Login

Situs Resmi Dinas Pendidikan Kota Surabaya

Puluhan Siswa SMA, Ikuti Pelatihan Lifeskill Tahap Dua

     Sebagai upaya memberikan bekal kecakapan hidup (life skill) kepada para siswa agar kelak dapat dijadikan sebuah pengalaman dalam meraih masa depan yang lebih baik.

     Tadi siang bertempat di lantai 3 gedung Hi-tech Mall Surabaya, Dinas Pendidikan Kota (Dispendik) Surabaya selenggarakan pelatihan pendidikan kecakapan hidup (life skill) selama kurang lebih satu minggu kepada para siswa SMA.

    Pada kesempatan ini, para siswa dilatih oleh para instruktur yang telag berpengalaman di bidangnya tentang teknik pembuatan jaringan internet lewat sistem operasi Linux, pelatihan perakitan telepon selular berbabis android, serta pelatihan perakitan perangkat note book.

     Kasi Kesiswaan Dikmenjur M. Aires Hilmi menuturkan, bahwa kegiatan ini merupakan program lanjutan pemberian pendidikan (life skill) kepada siswa SMA Surabaya. Jika pada program sebelumnya para siswa hanya diberikan pengetahuan dasarnya, saat ini mereka mempraktekkan langsung apa yang telah mereka dapat selama ini.

     Novi, salah satu siswa dari SMAN 8 yang turut serta dalam pendidikan (life skill) ini menuturkan, bahwa Jika di sekolah ia tidak mendapatkan pengetahuan bagaimana caranya merakit note book, melalui pendidikan  (life skill) ini ia dapat mengetahui bagaimana langkah-langkah merakit  note book dengan dibimbing para instruktur yang telah berpengalaman. " Ini merupakan sebuah pengalaman baru bagi saya", ungkapnya.

     Pelatihan  pendidikan  (life skill) yang diadakan di Hi-tech Mall ini diikuti tidak kurang dari 80 peserta. Mereka berasal dari SMAN 7, SMAN 15, SMA Bina Taruna, SMAN 8, SMAN 20, SMAN 6, dan SMA Wachid Hasyim 1. (Humas Dispendik Surabaya)

500 Siswa Ikuti Seleksi Paskibraka Tingkat Kota

     Tadi pagi, bertempat di Halaman Taman Surya Surabaya. Dinas Pendidikan Kota (Dispendik) adakan seleksi calon anggota pasukan pengibar bendera pusaka (paskibraka) tingkat kota.

     Seleksi calon anggota paskibraka tersebut diikuti tidak kurang oleh 500-an pelajar SMA Sederajat se-Kota Surabaya. Kasi Kesenian dan Olah Raga Dameris Padmiasih menerangkan, pada seleksi ini melibatkan para juri yang berasal dari Kogartap III Surabaya, Bakesbangpol Linmas, Dokter daari Dinkes, Purna Paskibraka Indonesia (PPI), serta dari Polrestabes Surabaya.

    Pembukaan kegiatan seleksi calon anggota paskibraka dilakukan oleh Kabid. PLS dan O.R Drs. Dakah Wahyudi. Dalam sambutannya, Dakah mengungkapkan bahwa dari 500 pelajar yang turut seleksi ini, akan di saring sebanyak 112 pelajar putra dan putri.

     Dari 112 pelajar tersebut, akan dikirim sebanyak dua orang (pa/pi) untuk mewakili Surabaya dalam seleksi paskibraka tingkat provinsi. Sedangkan 100 pelajar lainnya menjadi paskibraka tingkat kota dan 10 cadangan.

    Dalam seleksi ini, para siswa tidak hanya dari kerapihan dalam menerapkan peraturan baris-berbaris (PBB) tetapi juga meraka diperaksi kondisi tubuhnya oleh tim dokter dari Dinkes.

    Para dokter dari Dinkes tampak melihat satu-persatu kondisi fisik peserta calon anggota paskibraka dengan seksama. Hal tersebut bertujuan agar para anggota paskibraka nantinya, memiliki fisik yang prima serta  siap menghadapi berbagai macam tantangan. (Humas Dispendik Surabaya)

Additional information