Login

Situs Resmi Dinas Pendidikan Kota Surabaya

Lawan Panas Demi Padamkan Api

Sengatan terik matahari yang menyengat serta panas api didalam tong, tak menyurutkan niatan para ibu-ibu yang tergabung dalam Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Pendidikan Kota (Dispendik) Surabaya untuk mengikuti kegiatan simulasi pencegahan serta penanggulangan bahaya kebakaran.

 

Dengan penuh semangat mereka membawa karung yang telah bisahi guna memadamkan api didalam tong, tidak hanya menggunakan karung namun mereka juga diajari menggunakan alat pemadam kebakaran sederhana untuk memadamkan api.

 

Selama tiga hari, yakni mulai tanggal 17-18 Maret  DWP Dispendik bekerjasama dengan Dinas Kebakaran Kota Surabaya selenggarakan sosialisasi tentang upaya pencegahan serta penanggulangan bahaya kebakaran. Acara tersebut berlangsung di dua tempat yakni, aula dan lapangan kantor Dispendik Surabaya Jalan Jagir Wonokromo 354-356 Surabaya.

 

Wahidin, narasumber dari Pusdiklat Dinas Kebakaran menuturkan upaya pencegahan yang dilakukan Dinas Kebakaran kepada masyarakat diantaranya, memberikan penyuluhan, member pelatihan penanggulangan kebakaran, melakukan pemeriksaan terhadap gedung dan sarana lainnya, serta membuat SOP tentang standart pencegahan kebakaran.

 

Sementara itu, Ketua DWP Dispendik Shinta Setia Ikhsan menjelaskan, pelatihan tentang pencegahan sekaligus penanggulangan bahaya kebakaran ini  bertujuan memberikan wawasan serta pengetahuan jika suatu saat terjadi kebakaran di lingkungan sekitar.

 

Dengan demikian, meraka dapat segera bertindak apa-apa yang harus dilakukan sehingga diharapakan meminimalisir korban jiwa dan korban materi. (Humas Dispendik Surabaya)

Kembangkan Kewirausahaan Lewat Lidah Buaya

Lidah Buaya (Aloe vera; Latin: Aloe barbadensis Milleer) adalah sejenis tumbuhan yang sudah dikenal sejak ribuan tahun silam dan digunakan sebagai penyubur rambut, penyembuh luka, dan untuk perawatan kulit. Tumbuhan ini dapat ditemukan dengan mudah di kawasan kering di Afrika. seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, manfaat tanaman lidah buaya berkembang sebagai bahan baku industri farmasi dan kosmetika, serta sebagai bahan makanan dan minuman kesehatan Secara umum, lidah buaya merupakan satu dari 10 jenis tanaman terlaris di dunia yang mempunyai potensi untuk dikembangkan sebagai tanaman obat dan bahan baku industri. Berdasarkan hasil penelitian, tanaman ini kaya akan kandungan zat-zat seperti enzim, asam amino, mineral, vitamin, polisakarida dan komponen lain yang sangat bermanfaat bagi kesehatan.


Melihat banyaknya manfaat yang terkandung dalam lidah buaya, tim kader lingkungan SMP PGRI 6 (Spegrinam) mencoba untuk melakukan kegiatan wirausaha dengan memanfaatkan bahan lidah buaya sebagai minuman.


Senin (17/03),  didampingi guru pembimbing, tim kader lingkungan Sepgrinam mencoba untuk meramu bahan lidah buaya tersebut menjadi minuman dingin yang menyegarkan. Setelah minuman jadi, lalu kemudian dijual per gelas dilingkungan sekitar.

“Alhamdulillah pagi hari ini telah terjual, 45 gelas”, tutur Lutfia Turfa kader lingkungan spegrinam”.


Kepala SMP PGRI 6, Bantu Atmoko menerangkan  bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah mengenalkan lidah buaya kepada guru – guru dan siswa dilingkungan sekolah  tentang banyak manfaatnya lidah buaya bagi kesehatan , disamping itu menurut Banu bahwa tujuan kegiatan ini adalah menumbuhkan jiwa wira usaha kepada seluruh siswa.


Fransiska serta Siti Waqiah, siswi kelas VIII menuturkan kegiatan  ini selain menyenangkan juga sangat membantu dalam pengaplikasiannya pada materi  pembelajaran IPS. (Humas Dispendik Surabaya)

Additional information