Login

Situs Resmi Dinas Pendidikan Kota Surabaya

Bentuk Jiwa Sportif Melalui Pertandingan Futsal

 

“Gooolll..., gooolll, gooolll....”, demikian teriakan keras serempak bagai paduan suara para suporter tim futsal SMP Negeri 23 Surabaya yang jumlahnya sekitar tiga puluhan siswa. Mereka bersorak-sorak sambil berjingkrak-jingkrak meluapkan kegembiraan karena tim kebanggaan mereka pada menit-menit terakhir menambah kemenangan dengan satu gol. Sampai dengan peluit panjang ditiup oleh wasit pertandingan, pertanda pertandingan babak kedua berakhir, Tim Futsal SMP Negeri 23 Surabaya unggul atas Tim Futsal SMP Muhammadiyah 7 Surabaya dengan skor akhir 2 : 0. Pertandingan berlangsung di Lapangan Gool Futsal, Kompleks Mangga 2 Surabaya, Rabu petang (27/8).

Kegiatan pertandingan tersebuat merupakan agenda kegiatan yang dilaksanankan oleh Dinas Pemuda dan Olah Raga Kota Surabaya yang bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kota Surabaya dalam rangka memeriahkan Peringatan HUT Ke-69 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan ini bertujuan untuk membentuk sekaligus memupuk jiwa sportif para pemain pelajar dan sebagai arah pencarian bibit-bibit serta pembinaan prestasi sehingga pelajar Surabaya mampu berkiprah di tingkat regional maupun tingkat nasional. Dengan harapan pula, selain kemampuan sikap, kemampuan akademik, kemampuan skill para pelajar Surabaya dapat menjadi barometer kemampuan pelajar di Indonesia.

Pertandingan kali ini melibatkan peserta berjumlah 44 tim futsal dari SMP Negeri dan SMP Swasta se-Kota Surabaya. Perjuangan tanpa lelah, semangat tinggi dan sikap sportif serta kekompakan telah dilakoni oleh Tim Futsal SMP Negeri 23 sehingga mampu memboyong 3 kategori kejuaraan. Tim Futsal SMP Negeri 23 telah mampu melewati 6 pertandingan tanpa kalah, pertama bertemu dengan Tim Futsal SMP Muhammadiyah 2 dengan skor 4:3. Kedua berhadapan dengan Tim Futsal SMP Negeri 24 dengan  memetik kemenangan dengan 2:1, ketiga berhadapan dengan Tim Futsal SMP PGRI I dengan membuahkan goal 5:0, dan keempatnya melawan Tim Futsal SMP Negeri 12 dengan skor akhir 4:3, serta pada babak semifinal bertemu dengan Tim Futsal SMP Negeri 49 dengan skor 2:0. Sedangkan pada babak final mampu membungkam Tim Futsal SMP Muhammadiyah 7 dengan skor tanpa balas, 2:0.

Secara lengkap tim futsal peraih kejuaraan antara lain, SMP Negeri 23 memperoleh kejuaraan sebagai Tim Fair Play, sebagai Juara I, dan sebagai Top Score. SMP Muhammdiayah 7 memperoleh kejuaraan sebagai Tim Fair Play II dan Juara II. SMP Negeri 49 memperoleh kejuaraan sebagai Juara III dan Kiper Terbaik. Sedangkan SMP N 12 mendapatkan penghargaan sebagai Supporter Terbaik.

Pada sela-sela penerimaan piala dan hadiah kejuaraan, Ferry Nur Rachmad, peraih Top Score dari Tim Futsal SMP Negeri 23, mengemukakan bahwa keberhasilan ini semata berkat kekompakan tim. “Tanpa tim yang kompak dan solid tidak mungkin saya bisa menceploskan 10 gol ke gawang lawan. Terima kasih untuk semua anggota tim, pelatih, dan seluruh pendukung maupun supporter dari SMP Negeri 23.”, tambahnya. (Humas Dispendik Surabaya)

Bersama Kemdikbud, Dispendik Selenggarakan Uji Coba Tes Kompetensi Guru

     Dalam rangka menguji kualitas soal guna memperoleh tes yang valid, sekaligus untuk mengukur kinerja guru. Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Balitbang, mengadakan uji coba tes kompetensi guru.

    Kepala Bidang Ketenagaan Dispendik Surabaya Ir. Yusuf Masruh menerangkan, kegiatan uji coba tes kompetensi guru ini diikuti 309 guru bidang studi dari berbagai jenjang. Guru-guru bidang studi tersebut berasal dari PAUD, SMP serta SMA. Acara tersebut berlangsung kemarin (27/08).

      Ada sepuluh paket yang diujikan dalam uji coba tes kompetensi guru. Sepuluh paket tersebut diantaranya, kompetensi guru PAUD, kompetensi guru PPKn SMP, kompetensi guru antropologi SMA, kompetensi guru pendidikan Agama Islam SMA, kompetensi guru BK SMA, komptensi guru Seni Tari SMA, kompetensi guru Teknik Konstruksi Bangunan SMK, kompetensi guru mesin produksi SMK, kompetensi guru Otomotif SMK, kompetensi guru Analis Kimia SMK.

      Acara yang berlangsung di SMAN 16 tersebut menggunakan 10 ruangan yang dijadikan tempat uji coba tes kompetensi guru. Sementara itu Kasi Tenaga Fungsional Dra. Ttitik Eko P menambahkan, para peserta yang mengikuti tes ini hanya boleh menggunakan pensil 2B dan penghapus ketika memasuki ruangan ujian.

      Peserta diberi waktu 120 menit mengerjakan lembar jawaban komputer yang telah tersedia. Penyajian tes dihentikan apabila diperkirang 80 % peserta telah selesai mengerjakan tes. (Humas Dispendik Surabaya)

Additional information