Login

Situs Resmi Dinas Pendidikan Kota Surabaya

Dispendik Gelar Penandatanganan Pakta Integritas UN dan Penyerahan Hadiah Juara Lomba Try Out Online Akbar

Hari ini, (08/04), bertempat di gedung aula SMKN 6 Dinas Pendidikan Kota (Dispendik) Surabaya selenggarakan penandatanganan pakta integritas Ujian Nasional (UN) tingkat SMA, SMK, dan sederajat 2015 dan penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba try out online akbar yang diselenggarakan beberapa hari lalu.

 

Kepala Dispendik Surabaya Dr. Ikhsan, S. Psi, MM menyampaikan bahwa dalam mensukseskan penyelenggaraan UN 2015  di Surabaya dibutuhkan dukungan dari semua pihak, pihak kepolisian tetap dilibatkan dalam mengawal naskah dan dokumen lainnya milik negara.

 

Distribusi soal mulai dilakukan Kamis esok (09/04). Tim Dispendik mulai mengambil naskah dan lembar LJUN di percetakan, kemudian naskah tersebut langsung di bawa ke Polrestabes Surabaya untuk disimpan.

 

“Mereka berangkat sejak subuh agar dapat nomer antrian pertama”.

 

Pengecekan naskah UN kali ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, jika tahun lalu naskah dan LJUN disimpan dahulu kemudian hari berikutnya baru mulai dilakukan pengecekan maka pada tahun ini pengecekan dilakukan langsung setelah naskah UN tiba, sehingga bila ada kekurangan taupun kerusakan naskah dapat langsung dikembalikan ke percetakan karena penyerahan paling lambat penyerahan naskah dan LJUN yang rusak, paling lambat hari Jumat (10//04). Ikhsan menambahkan sub rayon dan para kepala sekolah dapat mengambil naskah tersebut hari Sabtu (11/04) yang kemudian disimpan di polsek-polsek.

 

Terkait UN CBT, mantan Kepala Bapemas Kota Surabaya tersebut mengungkapkan bahwa UN CBT tidak sepenuhnya online. Mekanismenya, setiap pagi para progtor yang telah dilatih mendownload soal dari Kemdikbud kemudian dimasukkan kedalam server sekolah dari server sekolah dimasukkan ke server komputer menggunakan jaringan kabel. Sistem online kembali digunakan ketika upload jawaban soal.

 

Sementara itu Kasat Binmas Polrestabes Surabaya AKBP Eryek Kusmayadi berharap agar pelaksanaan UN di Surabaya berjalan dengan tertib dan lancar tanpa adanya gangguan baik gangguan dari luar maupun internal sendiri, seperti kebocoran soal yang kerap melibatkan orang dalam sendiri.

 

Pada kesempatan ini juga diserahkan hadiah kepada para juara try out akbar 2015. Untuk jenjang SMA juara I diraih oleh  Ni Putu Shartyanie dari SMAN 5 dan jenjang SMK juara 1 diraih oleh Nurul Cholifah   dari SMK Farmasi Sekesal. (Humas Dispendik Surabaya)

Perwosi Surabaya Gelar Pertandingan Voli Antar Kecamatan

Dalam rangka memperingati HUT Kota Surabaya ke-722, Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) Surabaya gelar pertandingan bola voli antar ranting kecamatan. Pembukaan lomba bola voli dibuka secara resmi oleh Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Jatim , Dra. Hj. Ummu Fatma Saifullah Yusuf.


Dalam sambutannya, Fatma memberi apresiasi kepada Perwosi Surabayakarena Perwosi Surabaya memiliki keinginan yang kuat dan bergerak cepat untuk memajukan olahraga wanita, khususnya di Kota Surabaya.


“Saya salut dengan Perwosi Surabaya, terutama ketuanya, Ibu Khusnul Ismiati Hendro Gunawan yang baru dilantik akhir tahun 2014 kemarin. Semangatnya untuk memajukan olahraga wanita sungguh luar biasa, baru dilantik tapi sudah langsung menyelenggarakan pertandingan voli antar kecamatan. Ibaratnya, rohnya Perwosi sudah masuk kepada beliau”.


Demikian yang disampaikan Fatma Saifullah saat membuka Pertandingan Bola Voli Antar Ranting Kecamatan Perwosi se-Kota Surabaya dalam rangka menyambut HUT Sby ke-722 di halaman Kantor Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Jl. Jagir Surabaya, Rabu (08/04).


Fatma Saifullah mengatakan, Perwosi Surabaya telah membuat permulaan yang baik dengan menyelenggarakan pertandingan bola voli antar kecamatan. “Ini awal yang bagus, Perwosi Surabaya peduli dan cerdas membaca keinginan para atlet dan pecinta bola voli. Saya harap semangat menggelorakan olahraga wanita ini terus berlanjut di event lain” katanya.


Menurutnya, Surabaya adalah gudangnya atlet. Hal ini dibuktikan dengan prestasi-prestasi di bidang olahraga yang telah diukir para atlet asal Surabaya. Fatma Saifullah mencontohkan, pada 2013 yang lalu, Perwosi Jatim menyelenggarakan pertandingan bola voli putri usia 11-15 tahun se-Jatim yang dimenangkan oleh Kota Surabaya.


“Pada 2014 kami juga menyelenggarakan pertandingan tenis meja putri usia 35 tahun keatas yang juga dimenangkan oleh Kota Surabaya. Kedepan, saya harap Perwosi Surabaya juga mengadakan kegiatan olahraga lainnya, seperti tenis, bulutangkis, dan lainnya. Dengan begitu, akan muncul bibit-bibit potensial atlet masa depan Indonesia dari Surabaya” pesannya.


Selain itu, Fatma Saifullah juga memuji Perwosi Surabaya karena telah menggunakan jasa wasit-wasit putri lulusan pelatihan wasit tingkat provinsi yang diadakan Pengprov Perwosi Jatim.


“Kami berterima kasih karena Perwosi Surabaya menggunakan jasa mereka, jadi mereka ilmunya bisa diterapkan dan diimplementasikan. Semakin sering mereka ditampilkan, mereka akan makin percaya diri, terampil dan bukan tidak mungkin kedepan bisa menjadi wasit putri di ajang olahrgaa putri di tingkat nasional” katanya.


Kepada para peserta, Fatma Saifullah berpesan bahwa tujuan pertandingan ini bukan hanya sebagai ajang kompetisi untuk mencari juara, tetapi lebih dari itu, untuk mengedepankan persahabatan dan menjalin tali silaturahmi antara pengurus ranting Perwosi di tingkat kecamatan.


“Jadi ini sebagai ajang silaturahmi sekaligus mengasah bakat bermain voli. Selamat bertanding secara sehat, jujur, dan sportif. Sekali lagi, saya senang dengan semangat Perwosi Surabaya. Semoga Perwosi Surabaya bisa terus bersinergi dengan Perwosi Jatim untuk memajukan olahraga wanita” pungkasnya.


Ketua Perwosi Surabaya, Ibu Khusnul Ismiati Hendro Gunawan, SH. mengatakan, kegiatan  ini sebagai penyemangat bagi wanita Surabaya untuk membangkitkan Perwosi Surabaya. “Kami akan membangkitkan semangat olahraga wanita di Surabaya, kami optimis Perwosi Surabaya makin jaya” ujarnya.


Pertandingan bola voli tersebut diikuti sebanyak 200 peserta dari 19 kecamatan se-Kota Surabaya. Hadir pada kesempatan itu,  Sekda Kota surabaya, Hendro gunawan, Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Dr. Ikhsan, S,Psi MM, serta Kadispora Surabaya, Afgani. (Humas Dispendik Surabaya)

Additional information