Login

Situs Resmi Dinas Pendidikan Kota Surabaya

Majukan Pengelolaan Pendidikan, DPRD Penajam Paser Utara Kunjungi Dispendik

     Pengembangan berbagai macam pengelolaan pendidikan yang telah dilakukan oleh Dinas Pendidikan Kota (Dispendik) Surabaya melalui sistem online, ternyata menarik perhatian dari para anggota komisi II DPRD Penajam Paser Utara Kalimantan Timur untuk belajar lebih jauh tentang hal tersebut.

     Tadi siang, bertempat di aula atas kantor Dispendik Surabaya Jalan Jagir Wonokromo 354-356 Surabaya. Kunjungan rombongan komisi II DPRD  Penajam Paser Utara diterima langsung oleh Sekretaris Dispendik Drs. Aston Tambunan, M. Si bersama Kasubag Keuangan Nyono, SH.

     Musliman, salah seorang anggota DPRD Penajam Paser Utara mengungkapkan bahwa pihaknya tertarik dengan beberapa program online yang telah dikembangkan Dispendik Surabaya. Yakni, seleksi kepala sekolah online, SIPKS, try out online, klinik kurikulum, rapor online serta LDKS yang bekerjasama dengan pihak militer.

     Ia berharap beberapa program pengembangan pendidikan ini, nantinya dapat dikembangan di daerahnya. Sementara itu, Aston menerangkan bahwa pengembangan berbagai macam program pendidikan ini merupakan wujud keseriusan Dispendik dalam memajukan serta mengembangkan pendidikan di Surabaya.

     Acara ditutup dengan serah terima cinderamata serta foto bersama di depan halaman kantor Dispendik Surabaya. (Humas Dispendik Surabaya)

Dispendik Adakan Apresiasi PTK PAUDNI

     Salah satu Soko guru keberhasilan PAUDNI terletak di tenaga pendidik dan kependidikan PAUDNI. Oleh karena itu, sebagai bentuk dukungan terhadap tumbuh kembangnya kreatifitas dan inovasi. Tadi pagi, Dinas Pendidikan Kota (Dispendik) Surabaya adalan Apresiasi Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) PAUDNI Pendidikan Nonformal Informal kota Surabaya.

     Kasi Pendidikan Masyarakat PLS Drs. Hairul Fatah menerangkan, tujuan diadakannya acara tersebut, merupakan pedoman dan acuan dalam menghasilkan PTK PAUDNI Berprestasi.

     Pada kegiatan ini, diadakan dua jenis lomba. Yakni lomba karya tulis ilmiah dan lomba karya nyata. Pada kesempatan ini, para peserta lomba mempresentasikan karya tulis ataupun karya nyatanya dihadapan para juri.

     Sementara itu, Kepala Dispendik Surabaya dalam sambutannya berharap adanya pemetaan kompetensi masing-masing bidang kehlian dari lembaga-lemabaga penyelenggara kursus.

      Melalui pemetaan tersebut digunakan sebagai acuan dalam mengembangkan kompetensi secara bersama-sama. Ikhsan menambahkan melalui sinergitas bersama diharapkan dapat membangun serta memajukan pendidikan non formal - informal di Surabaya. (Humas Dispendik Surabaya)

      

Additional information