Login

Situs Resmi Dinas Pendidikan Kota Surabaya

Ribuan Pelajar Berprestasi, Akan Semarakkan Adi Siswa Fiesta 2014

     Menjelang pelaksanaan Adi Siswa Fiesta 2014 yang rencananya akan berlangsung pada tanggal 15 Pebruari 2014 2014 dengan puncak acara di Halaman Taman Surya. Dinas Pendidikan Kota (Dispendik) Surabaya terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak.

    Tadi siang, bertempat di aula kantor Dispendik Surabaya, rapat koordinasi dengan berbagi pihak digelar. Acara yang dipimpin oleh Kasubag. Umum dan Kepegawaian Retnowati, S.Sos, MM dengan menghadirkan pihak sekolah, siswa, serta para partisipan yang akan turut mensukseskan jalannya acara tersebut.

    Thussy Apriliyandari, koordinator acara Adi Siswa Fiesta 2014 menerangkan, kegiatan dimulai dengan pawai sedikitnya 1.500 pelajar berprestasi Surabaya dengan menempuh rute Balai Pemuda hingga Halaman Taman Surya.

     Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan SKPD-SKPD terkait demi suksesnya acara tersebut. Sedikitnya 2.815 pelajar berprestasi Surabaya akan mengikuti Adi Siswa Fiesta 2014 dengan puncak acara pemberian sertifikat langsung oleh Walikota Surabaya.

    Sementara itu, pada kegiatan ini juga akan  disemarakkan dengan berbagai macam penampilan bakat dan kreatifitas yang dimiliki oleh para pelajar Surabaya. Nantinya juga akan ada pasar malam untuk masyarakat, Wall of Grafiti (Mural), joget masal, dan pertunjukkan kembang api. (Humas Dispendik Surabaya)

Cetak Sekolah Adiwiyata Nasional, Dispendik dan BLH Lakukan Pembinaan

     Sebagai upaya mewujudkan sekolah berwawasan lingkungan (Adiwayata) tingkat Mandiri, Dinas Pendidikan Kota (Dispendik) bersama Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Surabaya mengadakan  pembinaan kepada  sekolah-sekolah adiwiyata, kemarin (23/01) di gedung aula kantor Dispendik Surabaya.

    Setelah tahun lalu, SDN Kandangan II dan SMK Mater Amabilis memperoleh predikat sebagai sekolah Adiwiyata Mandiri, maka untuk selanjutnya kedua sekolah tersebut akan melakukan pembinaan kepada sekolah binaannya guna mewujudkan sekolah-sekolah di Surabaya menjadi sekolah Adiwiyata tingkat Nasional dan kemudian menjadi sekolah Adiwiyata Mandiri,serta sekaligus mewujudkan Surabaya sebagai barometer pendidikan.

    Kepala Bidang Kesenian, Olah Raga, dan PLS Drs. Dakah Wahyudi, M.Pd mengungkapkan, diharapkan para sekolah yang telah memperoleh predikat sebagai sekolah Adiwiyata Mandiri dapat melakukan pembinaan secara optimal kepada sekolah-sekolah binaannya agar nantinya banyak terwujud sekolah-sekolah di Surabaya memperoleh predikat sebagai sekolah Adiwiyata tingkat nasional dan nantinya dapat menjadi sekolah Adiwiyata Mandiri.

   Sementara itu, Kasi Keseninan dan Olah Raga Damaris Patmiasih mengungkapkan bahwa semenjak tiga tahun lalu, sekolah-sekolah yang telah memperoleh predikat sebagai sekolah Adiwiyata Mandiri berkewajiban melakukan pembinaan kepada sekolah-sekolah binaannya agar dapat meningkatkan kualitasnya menjadi sekolah Adiwiyata tingkat Nasional, kemudian menjadi sekolah Adiwiyata Mandiri. "Syarat untuk menjadi sekolah Adiwiyata Mandiri, harus mempunyai sekolah binaan".

   Sekolah yang menjadi binaan SDN Kandangan II, diantaranya SDN Manukan Kulon III, SDN Sambikerep I, SDN Sambikerep II, SDN Sambikerep III, SDN Made I, SDN Made II, SDN Bibis 113, SDN Lidah Kulon I, SDS Raden Patah, serta SD At-Taqwa.

   Sedangkan, sekolah-sekolah yang menjadi binaan SMK Mater Amabilis, yakni SDN Kaliasin I, SDK Kristus Raja, SDK Theresia, SMPN 43, SMPN 45, SMPK Santa Stanislaus, SMAN 1, SMAN 2, SMAN 5, dan SMAN 9.

    Pada acara tersebut juga dihadiri oleh perwakilan dari BLH Kota Surabaya Satriyo. Satriyo menuturkan, terdapat empat komponen yang terdapat dalam program sekolah Adiwiyata. Empat komponen tersebut meliputi, kebijakan berwawasan lingkungan, pelaksanaan kurikulum berwawasan lingkungan, kegiatan lingkungan yang bersifat partisipatif, serta pengelolaan saran pendukung yang ramah lingkungan. (Humas Dispendik Surabaya)

Additional information