Login

Situs Resmi Dinas Pendidikan Kota Surabaya

Bahas Wajar 12 Tahun, DPRD Kota Purworejo Kunjungi Dispendik

     Penerapan program wajib belajar (wajar) 12 tahun yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Menjadi salah satu daya tarik tersendiri bagi kota Purworejo untuk belajar lebih dalam tentang aturan, dasar hukum, serta pelaksanaan wajar 12 tahun di Surabaya.

     Tadi siang, bertempat di aula atas kantor Dinas Pendidikan Kota (Dispendik) Surabaya. Dispendik menerima kunjungan Komisi D DPRD Kota Purworejo. Kunjungan rombongan diterima oleh Koordinator Pengawas Dikmenju Drs. Bambang Soegijanto, MBA. MM bersama staf Dispendik lainnya.

    Ketua Komisi D DPRD Kota Purworejo Zusron mengemukakan, dijadikan Surabaya sebagai tempat kunjungan kerja, karena selama ini Surabaya telah berhasil menerapkan wajar 12 tahun, untuk itu pihaknya ingin juga mengembangkan hal tersebut di Purworejo. "Rencananya program tersebut akan kami masukkan ke dalam RPJMD Purworejo."

    Sementara itu, Bambang Soegijanto menerangkan bahwa selain pendidikan wajar 12 tahun, siswa Surabaya juga mendapat bantuan operasional pendidikan daerah (BOPDA) selain dari BOSNAS.

    "Besarannya untuk siswa SD 29.000/siswa/bulan, untuk siswa SMP 70.500/siswa/bulan, dan untuk siswa SMA/K 152.000/siswa/bulan". Tandas Bambang dihadapan anggota Komisi D DPRD Kota Purworejo. (Humas Dispendik Surabaya)

Dispendik Gelar Diklat UKS

     Dalam rangka pembinaan dan pelatihan kader UKS jenjang TK hingga SMA se-kota Surabaya. Dinas Pendidikan Kota (Dispendik) Surabaya mengadakan diklat unit kegiatan sekolah (UKS) selama beberapa hari.

     Untuk diklat bagi jenjang siswa SD dimulai pada hari ini (05/03) hingga tanggal 6 Maret, jenjang siswa SMP pada 11-12 Maret, dan jenjang siswa SMA pada 18-19 Maret. Sedangkan diklat UKS bagi guru SMA berlangsung pada 20-21 Maret, ungkap Damaris Padmiasih Kasi Kesenian dan Olah Raga Dispendik Surabaya.

     Salah satu tujuan diadakannya diklat UKS tersebut bertujuan melaksanan TRIAS UKS. TRIAS UKS yakni, melaksanakan pendidikan kesehatan di sekolah, menyelenggarakan pelayanan kesehatan di sekolah serta menciptakan lingkungan kehidupan sekolah yang sehat.

     Pada kegiatan ini, para siswa diajarkan bagaimana hidup sehat, baik di lingkungan keluarga, sekolah sampai di lingkungan masyarkat. Salah satunya, seperti pada gambar di atas, para siswa diajarkan cara menggosok gigi yang baik dan benar.

     Selain itu, para siswa juga diajak untuk sadar akan perilaku hidup sehat baik di lingkungan keluarga, sekolah maupun masyarakat. Oleh karena itu, tugas dari pada kader UKS ini nanti, yakni mampu memberikan contoh dan pemahaman tentang perilaku hidup sehat kepada  teman sebayanya maupun di lingkungan sekitar. (Humas Dispendik Surabaya)

Additional information