Login

Situs Resmi Dinas Pendidikan Kota Surabaya

Siapkan Kisi-Kisi Soal Usek, Dispendik Latih Materi Pengayaan Guru Kelas 6

     Menyambut pelaksanaan ujian sekolah (Usek) yang beberapa bulan lagi akan berlangsung, Dinas Pendidikan Kota (Dispendik) Surabaya terus berupaya menyiapkan berbagai persiapan, salah satunya yakni melatih para guru untuk membuat kisi-kisi soal.

     Selama kurang lebih empat hari yakni 17-20 Pebruari, Dispendik melatih pembuatan kisi-kisi soal kepada para guru kelas 6. Pembukaan kegiatan tersebut berlangsung tadi (17/02) di gedung aula SMPN 13 Surabaya.

     Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dra. Eko Prastyoningsih, M. Pd menjelaskan pelatihan pembuatan kisi-kisi soal melalui materi pengayaan yakni meliputi mata pelajaran matematika, bahasa indoensia, dan IPA. 

      "Ketiga mapel tersebut, nantinya yang akan diujikan dalam usek".

      Tahap pembuatan tes prestasi belajar meliputi, pembuatan kisi-kisi, pembuatan soal, telaah soal, perakitan, uji coba, analisa soal, dan bank soal. Syarat kisi-kisi yang baik diantaranya, mewakili isi kurikulum yang diujikan, komponen-komponenya rinci, jelas dan mudah dipahami, soal-soal dapat dibuat dengan indikator dan bentuk soal yang telah ditetapkan. Sedangkan pemilihan materi dalam penyusunan kisi-kisi harus memperhatikan faktor urgenitas, relevansi, kontinuitas, dan konstektual.

      Eko menambahkan, unas tidak mempengaruhi hasil kelulusan. 100 persen kelulusan ditentukan melalui usek. Unas sebagai pemetaan kompetensi peserta didik serta dipergunakan untuk seleksi ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

      Melalui ujian sekolah yang merupakan hasil evaluasi ujian nasional diharapkan membuat siswa menjadi nyaman dan suasana belajar menjadi tenang. 

       Siti M. Amin salah seorang narasumber mapel matematika, menyampaikan bahwa dalam pembuatan kisi-kisi soal dan jawaban diharapkan para guru jangan sampai salah konsep. Oleh karena itu, melalui pelatihan pengayaan ini para guru nantinya harus mampu memberikan dasar-dasar matematika yang kuat kepada siswa.

       "Siswa adalah peserta aktif dalam konstruksi pengetahuan matematisnya sendiri".

        Sementara itu, Kasi Kurikulum Dikdas Munaiyah, M. Pd mengungkapkan pembuatan kisi-kisi soal usek mengacu pada peraturan BSNP No. 27 Tahun 2014. (Humas Dispendik Surabaya)

SMAN 19 Gelar ACIPRAJA 2015

Sabtu (14/02), puluhan siswa dari SMP dan SMA se-Jawa Timur berkumpul di SMAN 19. Mereka berkumpul tidak merayakan hari Valentine Day  melainkan membuat acara lomba ACIPRAJA tingkat Jawa Timur. Peserta membludak sekitar 1030 siswa dari tingkat SMA,SMP dan pemula yaitu SD.


ACIPRAJA 2015 dibuka  oleh Kepala Bidang Pendidian Menengah dan Kejuruan DIspendik Drs. Sudarminto,M.Pd. Dalam sambutannya beliau menitip pesan bahwa lomba ACIPRAJA ini adalah kegiatan yang sangat positif, di saat waktu yang sama banyak anak-anak mengisi kegiatan liburan dengan hura-hura yang cenderung bertentangan dengan budaya bangsa. SMA 19 bersama seluruh peserta lomba se Jawa Timur ini mengisi waktu kegiatan positif dalam kepalang merahan.


Tingkatkan kreativitas dan jaga sportifitas”.

 

Sudarminto menambahkan, bahwa banyaknya kegiatan positif di SMA 19 menunjukkan bahwa SMA 19 adalah sekolah yang baik, yakni pengelolaannya baik  dan sekolah menjadi kondusif.

 

Kepala Sekolah SMAN 19 Surabaya Drs.Moh.Zainuri menuturkan  kegiatan ACIPRAJA ini bertujuan untuk mewadahi apresiasi dan kreativitas siswa SMAN 19 Surabaya dalam kegiatan PMR.


Kami berharap siswa SMAN 19 bisa terus berkreasi, berprestasi dan mengasah kemampuan mereka sehingga nantinya menjadi manusia yang mandiri dan mampu bersaing sesuai tuntutan masyarakat”.

 

Sebagai  sekolah yang terletak di pintu gerbang kota Surabaya di wilayah Utara diharapkan mampu menjadi tauladan masyarakat sebagai sekolah yang baik, berprestasi dan dapat  disejajarkan dengan sekolah maju lainnya.


Jenis perlombaan dibagi dua kategori yakni Traveling dan Non Traveling. Lomba Traveling meliputi 5 bagian antara lain,  PP (Pertolongan Pertama),  Doras (donor darah sukarela), Sankes (sanitasi kesehatan),Kesra(Kesehatan remaja),  dan Leadership/kepemimpinan. Sedangkan lomba Non Traveling antara lain cerdas cermat, poster doras dan mading gerpal/gerakan kepalangmerahan.

 

Dari beberapa kategori yang dilombakan akhirnya keluar juara  ACIPRAJA 2015. Pemenang dalam lomba ACIPRAJA se Jawa Timur yani,  Juara I SMAN 5 Surabaya,  Juara II SMAN  16 Surabaya,  Juara III SMAN 1 Lamongan.  (Humas Dispendik Surabaya)

Additional information