Login

Situs Resmi Dinas Pendidikan Kota Surabaya

BOS Online : Tertib Administrasi

      Setelah kemarin (19/08) Dinas Pendidikan Kota (Dispendik) Surabaya lakukan sosialisasi BOS online kepada penerima BOS tingkat SD negeri/swasta se-Surabaya, kini (21/08) berganti tingkat SMP negeri/swasta mendapatkan sosialisasi tersebut.

      Acara yang berlangsung di aula SMKN 6 tersebut dibuka oleh Sekretaris Dispendik Drs. Aston Tambunan, M. Si. Aston mengungkapkan, salah satu tujuan diadakannya kegiatan sosialisasi ini merupakan amanah dari Permendikbud No. 101 Tahun 2013 tentang petunjuk teknis penggunaan dan pertanggungjawaban keuangan dana BOS tahun anggaran 2014.

       Selain itu, melalui BOS online ini merupakan upaya perwujudan tertib administrasi dalam rangka mewujudkan pengelolaan keuangan sekolah yang dapat dipertanggungjawabkan penggunaannya. 

       Salah satu syarat lembaga/sekolah swasta penerima BOS yakni izin operasional sekolahnya masih berlaku. Jika sudah tidak berlaku maka sekolah tersebut dilarang menggunakan dana tersebut dan harus mengembalikan ke kas daerah.

      Apabila, izin operasionalnya tidak berlaku lagi, segera untuk melakukan pengurusan ke Dispendik. "Kami akan sepenuhnya membantu pengurusan izin operasional sekolah, izin operasional yang telah terdaftar sama halnya dengan sudah diproses".

      Aston menambahkan sekolah yang izin operasionalnya telah terblokir, pengurusannya sperti mengurus izin sekolah baru. "Kami akan perlakukan sama seperti mereka  mengurus izin sekolah baru", tandasnya. 

     Retnowati, Kasubag Umum dan Kepegawaian menambahkan semua sekolah SD/SLB negeri dan SMP/SMPLB/SMPT negeri wajib menerima BOS, sedangkan sekolah swasta yang menolak BOS harus melalui persetujuan orang tua peserta didik melalui komite sekolah. "Semua sudah diatur dalam Permendikbud No. 101 tahun 2013". 

      Prioritas utama penggunaan BOS yakni untuk kegiatan operasional sekolah. Sementara itu, Jumali salah satu tim teknis BOS online yang turut hadir dalam acara sosialisasi ini menjelaskan pelaporan penggunaan BOS saat ini via online. Sekolah dapat mengakes melalui bos.kemdikbud.go.id/lapor.bos.kemdikbud.go.id. Dalam pelaporan ini sekolah cukup memasukkan kode registrasi yang telah diberikan serta NPSN, selanjutnya sekolah siap untuk dapat memasukkan laporan BOSnya kedalam sistem ini. (Humas Dispendik Surabaya)

Diklat Pim IV NTT Kunjungi Dispendik

    Berbagai pengembangan inovasi dalam dunia pendidikan di Surabaya, menarik perhatian banyak pihak untuk lebih dalam mengkaji dan mendalaminya terutama pada pengembangan program berbasis online yang telah berhasil dikembangkan oleh Dinas Pendidikan Kota (Dispendik) Surabaya.

     Tadi siang (20/08), Dispendik menerima kunjungan rombongan dari peserta Diklat. Pim IV NTT. Rombongan sebanyak 25 orang dari Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) diterima langsung oleh Sekretaris Dispendik Surabaya Drs. Aston Tambunan, M. Si.

     Nganga Markus, salah satu  peserta Diklat. Pim IV NTT mengutarakan, bahwa salah satu locus dalam kegiatan benchmarking ini ialah untuk mengkaji lebih dalam tentang program try out online.

     Tidak hanya try out online pun, rapor online menjadi daya tarik tersendiri bagi para peserta rombongan. Pada kesempatan ini, Aston mengungkapkan bahwa pengembangan program pendidikan melalui rapor dan try out online merupakan salah satu upaya dalam mempermudah akses masyarakat yang membutuhkan informasi tentang hasil belajar siswa. "Semua didasari atas komitmen bersama dalam memajukan pendidikan di surabaya".

      Di sisi yang lain, Chrisma staff dispendik, menerangkan bahwa awal mula terbentuknya rapor online ini berdasarkan data yang terhimpun dalam profil sekolah. Melalui profil sekolah ini masyarakat dapat mengetahui tentang informasi keadaan sekolah. Mulai dari prasarananya hingga pada prestasi sekolah tersebut.

      Tidak hanya itu, dispendik juga telah mengembangkan sepuluh program pendidikan yang baru di Surabaya diantaranya,  pengembangan sistem online tersebut diantaranya, Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Sekolah (SIPKS), seleksi kepala sekolah,  seleksi kepala sekolah, jurnal online, surabaya belajar, multimedia pembelajaran, PPDB online, media centre, dan klinik kurikulum 2013.  (Humas Dispendik Surabaya)

Additional information