Login

Situs Resmi Dinas Pendidikan Kota Surabaya

Bersama Kemdikbud, Dispendik Selenggarakan Uji Coba Tes Kompetensi Guru

     Dalam rangka menguji kualitas soal guna memperoleh tes yang valid, sekaligus untuk mengukur kinerja guru. Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Balitbang, mengadakan uji coba tes kompetensi guru.

    Kepala Bidang Ketenagaan Dispendik Surabaya Ir. Yusuf Masruh menerangkan, kegiatan uji coba tes kompetensi guru ini diikuti 309 guru bidang studi dari berbagai jenjang. Guru-guru bidang studi tersebut berasal dari PAUD, SMP serta SMA. Acara tersebut berlangsung kemarin (27/08).

      Ada sepuluh paket yang diujikan dalam uji coba tes kompetensi guru. Sepuluh paket tersebut diantaranya, kompetensi guru PAUD, kompetensi guru PPKn SMP, kompetensi guru antropologi SMA, kompetensi guru pendidikan Agama Islam SMA, kompetensi guru BK SMA, komptensi guru Seni Tari SMA, kompetensi guru Teknik Konstruksi Bangunan SMK, kompetensi guru mesin produksi SMK, kompetensi guru Otomotif SMK, kompetensi guru Analis Kimia SMK.

      Acara yang berlangsung di SMAN 16 tersebut menggunakan 10 ruangan yang dijadikan tempat uji coba tes kompetensi guru. Sementara itu Kasi Tenaga Fungsional Dra. Ttitik Eko P menambahkan, para peserta yang mengikuti tes ini hanya boleh menggunakan pensil 2B dan penghapus ketika memasuki ruangan ujian.

      Peserta diberi waktu 120 menit mengerjakan lembar jawaban komputer yang telah tersedia. Penyajian tes dihentikan apabila diperkirang 80 % peserta telah selesai mengerjakan tes. (Humas Dispendik Surabaya)

Tertarik Inovasi Pendidikan, INAP Timor Leste Kunjungi Dispendik

      Berbagai pengembangan inovasi dalam dunia pendidikan di Surabaya, menarik perhatian banyak pihak untuk lebih dalam mengkaji dan mendalaminya terutama pada pengembangan program berbasis online yang telah berhasil dikembangkan oleh Dinas Pendidikan Kota (Dispendik) Surabaya.

     Tadi siang (27/08), Dispendik menerima kunjungan rombongan dari  Instituto Nacional de Administração Pública (INAP)/ LAN-nya Timor Leste. Kunjungan INAP diterima langsung oleh Sekretaris Dispendik Surabaya Drs. Aston Tambunan, M. Si di aula atas kantor Dispendik.

     Agostinho Letencio de Deus selaku ketua rombongan menjelaskan maksud kedatangan kali ini karena Surabaya diniliai berhasil menerapkan teknologi informasi dalam sistem pemerintahannya, khususnya pada bidang pendidikan. Letencio berharap, dengan kunjungan kali ini dapat memperoleh berbagai bahan dan pegetahuan untuk dapat diterapkan sekembalinya rombongan ke Timor Leste

     Tidak hanya try out online pun, rapor online menjadi daya tarik tersendiri bagi para peserta rombongan. Pada kesempatan ini, Aston mengungkapkan bahwa pengembangan program pendidikan melalui rapor dan try out online merupakan salah satu upaya dalam mempermudah akses masyarakat yang membutuhkan informasi tentang hasil belajar siswa. "Semua didasari atas komitmen bersama dalam memajukan pendidikan di surabaya".

       Awal mula terbentuknya rapor online ini berdasarkan data yang terhimpun dalam profil sekolah. Melalui profil sekolah ini masyarakat dapat mengetahui tentang informasi keadaan sekolah. Mulai dari prasarananya hingga pada prestasi sekolah tersebut.

      Tidak hanya itu, dispendik juga telah mengembangkan sepuluh program pendidikan yang baru di Surabaya diantaranya,  pengembangan sistem online tersebut diantaranya, Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Sekolah (SIPKS), seleksi kepala sekolah,  seleksi kepala sekolah, jurnal online, surabaya belajar, multimedia pembelajaran, PPDB online, media centre, dan klinik kurikulum 2013.  (Humas Dispendik Surabaya)

 

Additional information