Login

Situs Resmi Dinas Pendidikan Kota Surabaya

Tiga SMP Wakili Surabaya ke Busan

     Raut wajah Rengganis Ayuni Ngastiti dan Maullatul Hajar tampak ceria ketika akan berangkat ke Busan, Korea Selatan guna mengikuti pertukaran budaya bersama teman-temannya dari sekolah lain. Kedua siswi SMPN 43 tersebut akan berangkat ke Busan dalam acara "Global Gathering" bersama para siswa dari SMPN 12 dan SMPN 4.

    "Rencananya kami akan membawakan Tari Remo dan Bang-Bang Wentar, dalam malam pertunjukkan Global Gathering", tutur Rengganis. Program pertukaran pelajar ini meruapakan salah satu program sister city yang telah lama digagas oleh pemerintah kota Surabaya dengan pemerintah kota Busan.

      Kepala SMPN 43 Kelik menuturkan, para siswa akan mengikuti kegiatan Global Gathering mulai tanggal 16- 20 Oktober 2014. "Mereka nantinya sebagai duta budaya Surabaya disana", tutur Kelik ketika melepas keberangkatan kedua siswa tersebut.

      Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dra. Eko Prasetyoningsih, M. Pd  mengapresiasi para siswa  sebagai duta budaya surabaya dalam kegiatan Global Gathering, Busan. Eko mengungkapkan prestasi siswa surabaya tidak hanya dalam bidang akademik saja, melainkan non akademik justru menjadi salah satu acauan dalam pengembangan program peningkatan mutu dan kualitas siswa surabaya. (Humas Dispendik Surabaya)

Dispendik Lakukan Verifikasi Nominasi UN 2015 SMK

     Kemarin (15/10), bertempat di ruang aula SMKN 2, Dinas Pendidikan Kota (Dispendik) Surabaya lakukan verifikasi nominasi calon peserta ujian nasional 2015. Sebanyak 102 SMA dan SMK turut mengikuti kegiatan verifikasi ini.

     Kepala Bidang Pendidikan Menengah dan Kejuruan Drs. Sudarminto, M. Pd menjelaskan dalam kegiatan verifikasi nominasi calon peserta ujian nasional SMK ada beberapa hal yang harus dilakukan para pengawas ketika melakukan verifikasi berkas nominasi calon peserta UN.

      Para pengawas diharapkan melakukan pengecekan secara benar dan teliti tentang kesesuaian nilai siswa dalam buku induk dan rapor, jumlah peserta tiap sekolah, buku mutasi dan persyaratan mutasi, rekapitulasi calon peserta dengan jumlah siswa di sekolah yang bersangkutan, serta kesesuaian dengan ijazah SMP.

      Sudarminto menambahkan, para pengawas juga harus melakukan pengecekan ijin operasional sekolah yang masih berlaku. "Bagi SMK swasta diharapkan membawa keaslian dokumen yang diperlukan".

      "Kegiatan ini merupakan sebuah upaya dalam menyiapkan administrasi pelakasnaan UN 2015 agar berjalan dengan aman, tertib dan lancar", tutur Bambang Soegijanto Koordinator Pengawas Dikmen. (Humas Dispendik Surabaya)

Additional information