Login

Situs Resmi Dinas Pendidikan Kota Surabaya

Bagi Pin dan Beri Maasukan Program, Warnai Raker KS Hari Terkakhir

     Kemarin (18/09) Dinas Pendidikan Kota (Dispendik) Surabaya gelar hari terakhir rapat kerja kepala sekolah 2014. Kegiatan tersebut diikuti oleh para kepala SMA/SMK negeri baik negeri maupun swasta se-Surabaya yang berlangsung di gedung Convention Hall Surabaya.

     Tidak hanya membahas topik budaya literasi, peningkatan mutu dan kualitas tenaga pendidik dan kependidikan dan kurikulum 2013, tetapi dalam raker KS tersebut juga dilakukan pembagian kepada para siswa, guru BK dan wakasek kesiswaan yang mengikuti kegiatan konselor sebaya beberapa pekan lalu.

     Kepala Dispendik Surabaya Dr. Ikhsan, S. Psi, MM menjelaskan pin ini merupakan penghargaan kepada para siswa, guru BK, serta wakasek kesiswaan yang telah berpartisipasi aktif dalam mensukseskan konselor sebaya yang nantinya menjadi ekstrakurikuler konselor sebaya. "Jumlah pin telah disesuaikan dengan peserta yang hadir dalam kegiatan konselor sebaya, jadi yang memiliki pin ini jumlahnya terbatas".

     Pin tersebut terbagi menjadi tiga jenis, yakni pin untuk para siswa yang mengikuti kegiatan konselor sebaya yang diberi nama pelajar penggerak perubahan, pin untuk pembina (guru BK dan wakasek kesiswaan) dan pin untuk para fasilitator yang memberikan materi pada waktu kegiatan konselor sebaya lalu.

     Diharapkan penyematan pin dilakukan tiap-tiap sekolah pada waktu upacara bendera di sekolah masing-masing. Dengan demikian merupakan tanda bahwa sekolah telah dapat menerapkan ekstra konselor sebaya. (Humas Dispendik Surabaya)

Rapat Pleno, Beri Masukan Pengembangan Pendidikan Ke Depan

     Kemarin (17/09), Ratusan Kepala SMP baik negeri maupun swasta gelar rapat pleno setelah mereka mengikuti penjelasan materi terkait Surabaya sebagai kota literasi, profesionalisme pendidik dan tenaga kependidikan dan implementasi kurikulum 2013.

     Kepala Dinas Pendidikan Kota (Dispendik) Surabaya Dr. Ikhsan, S. Psi, MM menjelaskan melalui rapat pleno yang diigelar pada waktu rapat kerja kepala sekolah diharapkan dapat memberikan masukan secara komprehensif dalam rangka menjadikan pendidikan surabaya lebih baik.

     Rapat pleno yang terbagi menjadi tiga kelompok tersebut berjalan dengan lancar, setiap kelompok memberikan masukan kepada dispendik tentang tema-tema yang menjadi isue terkini.

    Seperti pada komisi II yang membahas tentang kurikulum 2013, para kepala SMP yang tergabung dalam komisi II tersebut mengusulkan agar Dispendik lebih sering lagi mengadakan pelatihan kurikulum 2013 kepada para guru dengan harapan pelaksanaan pembelajaran sesuai dengan standar nasional pendidikan (scientific approach).

     Ikhsan menambahkan, bahwa saat ini Dispendik tengah berupaya menuntastakan pelatihan dan pendampingan kurikulum 2013 kepada guru yang belum mendapatkan. Hal tersebut bertujuan agar implementasi kurikulum 2013 dapat mudah dipahami dan dipelajari oleh guru ketikan menerapkannya kepada siswa.

      Semntara itu, terkait budaya literasi komisi III berpendapat untuk meningkatkan budaya tulis dan membaca siswa yang masih rendah, perlu digalakkan berbagai macam lomba seperti lomba  tantangan membaca dan menambah tanaga pustakawan di setiap sekolah. (Humas Dispendik Surabaya)

Additional information