Login

Situs Resmi Dinas Pendidikan Kota Surabaya

Mantapkan PPDB, Petugas PPDB dan Wakasek Kesiswaan Dapatkan Pengarahan

     Jelang pelaksanaan penerimaan peserta didik baru (PPDB) yang akan dimulai pada 26 Juni untuk jalur kawasan dan 2 Juli pada jalur umum. Dinas Pendidikan Kota (Dispendik) lakukan pengarahan langsung kepada para petugas PPDB dan wakasek kesiswaaan baik tingkat SMP maupun SMA/SMK negeri se- Surabaya.

      Tadi sore (28/05), bertempat di gedung aula belakang kantor Dispendik puluhan petugas PPDB mendapatkan pengarahan langsung dari Kepala Dispendik Surabaya Dr. Ikhsan, S. Psi, MM. Ikhsan mengemukakan pendaftaran siswa baru pada jalur umum dibatasi maksimal dua sekolah, satu sekolah dalam sub rayon wilayah dan satu sekolah didalam/diluar sub rayon wilayah.

      Para peserta calon peserta didik baru dapat melakukan latihan pendaftaran PPDB online dengan mengakses ppdbsurabaya.net. "Semua peserta yang ikut latihan dapat diketahui publik di website ini".

     Sementara itu, Plt. Kabid Dikmenjur Ir. Yusuf Masruh menghimbau kepada para petugas PPDB untuk memberikan layanan terbaiknya ketika masyarakat membutuhkan bantuan informasi terkait pelaksanaan PPDB online di lapangan.

     Yusuf menambahkan, selain membantu masyarakat dalam melakukan pendaftaran online, para petugas PPDB nantinya juga akan memverifikasi berkas-berkas  dan melakukan pengecekan data mitra warga.

      Selain itu, demi suksesnya pelaksanaan PPDB online,  Dispendik akan melakukan uji coba sistem secara serentak, agar nantinya tidak ada kendala teknis yang berarti dalam penyelenggaraan PPDB online di Surabaya. (Humas Dispendik Surabaya)

Walikota : Jangan Boleh Seorangpun Menyakiti Badanmu...

     "Halo..., Apa kabar...!!!" sapa Tri Risma -panggilan akrab Walikota Surabaya- kepada puluhan siswa SD YPPI ketika melakukan kegiatan sosialisasi tentang pencegahan bahaya pelecehan kekerasan seksual pada anak.

      Didampingi Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Dr. Ikhsan, S. Psi, MM dan Kepala Bapemas KB Dra. Nanis Chairani, MM, Tri Risma meyampaikan betapa pentingnya para siswa  menjaga tubuhnya dari hal-hal yang tidak diinginkan, terutama terkait tindak pelecehan seksual yang akhir-akhir marak berkembang di masyarakat luas.

     "Jangan boleh seorangpun menyakiti badanmu, kalian harus berani menolak ataupun berteriak serta bercerita kepada guru", seru Risma dihadapan para siswa. Walikota perempuan pertama di Surabaya tersebut juga menghimbau para siswa agar tidak menyalahgunakan alat komunikasi (HP) untuk menyimpan hal-hal yang tidak bermanfaat. "Kalian belum saatnya untuk itu, nanti suatu saat pasti ada waktunya", cetusnya. 

      Pentingya memupuk jalinan persahabatan antar pelajar merupakan suatu hal penting dalam mengembangkan bakat dan potensi serta kreatifitas para siswa. Untuk itu para siwa diharapkan menjalin sebuah kekompakan antar teman di sekolah, karena akan bermanfaat dikemudian hari kelak.

      Risma juga menghimbau agar para siswa agar menjauhkan diri dari ajakan-ajakan yang bersifat negatif, terutama kepada orang yang tidak kenal yang saat ini banyak beredar di berbagai media sosial.

      Selain itu, Risma juga berpesan agar  anak Surabaya mempunyai semangat yang tingggi untuk mengukir sebuah prestasi, kesuksesan dan keberhasilan di berbagai bidang. "Anak Surabaya tidak boleh takut, anak Surabaya harus berani", imbuhnya. (Humas Dispendik Surabaya)

       

Additional information