Login

Situs Resmi Dinas Pendidikan Kota Surabaya

Diklat Pim III Palembang Kunjungi Dispendik

     

      Tadi pagi (12/08) sebanyak sembilan orang peserta Diklat Kepemimpinan (diklat pim) III Palembang kunjungi kantor Dinas Pendidikan Kota (Dispendik) Surabaya Jalan Jagir Wonokromo 354-356 Surabaya. Kedatangan rombongan peserta diklatpim III tersebut bertujuan untuk melakukan pencarian dan pengumpulan data berdasarkan unggulan dan prestasi SKPD.

      Salah satu unggulan program Dispendik Surabaya yakni rapor online. Rombongan peserta diklat pim III Palembang diterima oleh Sekretaris Dispendik Surabaya Drs. Aston Tambunan, M. Si didampingi Kasubag Umum dan Kepegawaian Retnowati, S. Sos,

       Tidak hanya rapor online, try out online pun menjadi daya tarik tersendiri bagi para peserta rombongan. Pada kesempatan ini, Aston mengungkapkan bahwa pengembangan program pendidikan melalui rapor dan try out online merupakan salah satu upaya dalam mempermudah akses masyarakat yang membutuhkan informasi tentang hasil belajar siswa dan kemudahan dalam mempelajari soal-soal try out.

        Staff IT Dispendik Galuh Trianto Wibisono,S.Kom menerangkan bahwa awal mula terbentuknya rapor online ini berdasarkan data yang terhimpun dalam profil sekolah. Melalui profil sekolah ini masyarakat dapat mengetahui tentang informasi keadaan sekolah. Mulai dari prasarananya hingga pada prestasi sekolah tersebut.

        Tidak hanya itu, dispendik juga telah mengembangkan sepuluh program pendidikan yang baru di Surabaya diantaranya,  pengembangan sistem online tersebut diantaranya, Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Sekolah (SIPKS), seleksi kepala sekolah,  seleksi kepala sekolah, jurnal online, surabaya belajar, multimedia pembelajaran, PPDB online, media centre, dan klinik kurikulum 2013.  (Humas Dispendik Surabaya)

Hari Ini, UKD Calistung Dimulai

     Sebanyak 42.844 peserta, hari ini (13/08) mengikuti uji kompetensi dasar (UKD) membaca, menulis, dan berhitung (Calistung) yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kota (Dispendik) Surabaya. UKD Calistung  berlangsung selama dua hari, 13-14 Agustus.

      Kegiatan ini juga  diikuti oleh 850 lembaga dan 5.044 pengawas ruang ujian. Kepala Bidang Pendidiikan Dasar Dra. Eko Prasetyoningsih, M. Pd yang meninjau langsung pelaksanaan UKD Calistung di wilayah surabaya barat tepatnya di SDN Manukan Kulon I dan II menuturkan bahwa pelaksanaan UKD Calistung berjalan tertib dan lancar.

      Seusai dengan tata tertib UKD Calistung, para peserta tidak diperkenankan membawa alat komunikasi, kalkulator, tas, buku, dan catatan dalam bentuk apapun ke dalam ruang ujian. Seperti yang terlihat di SDN Manukan Kulon I, para siswa meletakkan tas sekolahnya di luar ruang ujian pada tempat yang telah disediakan oleh panitia.

      Eko menambahkan, UKD Calistung ini merupakan program pembinaan peningkatan mutu pendidikan secara menyeluruh mulai perencanaan, pelaksanaan, evaluasi prgram pembelajaran, sehingga bagi sekolah-sekolah yang perolehannya rendah akan dilakukan pembinaan dan pelatihan.

      UKD Calistung juga berfungsi sebagai pemetaan kompentensi dasar di sekolah-sekolah Surabaya. "Dengan begitu peningkatan mutu serta kualitas pendidikan di semua lini akan merata".

      Tidak hanya itu, UKD Calistung ini juga dapat menanamkan nilai-nilai kejujuran kepada anak sejak dini. Handika Cahya, salah satu pesertadi SDN Manukan Kulon I begitu semangat mengitu UKD Calistung. Siswa yang memiliki tubuh besar tersebut mengaku akan berupaya semaksimal mungkin mengerjakan soal-soal yang diberikan oleh para pengawas. "Aku yakin bisa", tuturnya dengan semangat kepada Eko Prasetyoningsih. (Humas Dispendik Surabaya)

Additional information