Login

Situs Resmi Dinas Pendidikan Kota Surabaya

TK Dharma Wanita Dispendik Raih Juara Umum Pentas Seni 2014

Empat prestasi sekaligus diraih oleh siswa-siswi TK Dharma Wanita Dinas Pendidikan Kota Surabaya, kali ini dalam ajang pentas seni tingkat kecamatan Gubeng Wilayah Surabaya I yang diadakan di Taman Remaja pada  hari Sabtu, 20 September 2014, Empat macam lomba yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Kota Surabaya terdiri darilomba  menyanyi bersama, talenta karakter petani danbersyair kelompok yang masing-masing berhasil meraih juara 1 ( satu ) dan lomba Tari anak meraih juara harapan se Kecamatan.

Yang pertama dari ajang lomba menyanyi bersama, dengan memakai baju warna merah khas madura dan gaya menyanyi yang bagus yang telah di ikuti 9 anakterdiri dari Rara, Mahira, Tyas, Anissa, Areta, Rere, Citra, Afra dan Nabila berhasil memukau dewan juri dan penonton dengan suara merdu mereka dalam lagu lima jari bersatu dan pajjar lagu , decak kagum banyak terucap saat mereka selesai menyanyikan 2 lagu dengan baik dan merdu.

 Kedua dari ajang lomba talenta karakter petani, sama seperti lomba menyanyi, decak kagum juga banyak terucap saat 7 anak yang terdiri dari Fatar, Nisa, Nadira, Romeo, Alghi, Nasya dan Emelin berlenggak-lenggok diatas panggung seperti peragawati dan peragawan profesionaluntuk menirukan gerakan petani yang sedang bekerja dengan baik. Dengan memakai baju khas petani dan kekompakan anak-anak dalam bergaya ala petani secara kelompok , akhirnya mereka berhasil menyisihkan 43 peserta lainnya dalam lomba ini sehingga meraih juara 1.

Ketiga dari lomba bersyair kelompok juga meraih juara 1, yang di ikuti 5 anak yang memakai baju daerah ini tidak kalah hebatnya, dengan suara lantangnya Faqih, Rizal, Kemal, Rico dan Vino  kompak saling bersahutan-sahutan mengucapkan syair dengan judul ‘ INDONESIAKU” ini mampu membuat juri dan penonton bertepuk sangat gemuruh saat mereka selesai tampil membawakan syair dengan baik.

 Prestasi ke empat dari ajang lomba Tari anak, di ikuti 8 anak yang terdiri dari Tania, Dalila, Tasya, Khalishah, Kayla, Cilla, Keysa, Azizah anak-anak  sangat aktraktif dalam tari bermain. Dalam lomba ini anak-anak juga meraih juara harapan.

Selamat ya..... untuk semua siswa-siswi TK Dharma Wanita Dinas Pendidikan Kota yang tidak henti-hentinya mengukir prestasi yang sangat membanggakan, juga selamat pada semua guru, kepala sekolah yang telah melatih anak- anak dengan sabar, telaten dan baik sehingga anak-anak mampu berprestasi dalam setiap ajang lomba dan tak lupa kami ucapkan terima kasih kepada semua orang tua yang telah mendukung dalam lomba pentas seni ini.  Semoga di tingkat kota nanti kalian berprestasi lagi seperti tahun kemarin ya..............Amiiiiiin.... (Humas Dispendik Surabaya)

Sematkan Pin, Tandai Luncurkan Program “Pelajar Penggerak Perubahan Kota Surabaya”

Konseling teman sebaya adalah layanan bantuan konseling yang diberikan oleh teman sebayanya , biasanya seusia atau tingkatan pendidikannya sama atau hampir sama, yang telah terlebih dahulu diberikan pelatihan-pelatihan untuk menjadi konselor sebaya. Sehingga mereka diharapkan dapat memberikan bantuan baik secara individual maupun kelompok kepada teman-temannya yang bermasalah ataupun mengalami berbagai hambatan dalam perkembangan kepribadiannya. Kegiatan ini diluncurkan oleh Dinas Pendidikan Kota Surabaya berlaku untuk semua sekolah, ditandai dengan penyematan Pin “Pelajar Penggerak Perubahan Kota Surabaya” secara simbolis, Senin pagi (22/9).

Pada awalnya konseling teman sebaya muncul dengan konsep peer support yang dimulai pada tahun 1939 untuk membantu para penderita alkoholik (Carter,2005:2). Konsep tersebut diyakini bahwa individu yang pernah kecanduan alkohol dan memiliki pengalaman berhasil mengatasi kecanduan tersebut akan lebih efektif dalam membantu individu lain yang sedang mencoba mengatasi kecanduan alkohol. Dari tahun ke tahun konsep teman sebaya terus merambah ke sejumlah lembaga dan ternyata sangat bermanfaat.

Penyematan pin konselor sebaya dilakukan secara serentak oleh para kepala sekolah kepada guru BK, wakasek kesiswaan dan para kader konselor sebaya pada upacara bendera.

Seperti yang dijumpai di SMPN 17, Kepala SMPN 17 Achamad Syahroni menyematkan pin kepada 10 siswa dan dua pembina. Sedangkan di SMPN 28 Tjipto Wardoyo kasek SMPN tersebut  mnyematkan pin kepada 10 siswa dan tiga pembina, ia menamakan para guru BK dan wakasek kesiswaan yang akan membina siswa dalam ekstrakulikuler konselor sebaya sebagai “Sahabat Siswa”. Sementara itu, di SMPN 43 Kasek SMPN 43 Drs, Moch. Kelik menyematkan pin kepada 10 siswa dan tiga pembina.

 Di tempat terpisah,  penyematan Pin secara simbolis dilakukan kepada Siti Halimah, S.Pd., Guru Bimbingan dan Konseling SMPN 23 Surabaya oleh Kasek SMPN 23 Dra. Elly Dwi Pudjiastuti, sekaligus menandai sebagai Pembina Penggerak Konselor Sebaya, mengatakan bahwa syarat menjadi Konselor Sebaya adalah telah berpengalaman sebagai pendidik sebaya melalui pelatihan-pelatihan. Selain itu, mereka mempunyai minat yang sungguh-sungguh untuk membantu klien, terbuka pada pendapat orang lain, menghargai dan menghormati klien, peka terhadap perasaan orang dan berempati,  perasaan stabil dan kontrol diri yang kuat, mempunyai pengetahuan yang luas, memiliki keterampilan menciptakan suasana nyaman dan komunikasi interpersonal. Dan yang lebih penting, mereka sanggup atau bisa memegang kepercayaan, tambah Halimah.

Dalam memberikan konseling, dikenal beberapa keterampilan atau teknik yang digunakan konselor untuk memusatkan perhatian kepada klien agar klien merasa dihargai dan terbina suasana yang kondusif sehingga klien bebas mengekspresikan atau mengungkapkan pikiran, perasaan ataupun tingkah lakunya. Disamping adanya ketrampilan dan kemampuan untuk mengenali dan berhubungan dengan emosi dan pikiran orang lain, dan melihat sesuatu melalui cara pandang dan perasaan orang lain.

Kegiatan PPP Kota Surabaya ini diawali dengan kegiatan pelatihan bagi 1 (satu) orang guru Urusan Kesiswaan, 2 (dua) orang guru BK, kegiatan Internet Sehat, dan pelatihan Konselor Sebaya bagi 10 (sepuluh) siswa setiap sekolah se Kota Surabaya. (Humas Dispendik Surabaya) 

Additional information