Login

Situs Resmi Dinas Pendidikan Kota Surabaya

Surabaya Tuan Rumah Jambore UKS Jatim 2014

     Susana SMKN 5 sore kemarin (17/10) tidak tampak seperti biasanya, mulai dari lapangan hingga ruang aula gedung SMKN dipenuhi sekitar 500 peserta yang terdiri dari perwakilan KKR (Kader Kesehatan Remaja) SMP/MTs/SMA/Ma dan tim pembina TP UKS se-Jawa Timur. Mereka mengkuti acara pembukaan Jambore UKS Tingkat Provinsi Jawa Timur yang akan berlangsung selama beberapa hari di surabaya.

     Pembukaan diawali dengan penampilan musik angklung yang dibawakan oleh anak-anak dari Yayasan Pendidikan Anak-Anak Buta (YPAB) Keputih Sukolilo. Lagu "My Heart" yang mereka bawakan berhasil memukau tamu undangan yang hadir dalam acara pembukaan ini.

    Dengan mengusung tema "Sehat dimulai Dari Saya", Kegiatan Jambore UKS Provinsi Jawa Timur 2014 dibuka secara resmi oleh Asisten Kesejaheteraan Masyarakat Provinsi Jawa Timur Asyhar. Dalam sambutannya Asyhar mengungkapkan, Jambore UKS ini merupakan kegiatan yang bertujuan meningkatkan pelayanan kesehatan di masing-masing sekolah, guna meningkatkan kualitas pendidikan bagi anak didik, sekaligus sebagai upaya membudayakan pola hidup sehat yang dimulai dari anak didik dan nantinya berkembang kepada masyarakat.

     Sementara itu, mewakili Walikota Surabaya Drs. Eko Haryanto, MM Asisten Kesejahteraan Rakyat Pemkot mengungkapkan pihak berterima kasih dapat dipercaya sebagai tuan tumah pelaksanaan d Jambore UKS Jatim 2014.  "Para nanti malam, kemarin (17/10) akan mendapat jamuan makan malam oleh Walikota Surabaya di Halaman Tamn Surya, sekaligus menikmati pemandangan malam kota Surabaya", tuturnya.

     Damaris Padmiasih, Kasi Kesenian dan Olahraga Dispendik menerangkan dalam pembukaan Jambore UKS Jatim 2014 juga menampilkan beraneka ragam stan yang sebagian memamerkan hasil-hasil dari UKS serta pertunjukkan musik band yang diabwakan oleh para siswa. (Humas Dispendik Surabaya)

     

Pelatihan Kurikulum 2013 : Bukan Ajang Contek, Namun Bersama Berbagi Pengetahuan

     Pelatihan dan pendampingan yang diberikan kepada para guru, khususnya dalam memahami dan mendalami kurikulum 2013 merupakan sebuah ajang untuk bertukar pengalaman dan keilmuan yang berorientasi kepada keberhasilan guru dalam mengimplementasikan kurikulum 2013 di lapangan.

     Saling bertukar wawasan dan pengalaman dalam pelatihan merupakan hal yang wajar, karena di dalam pelatihan ini guru-guru belajar memaknai hakikat dari kurikulum 2013 yang tengah berjalan.

     Jumat (17/10), Kepala Bidang Dikmenjur Dispendik Surabaya Drs. Sudarminto, M. Pd meninjau langsung pelatihan dan pendampingan kurikulum 2013 yang tengah berlangsung di SMAN 16. Pelatihan tersebut merupakan kerjasama antara P4TK Kemdikbud dengan Dispendik Surabaya dalam menuntaskan para guru yang belum mendapatkan pelatihan kurikulum 2013.

     Dalam kesempatan ini, Sudarminto mengungkapkan bahwa  para guru dapat saling berbagi wawaasan dan keilmuan, baik dengan teman sebaya ataupun dengan para instrukutur untuk bersama-sama mensukseskan jalannya kurikulum 2013 di Surabaya. "Pelatihan bukan sebagai ajang mencontek, namun saling berbagi pengalaman", tuturnya.

     Mantan kepala SMAN 16 tersebut, menambahkan bahwa saat ini Dispendik Surabaya telah memfasilitasi para guru yang belum mengerti tentang kurikulum 2013 dengan klinik kurikulum 2013 serta akan membuka ruang konsultasi bagi para guru yang benar-benar belum paham tentang kurikulum 2013. "Manfaatkan sarana yang ada dalam memahami kurikulum 2013, karena saat ini surabaya telah menjadi barometer pendidikan nasional".

     Sementara itu, Avin salang seorang instruktur nasional (IN) pada mata pelajaran (mapel)  Biologi menuturkan sebelum para guru membuat sebuah RPP yang jadwalnya berlangsung hari ini, (18/10) mereka terlebih dahulu harus paham tentang elemen-elemen dan operasional kurikulum 2013. Dalam pemahaman ini mereka saling bertukar pendapat, baik dengan IN ataupun teman sebayanya. Nah, dari sinilah mereka akan belajar dalam pembuatan RPP.

     Senada dengan Alvin, Mukhlis Khoriyah, S. Pd salah seorang IN dari Jombang mengungkapkan para guru disini dilatih untuk dapat paham dan mengerti tentang apa sejatinya kurikulum 2013. Mereka belajar mulai dari rasional dan elemen perubahan kurikulum, SKL, KI, dan KD dan strategi impelemntasi kurikulum 2013, pendekatan, model-model dan penilaian pembelejaran pada kurikulum 2013, analisis buku guru dan siswa, penerapan pendekatan saintifik, perencangan penilaian pembelajaran, pelaporan hasil penilaian pembelajaran dalam rapor, analisis video pembelajara, nah baru penyusunan RPP. (Humas Dispendik Surabaya)

Additional information