema suara koor para hadirin yang dipandu oleh Drs, Bambang Soenarko, M.Si. Dalam presentasinya Bambang menghimbau hendaknya LOS jadikan HPS (High Promotion School), jadikan anak sebagai Agent of Change. Lakukan pemberdayaan secara maksimal, diharapkan prestasi, produktivitas, dan sikap mandiri siswa akan tumbuh kembang, tambahnya. Sebelumnya mengawali presentasi, materi tentang Inovasi Pendidikan disampaikan oleh Didik YRP.

“Let’s Move On”, memuncaki acara yang dikemas dengan tajuk “Training For Trainee Konselor Sebaya – Layanan Orientasi Siswa (LOS) Tahun 2014”disampaikan oleh Adri SuyantoDalam presentasinya Adri menyampaikan 4 langkahMove On, yaitu adanya Passion, Vision, Action, and Collaboration. Peluang besar dapat meraih prestasi akan didapat seseorang saat beraktivitas sesuai dengan hasrat atau passion-nya, mempunyai goal yang jelas, mau bekerja keras sebagai action-nya, dan membangun jaringan kolaborasi dengan sejawat, imbuhnya. (Humas Dispendik Surabaya)

 

Kurikulum 2013 : Guru SMP Dapatkan Pendampingan

     Setelah beberapa waktu lalu, para guru SD telah mendapatkan pendampingan terkait implementasi kurikulum 2013 oleh Kemdikbud, kini gantian para guru SMP bidang studi bahasa indonesia, bahasa inggris, bimbingan konseling, IPS, matematika, PPKn, dan seni budaya mendapatkan pendampingan.

    Sebanyak 716 guru SMP dari berbagai bidang studi tersebut selama lima hari (11-15/06) mendapatkan pendampingan dari Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P4TK) Kemdikbud.

    Kepala Bidang Ketenagaan Dispendik Ir. Yusuf Masruh menerangkan pada hari pertama ini (11/06) pelaksanaan pendampingan serta pelatihan kurikulum 2013 dilaksanakan di delapan tempat pelaksanaan kurikulum (TPK) secara serentak.

    Mereka mendapatkan pelatihan di SMPN 3, SMPN 5, SMPN 12, SMPN SMPN 16, SMPN 19, SMPN 26, SMPN 30, dan SMPN 39. Pada pelatihan ini melibatkan 73 guru SMP bidang studi bahasa indonesia, 98 guru bimbingan konseling, 199 guru IPS, 200 guru matematika, 114 guru PPKn, dan 32 guru seni budaya.

    Sementara itu, Kasi Tenaga Non Fungsional Verawati, S. Sos menambahkan kegiatan pelatihan dan pendamingan kurikulum 2013 akan berlangsung beberapa tahap hingga semua guru mendapatkan pelatihan. "Pelatihan ini merupakan tahap pertama, selanjutnya akan dituntaskan pada tahap-tahap berikutnya".

    Pada kesempatan ini, Kepala Dispendik Surabaya Dr. Ikhsan, S. Psi, MM mengungkapkan bahwa rangkaian pelatihan pendampingan kurikulum 2013 yang diadakan baik oleh pusat maupun daerah merupakan sebuah upaya dalam meningkatkan mutu serta kualitas guru, terutama dalam menjadikan Surabaya sebagai barometer pendidikan nasional. (Humas Dispendik Surabaya)

Additional information