Login

Situs Resmi Dinas Pendidikan Kota Surabaya

Kaji Pengembangan Pendidikan, DPRD Salatiga Kunjungi Surabaya

     Berbagai inovasi pengembangan pendidikan yang telah dikembangkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya malalui Dinas Pendidikan, menarik perhatian banyak pihak terutama dari para anggota Komisi A DPRD  Salatiga.

     Tadi pagi (23/01), sebanyak 13 orang anggota Komisi A DPRD  Salatiga mengunjungi ruang rapat Asisten Kesejahteraan Rakyat di Balai Kota Surabaya. Kunjungan tersebut diterima langsung Asisten Kesejahteraan Rakyat Drs. Eko Haryanto, MM didampingi Kepala Bidang Pendidikan Menengah dan Kejuruan Dispendik Drs. Sudarminto, M. Pd.

     Kunjungan Komisi A DPRD Salatiga ke Surabaya dipimpin langsung oleh Asisten Pemerintahan Sekda Kota Salatiga, Drs. Y. Tri Priyo dan Ketua Komisi A DPRD Salatiga Dance Ishak P, M. Si.

       Dance mengungkapkan salah satu tujuan diadakannya kunjungan kerja ini ialah untuk mengkaji tentang berbagai pengemban inovasi pendidikan di Surabaya. Salah satunya terkait perubahan mindset guru dan implementasi kurikulum 2013 dilapangan.

     Sementara itu, Eko menyampaikan salah satu program pendidikan di surabaya yang telah berhasil dikembangkan yakni pendidikan gratis di semua jenjang mulai dari tingkat SD hingga SMA. Eko menambahkan pembiayaan pendidikan di Surabaya telah di-cover melalui anggaran pendidikan yang mencapai 33,62 % dari APBD kota Surabaya.

     Bantuan pendidikan tersebut diwujudkan melalui pemberian BOPDA serta penyediaan sarana dan prasarana kebutuhan siswa yang memadai. Selain itu, peningkatan mutu guru juga menjadi perhatian tersendiri dari Pemkot Surabaya, mulai dari berbagai pelatihan, pengiriman guru ke luar negeri, beasiswa, hingga tunjangan kinerja telah menjadi salah satu program peningkatan mutu dan kualitas pendidikan di Surabaya.

    Terkait inovasi pengembangan program pendidikan, Sudarminto menerangkan bahwa ada sepuluh inovasi  pengembanganprogram  pendidikan di Surabaya. Kesepuluh program tersebut yakni  profil sekolah, Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Sekolah (SIPKS), seleksi kepala sekolah, jurnal online, surabaya belajar, multimedia pembelajaran, rapor online, try out online, PPDB online, media centre, dan klinik kurikulum 2013.

    "Semua database berasal dari profil sekolah, yang kemudian menjadi acuan pengembangan program lainnya".

    Membahas kurikulum 2013, Dispendik telah menyediakan sebuah klinik kurikulum yang menjadi alternatif jawaban atas implementasi kurikulum 2013 di Surabaya. Klinik tersebut dapat diakses oleh masyarakat dengan mengunjungi website dispendik.surabaya.go.id.

    Selain itu, juga disediakan klinik tatap muka yang buka setiap hari kerja mulai pukul 13.00 - 15.00 di kantor Dispendik Surabaya. Semua fasilitas tersebut disediakan guna memfasilitasi masyarakat dan guru yang ingin lebih dalam mempelajari kurikulum 2013. (Humas Dispendik Surabaya)

Belajar Pengembangan Pendidikan, Puluhan Kepsek Deli Serdang Kunjungi Dispendik

    Sebagai barometer pendidikan, Surabaya tentunya memiliki inovasi dalam pengembangan program pendidikan guna meningkatkan mutu dan kualitasnya. Hal tersebut ternyata menjadi daya tarik tersendiri bagi para kepala SMP Kabupeten Deli Serdang, Sumut untuk mengkaji lebih dalam tentang pengembangan inovasi-inovasi pendidikan tersebut

     Tadi siang (22/01), sebanyak 59 kepla SMP se-Deli Serdang mengunjungi Dinas Pendidikan Kota (Dispendik) Surabaya. Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Sekretaris Dispendik Drs. Aston Tambunan, M. Si didampingi Kepala SMPN 1 Titik Sudarti, Kepala SMPN 19 Sohibur Rachman, Kepala SMPN 22 Sisminarto, Kepala SMPN 6 Tri Wahjuni dan Kepala SMPN 13 Lasminingsih.

    Pada kesempatan ini Aston mengungkapkan, selain pengembangan program kota layak anak Dispendik juga telah melahirkan berbagai inovasi program pendidikan. Tercatat ada sepuluh inovasi program yang menghantarkan Surabaya mewujudkan barometer nasional. 

    Kesepuluh program tersebut yakni  profil sekolah, Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Sekolah (SIPKS), seleksi kepala sekolah, jurnal online, surabaya belajar, multimedia pembelajaran, rapor online, try out online, PPDB online, media centre, dan klinik kurikulum 2013.

    Kepala Bidang Dikdasmen Dinas Pendidian Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kab. Deli Serdang Misran Sihaloho menjelaskan kedatangannya bersama para guru-guru dan staf Dikpora ingin melihat langsung penerapan program kota layak anak di surabaya. Selain itu, pihanya juga ingin mendalami berbagai keberhasilan inovasi program pendidikan yang telah dikembangkan Surabaya.

    Aston  menambahkan sebagai kota layak anak Surabaya telah pengembangan program pendidikan melalui kegiatan konselor sebaya, organisasi pelajar surabaya (orpes) serta kongres pelajar nusantara yang telah berlangsung tahun lalu.

     Acara diakhiri dengan kunjungan para kepala SMP se-Deli Serdang ke SMPN 13, SMPN 22, SMPN 1, SMPN 6 dan SMPN 19. Kunjungan tersbut bertujuan melihat langsung implementasi program-program pendidikan di Surabaya. (Humas Dispendik Surabaya)

Additional information