Login

Situs Resmi Dinas Pendidikan Kota Surabaya

Dengan E-TLC Community Program, Guru Dapat Sharing Program Secara Video Confernce

Beberapa program yang pernah diluncurkan oleh Poetra Sampoerna Foundation (PSF) Jakarta bekerja sama dengan Dinas pendidikan Kota Surabaya yaitu program Adopt Teacher, Lesson Study, Facilitator, dan Master Teacher. Program-progran tersebut bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam meningkatkan kinerja dan pengelolaan pembelajaran yang inovatif di dalam kelas.


Sebagai tindak lanjut program tersebut di atas, PSF akan memberikan program baru dalam rangka untuk peningkatan mutu pendidikan khususnya di Kota Surabaya, dengan diluncurkannya E-TLC Community Program. Program yang berbasis internet dan video conference itu persiapan awal digelar pada Selasa dan Rabu (3-4/01), di Ruang TLC Jalan Pawiyatan Surabaya, dengan memberikan wawasan baru kepada 25 orang yang terdiri atas guru SMP, SMA, dan SMK; kepala sekolah SMP, SMA dan SMK, serta pengawas Dispendik Kota Surabaya.


Sigit Kurniawan, Instruktur PSF, memaparkan bahwa dengan program ini nantinya pengelola TLC Surabaya dapat terhubung atau sharing program dengan TLC daerah lain, yaitu TLC Karawang, TLC Pasuruan, dan TLC Lumajang secara live dengan video conference. Masing-masing TLC dapat memberikan wawasan atau memaparkan keunggulan program pendidikan masing-masing daerahnya. Dengan itu, diharapkan dapat memberikan inspirasi kepada daerah lain untuk mengadopsi atau menduplikasi program-program unggulan yang disesuaikan dengan kondisi daerah setempat, imbuhnya.


Yusuf Masruh, Kabid Ketenagaan Dispendik Kota Surabaya, dalam kata sambutannya menghimbau agar dapatnya program ini dapat disosialisasikan sampai tingkat guru-guru SD dan TK sehingga percepatan wawasan akan merata. TLC dapat mengembangkan pola-pola pembelajaran yang inovatif sehingga Surabaya sebagai barometer pendidikan dapat terwujud, tambahnya. (Humas Dispendik Surabaya)

 

 

Fasilitasi Informasi Pendaftaran PT, SMAN 8 Gelar Pameran Pendidikan

     Informasi terkait pendaftaran masuk ke sebuah perguruan tinggi (PT), akhir-akhir ini menjadi sebuah kebutuhan para pelajar terutama para siswa-siswi kelas XII yang hendak melanjutkan jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

      Melihat hal tersebut, SMAN 8  menggelar pameran pendidikan sekaligus bursa informasi terkait pendaftaran ke berbagai perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta. Acara yang berlangsung tadi pagi (04/02) dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Pendidikan Menengah dan Kejuruan Dispendik Drs. Sudarminto, M. Pd.

     Kepala SMAN 8 Dra. Ligawati menuturkan acara yang berlangsung selama dua hari tersebut diikuti sebanyak 35 PT, 27 peserta dari perguruan tinggi swasta (PTS) dan 8 perguruan tinggi negeri (PTN).

      "PTN yang mengikuti kegiatan ini yakni, ITS, UNAIR, PENS-ITS, UNESA, UINSA, AAL, serta AKPOL".

      Ligawati menambahkan tujuan terselenggaranya pemeran pendidikan ini ialah untuk memberikan informasi selengkap mungkin kepada siswa kelas XII yang hendak lulus, sekaligus siswa dapat mempersiapkan sejak awal sesuai dengan kompetensi yang dimiliki sehinga mereka memiliki kesiapan ketika hendak melanjutkan ke PT yang diinginkannya.

      Sementara itu, Sudarminto mengapresiasi acara yang terselenggara ini, karena dapat memberikan wawasan serta informasi yang selengkap-lengkapnya kepada para siswa terkait PT yang menjadi tujuan melanjutkan pendidikan tinggi.

     Sudarminto juga menghimbau kepada para siswa agar mempersiapkan diri sebaik mungkin dalam menhadapi ujian nasional (Unas) dan ujian sekolah (Usek). Dengan persiapan yang matang maka pengusaan materi pelajaran yang diujikan dapat dihadapi dengan  mental yang sebaik mungkin.

      "Apapun bentuk  ujiannya, apabila dipersiapkan secara matang akan mudah untuk dihadapi".

      Pelaksanaan ujian nasional bagi tingkat SMAN dan SMKN di surabaya rencananya akan dilaksanakan secara online. Oleh karena itu, bimbingan psikologis menjadi penting dalm hal ini, yakni mengubah dari unas manual menjadi CBT (Computer Based Test). (Humas Dispendik Surabaya)

Additional information