Login

Situs Resmi Dinas Pendidikan Kota Surabaya

Pacu Karya Tulis Lingkungan, SMPN 43 Luncurkan Antologi Puisi Adiwiyata

     Sebagai kota literasi yang telah dicanangkan Walikota Surabaya Tri Rismaharini pada hari pendidikan 2 Mei lalu, SMPN 43 terus melakukan upaya dalam merangsang minat letarasi para siswa-siswinya, salah satunya melalui peluncuran antologi yang berisi tentang puisi-puisi adiwiyata pada 21 Juni lalu.

     Kepala SMPN 43 Drs. Widodo, MM menerangkan Antologi Puisi Adiwiyata SMPN 43 Surabaya  berisi kumpulan puisi tentang lingkungan yang digagas oleh para guru bahasa indonesia beserta murid kelas 7.

      Tercatat, terdapat 200 buah puisi hasil karya siswa. Sekolah mengharapkan dengan adanya penghargaan atas karya siswa, siswa menjadi semakin terpacu untuk menghasilkan karya-karya lain dalam bentuk tulisan. Sebagai bentuk apresiasi, sekolah mengadakan acara launching Antologi Puisi Adiwiyata.

       Peluncuran antologi puisi adiwiyata dilakukan oleh Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dra. Eko Prasetyoningsih, M. Pd. Menurut Eko, karya siswa dalam bentuk puisi ini perlu kita apresisasi bersama, dengan demikian para siswa akan mimiliki kebanggaan tersendiri akan karyanya sendiri.

       Hal tersebut juga dapat meningkatkan kualitas serta kreatifitas siswa dalam membuat karya sastra. "Tidak menutup kemungkinan, karya-karya sastra terkenal dihasilkan oleh para siswa surabaya", tuturnya. (Humas Dispendik Surabaya)

Susun Raperda Pendidikan, Dindik Kab. Bekasi Kunjungi Dispendik

     Tadi siang (11/09), Dinas Pendidikan Kota (Dispendik) Surabaya kembali menerima kunjungan dari pemerintah daerah lain. Setelah kemarin (10/09) dari para peserta diklat pim. IV Kudus, kalini Dispendik menerima kunjungan dari Dinas Pendidikan Kab. Bekasi.

      Rombongan yang berjumalah 22 orang tersebut diterima secara hangat oleh Sekretaris Dispendik Drs. Aston Tambunan, M. Si, didampingi Kabid. PLS Drs. Dakah Wahyudi, M. Pd di ruang aula atas kantor Dispendik  Jalan Jagir Wonokromo 354-356 Surabaya.

      Dra. Sri Riyanti, M. Pd, Sekretaris Dindik Kab. Bekasi menuturkan, kunjungan kerja yang dilakukan kepada Dispendik Surabaya ialah sebagai bentuk upaya menggali informasi sebanyak mungkin tentang penyusunan peraturan daerah (perda) penyelenggaraan pendidikan di Kab. Bekasi.

      Dijadikannya Surabaya sebagai tempat observasi dalam penyusunan perda pendidikan, karena surabaya telah leboh dulu menerapkan perda no. 16 tahun 2012 tentang penyelenggaran pendidikan di kota Surabaya.

       Sementara itu, Aston menambahkan tidak hanya melahirkan perda pendidikan, Surabaya juga telah banyak melahirkan inovasi-inovasi pengembangan pendidikan. Sebut saja, rapor online yang telah berhasil masuk 15 besar sinovik dan masih banyak yang lainnya. 

        Tidak hanya hanya rapor online, dispendik juga telah mengembangkan sembilan program lainnya diantaranya,  pengembangan sistem online tersebut diantaranya, Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Sekolah (SIPKS), seleksi kepala sekolah,  seleksi kepala sekolah, jurnal online, surabaya belajar, multimedia pembelajaran, PPDB online, media centre, dan klinik kurikulum 2013. (Humas Dispendik Surabaya)

Additional information