Login

Situs Resmi Dinas Pendidikan Kota Surabaya

Lewat Penyuluhan Narkoba, Bebaskan Narkoba dari Kalangan Pelajar

     Acapkali narkoba atau yang lebih kita sering dengan Napza merupakan singkatan dari narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya sering melekat pada kalangan remaja atau pelajar usia sekolah.

     Menjawab kekhawatiran yang semakin besar di kalangan remaja usia sekolah. Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Surabaya menggelar kegiatan penyuluhan di SMPN 28, tadi pagi (02/10).

    Salah satu bentuk kegiatan penyuluhan yang dilakukan BNN di SMPN 28 yang tentang pemberian materi tentang bahaya narkotika beserta akibat-akibatnya. Kepala SMPN 28 Tjipto Wardojo mengungkapkan bentuk penyuluhan narkoba bersama BNN di sekolahnya yakni bertujuan mencegah penyalahgunaan narkotika dan obat/bahan-bahan berbahaya sejak dini bagi para siswa-siswinya.

     Selain itu, dalam kesempatan ini juga dilakukan pemeriksaan tes urine kepada para siswa. Dengan kegiatan ini sering dilakukan di sekolah-sekolah, diharapkan pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar dapat diminilasir seminimal mungkin. (Humas Dispendik Surabaya)

Kaji PPDB Online, Disdik dan DPRD Kota Balikpapan Kunjungi Dispendik

     Keberhasilan Dinas Pendidikan Kota (Dispendik) Surabaya dalam menyelenggarakan penerimaan peserta didik baru (PPDB) secara online menarik perhatian bagi Dinas Pendidikan dan DPRD Kota Balikpapan untuk lebih dalam mengkaji.

     Tadi siang (02/10), sebanyak 15 orang yang terdiri dari unsur Disdik dan DPRD Kota Balikpapan mengunjungi Dispendik Surabaya. Kunjungan rombongan Disdik dan DRRD Kota Balikpapan diterima langsung oleh Sekretaris Dispendik Drs. Aston Tambunan, M. Si didampingi Kasubag Keuangan Nyono, SH.

      Hery Misnoto, Kadisdik Balikpapan yang turut serta bersama rombongan menuturkan, bahwa dengan mengkaji sistem PPDB online yang berhasil diterapkan oleh Surabaya diharapkan kota Balikpapan dapat menerapkan hal yang serupa, sehingga PPDB dapat berjalan dengan jujur dan akuntebel.

      Sementara itu, Aston menambahkan  selama beberapa tahun ini, Dispendik telah berhasil mengembangkan   beberapa sistem online  diantaranya, Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Sekolah (SIPKS), seleksi kepala sekolah, jurnal online, surabaya belajar, multimedia pembelajaran, media centre, dan klinik kurikulum 2013.

      Syarifuddin Odang Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan, menutrukan bahwa dengan bertambahnya kepadatan penduduk di daerahnya membuat tanggung jawab yang besar bagi pemerintahan kota Balikpapan untuk segera memenuhi kebutuhan masyarakatnya terutama dalam bidang pendidikan.

       Dengan sistem PPDB online, diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang menginginkan PPDB di kota Balikpapan lebih transparan dan hasilnya dapat dipertanggungjawabkan. (Humas Dispendik Surabaya)

Additional information