Login

Situs Resmi Dinas Pendidikan Kota Surabaya

Kenalkan Kehidupan Bahari, Peserta LDKS Naik KRI

     Ratusan peserta LDKS SMA/SMK tampak bersemangat ketika mereka bersama para anggota TNI AL memasuki KRI dr. Soeharso yang tengah bersandar di pelabuhan utama Komando RI Kawasan Timur (Koarmatim) Ujung, Surabaya.

      Kunjungan ke KRI tersebut merupakan salah satu program LDKS yang diselenggarakan oleh Dispendik bersama Kolatkoarmatim. Kasi Kesiswaan Dikmenjur Aries Hilmi, S. STP menjelaskan, kunjungan para peserta LDKS ke KRI bertujuan untuk menanamkan rasa nasionalisme serta jiwa bahari, karena Indonesia memiliki banyak kepulauan untuk itu mereka perlu untuk mengetahuinya.

       Selain mereka berkunjung ke KRI dr. Soeharso, para peserta LDKS juga mendapatkan wawasan kebaharian dengan mengunjungi museum Antariksa, serta patung Jalesveva Jayamahe yang berdiri kokoh di tepi ujung pelabuhan Koarmatim.

        Yoga Bagus, siswa SMAN 7 tersebut mengaku senang sekaligus terharu, ketika dapat mengunjungi KRI dr. Soeharso dan beberapa tempat bersejarah lainnya di wilayah Koarmatim. "Kesempatan ini merupakan sebuah pengalaman berharga bagi saya", tuturnya.

        Tidak hanya melakukan kunjungan, para siswa peserta LDKS juga diperkenal tentang jelajah alam (jungle survivor). kegiatan tersebut mendapatkan pengawasan ketat oleh panitia, sekaligus melatih mental siswa dalam menghadapi tantangan zaman. (Humas Dispendik Surabaya)

        

Kaji Rapor dan Try Out Online, Diklat Pim. IV Samarinda Kunjungi Dispendik

     Berbagai pengembangan inovasi dalam dunia pendidikan di Surabaya, menarik perhatian banyak pihak untuk lebih dalam mengkaji dan mendalaminya terutama pada pengembangan program berbasis online yang telah berhasil dikembangkan oleh Dinas Pendidikan Kota (Dispendik) Surabaya.

     Tadi pagi (16/09), Dispendik menerima kunjungan rombongan dari peserta Diklat. Pim IV Samarinda. Rombongan diterima langsung oleh Sekretaris Dispendik Surabaya Drs. Aston Tambunan, M. Si didampingi Kasi Sarpras Dikmenjur Drs. Sigit Priyosembodo.

     Windra Mariani, ketua rombongan peserta Diklat. Pim IV Samarinda mengutarakan, bahwa salah satu locus dalam kegiatan benchmarking ini ialah untuk mengkaji lebih dalam tentang program rapor dan try out online.

     Tidak hanya rapor dan try out online, delapan inovasi pengembangan program pendidikan di Surabaya juga menjadi daya tarik tersendiri bagi para peserta rombongan.

     Pada kesempatan ini, Aston mengungkapkan bahwa pengembangan program pendidikan melalui rapor dan try out online merupakan salah satu upaya dalam mempermudah akses masyarakat yang membutuhkan informasi tentang hasil belajar siswa. "Semua didasari atas komitmen bersama dalam memajukan pendidikan di surabaya".

      Di sisi yang lain, Sigit menerangkan bahwa awal mula terbentuknya rapor online ini berdasarkan data yang terhimpun dalam profil sekolah. Melalui profil sekolah ini masyarakat dapat mengetahui tentang informasi keadaan sekolah. Mulai dari prasarananya hingga pada prestasi sekolah tersebut.

      Tidak hanya itu, dispendik juga telah mengembangkan sembilan program pendidikan yang baru di Surabaya diantaranya,  pengembangan sistem online tersebut diantaranya, Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Sekolah (SIPKS), seleksi kepala sekolah, jurnal online, surabaya belajar, multimedia pembelajaran, PPDB online, media centre, dan klinik kurikulum 2013.  (Humas Dispendik Surabaya)

Additional information