Login

Situs Resmi Dinas Pendidikan Kota Surabaya

Ekspresikan Lewat Seni, Orpes Peringati 68 Tahun Indonesia Merdeka

     Teriknya matahari pada waktu siang kemarin (04/09), tak membuat luntur semangat para pelajar Surabaya yang tergabung dalam organisasi pelajar Surabaya (orpes) untuk tetap bersemangat mengikuti kegiatan "Ekspresi anak Indonesia 68 Tahun Indonesia Merdeka" yang berlangsung di Taman Apsari Surabaya.

     Kain putih yang terbentang sepanjang 68 meter merupakan saksi sejarah sekaligus sebuah wadah untuk menuangkan ekspresi   karya seni dari para pelajar Surabaya. Dengan membawa poster-poster para pahlawan Indonesia, mereka mencoba menuangkan sebuah karya seni lukisan ataupun tulisan yang menggambarkan  karakter dari para pahlawan-pahlawan Indonesia.

     Profil-profil pahlawan yang mereka usung terpapar di poster lengkap dengan argumentasi pemilihnya. Mulai dari proklamator Soekarno-Hatta, Presiden SBY, Menteri BUMN Dahlan Iskan, hingga Walikota Surabaya Tri Rismaharini.

     Setidaknya 68 sekolah dan organisasi elemen pemuda turut memeriahkan kegiatan ini. Kegiatan yang didukung oleh MI School bekerja sama dengan Orpes, Hot Line Pendidikan dan Leo Club Surabaya di buka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota (Dispendik) Surabaya Dr. Ikhsan, S.Psi, MM.

     Dalam sambutannya Kadispendik Ikhsan menyampaikan apresiasi yang luar biasa terhadap terselenggaranya acara tersebut. "Kreatifitas para pelajar Surabaya sungguh luar biasa, ini merupakan sebuah pengembangan bakat dan minat dari para pelajar Surabaya yang mereka ekspresikan dengan menghargai jasa para pahlawan lewat kesenian dan kebudayaan". 

     Acara yang juga dimeriahkan dengan kehadiran pelawak sekaligus pemain ludruk terkenal asal Surabaya "Kartolo" menambah kemeriahan pembukaan "Ekspresi anak Indonesia 68 Tahun Indonesia Merdeka". Pada kesempatan ini, Kadispendik Ikhsan menyerahkan secara simbolik sebuah poster yang bergambar wajah mirip Kartolo hasil karya para pelajar Surabaya.

    "Ekspresi anak Indonesia 68 Tahun Indonesia Merdeka" juga dimeriahkan penampilan bakat anak-anak di bidang seni tari, paduan suara, atraksi band, orkestra, dance, dan sebagainya. (Humas Dispendik Surabaya)

 

Apresiasi Guru 2013, Wujud Penghargaan Kepada Guru Surabaya

     Kemarin (01/09), tidak kurang dari 6 ribu guru dan siswa Surabaya mengikuti kegiatan Apresiasi guru 2013 yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kota Surabaya (Dispendik) setiap tahunnya. Hal ini merupakan wujud nyata dari pemerintah kota (pemkot) Surabaya melalui Dispendik, dalam menghargai upaya para pahlawan tanda jasa yang selama ini telah berjuang keras dalam membangun dan memajukan pendidikan di kota Surabaya.

     Kegiatan ini, di awali dengan parade ratusan guru berprestasi Surabaya dari Gedung Balai Pemuda Surabaya menuju halaman Taman Surya. Tepat pukul 06.00, pawai parade guru berprestasi dimulai. Setidaknya lebih dari 500 guru berprestasi Surabaya mengikuti kegiatan ini. Guru-guru dan siswa mengenakan beraneka ragam kostum yang unik dan eksotis. Misalnya Sukaryo, guru olah raga asal SDN Kertajaya mengenakan kostum Hanoman dan ditangannya ada tulisan Aku ingin sekolah di sekolahnya manusia. Sedangkan yang lainnya ada yang menggunakan kostum para tokoh pewayangan dan kostum-kostum yang bertemakan lingkungan.

     Dengan mengusung tema Teteg, Tatag dan Tutug yang berarti yakin dan berani dalam mencapai sebuah tujuan yang diharapkan, yakni mewujudkan Surabaya sebagai barometer pendidikan nasional. Rombongan parade guru berprestasi Surabaya dengan bangga disambut langsung oleh Walikota Surabaya Tri Rismaharini beserta jajarannya di halaman Taman Surya. Lambaian tangan Tri Rismaharini menyambut kedatangan rombongan parade guru berprestasi Surabaya.

     Pada kegiatan ini, juga diwarnai dengan atraksi-atraksi menarik yang ditampilkan oleh para guru dan siswa se-Kota Surabaya. Mulai dari seni, budaya hingga olah raga. Salah satunya, para guru-guru Surabaya menampilkan seni tari Remo yang mereka tampilkan dihadapan Ibu Walikota dan para pengunjung.

     Kegiatan Apresiasi Guru Surabaya 2013, dibuka secara simbolik oleh Walikota Surabaya Tri Rismaharini beserta jajaran dengan melepas burung dan balon ke udara. Pada kesempatan ini, juga diserahkan langsung piala pemenang pelaksana Layanan Orientasi Sekolah (LOS) terbaik se Surabaya dan lomba yel-yel LOS oleh Sekkota Surabaya Ir. Hendro kepada Juara 1 pelaksana Layanan Orientasi Sekolah (LOS) diraih oleh SMA Barunawati serta Juara 1 yel-yel terbaik diraih oleh SMPN 5 Surabaya.

    Tidak hanya itu, Walikota Surabaya Tri Rismaharini juga menyerahkan penghargaan  kepada para guru berprestasi Surabaya yang selama berupaya keras mengharumkan nama Surabaya dalam bidang pendidikan di berbagai ajang perlombaan, baik di tingkat provinsi hingga internasional.

    Kepala Dispendik Surabaya Dr. Ikhsan, S.Psi MM, menerangkan bahwa kegiatan apresiasi guru ini merupakan cara mengapresiasi kerja keras guru dan murid di sekolah-sekolah Surabaya. "Selama ini para guru dan siswa telah mempersembahkan ribuan prestasi untuk Surabaya. Sebab, banyak sekali prestasi yang diraih sekolah, baik tingkat provinsi, nasional maupun internasional", terangnya. (Humas Dispendik Surabaya)

 

Additional information