Login

Situs Resmi Dinas Pendidikan Kota Surabaya

Pantau Kualitas Sekolah Lewat EDS

     Evaluasi diri sekolah (EDS) yang merupakan  acuan  dalam mengembangkan program-program peningkatan kualitas pendidikan, membutuhkan adanya dukungan oleh semua pihak terutama dalam hal ini komite sekolah.

     Peranan komite sekolah dalam memantau serta turut berpartisipasi dalam peningkatan mutu serta kualitas sekolah tentunya tidak boleh dianggap remeh. Tanpa adanya dukungan dari semua pihak niscaya program tidak dapat berjalanan dengan lancar.

      Dalam pertemuan komite yang digelar pada (31/05) , Kepala Dinas Pendidikan Kota (Dispendik) Surabaya Dr. Ikhsan, S. Psi, MM menyampaikan bahwa EDS merupakan poin yang penting dalam mengembangkan serta meningkatkan program kemajuan sekolah.

       Untuk itu dibutuhkan sinergi yang baik antara komite sekolah dengan pihak sekolah. Komite sekolah dapat langsung memantau hasil EDS yang selama ini dilaksanakan oleh sekolah.

      Dengan demikian nantinya, standar sekolah surabaya akan menjadi lebih baik. Karena kekurangan-kekurangan tersebut dapat diatasi bersama. Sementara itu, Didik Pranu salah seorang narasumber dalam pertemuan komite tersebut menjabarkan akan  peran komite sekolah.

      Menurutnya, peran komite sekolah yakni sebagai badan pertimbangan dalam menentukan serta melaksanakan kebijakan pendidikan, badan pendukung baik secara finasial ataupun ide-ide cemerlang, badan pengontrol dalam rangka transparansi dan akuntabilitas, dan yang terakhir sebagai badan penghubung yang berfungsi sebagai penghubung antara pemerintah, masyarakat dan pihak sekolah. (Humas Dispendik Surabaya)

Jalin Sinergi, Dispendik Adakan Pertemuan Komite

'

     Kemajuan serta peningkatan mutu dan kualitas pendidikan di Surabaya, tidak lepas atas dukungan komite sekolah yang selama ini bersama-sama dalam mewujudkan Surabaya sebagai barometer pendidikan nasional.

     Selama tiga hari (30 Mei-1 Juni), Dinas Pendidikan Kota (Dispendik) Surabaya adakan pertemuan rutin setiap tahunnya dengan para komite tingkat SD, SMP, SMA dan SMK se-Surabaya.

     Pertemuan tersebut membahas tentang upaya bersama dalam mengembangkan dan meningkatkan mutu serta kualitas pendidikan di Surabaya.

      Kepala Dispendik Surabaya Dr. Ikhsan, S. Psi, MM ketika membuka jalannya kegiatan rutin pertemuan komite menyampaikan, bahwa salah satu program terbaru yang akan dikembangkan Dispendik dalam rangka melakukan perlindungan anak dan mencegah permasalahan anak. Yakni melalui program perlindungan anak dan ekstrakurikuler konslor sebaya.

     Program perlindungan anak nantinya melibatkan sekitar 1.347 kepala TK se-Surabaya yang kemudian mereka dilatih dalam menangani kejahatan/kekerasan seksual pada anak yang akhir-akhir ini semakin marak.

     Para kepala TK dalam pelatihan ini diajarakan tentang bagaimana seorang anak dapat melindungi dirinya sendiri ketika bahaya mengancam, materi selanjutnya yakni pengasuhan yang cerdas dan perilaku hidup bersih dan sehat.

     Ikhsan menambahkan, selanjutnya setelah para kepala TK tersebut dilatih akan mengimbaskan kepada para guru, siswa, dan orang tua. Sementara itu, pada awal tahun ajaran baru ekstrakurikuler (ekskul) konselor sebaya akan mulai diberlakukan di sekolah-sekolah.

     Ekskul konselor sebaya merupakan pengembangan dari program konselor sebaya yang melibatkan sekitar 15.000 siswa secara serentak dilakukan di setiap wilayah Surabaya.

     Dalam ekskul konselor sebaya, para siswa akan mendapatkan pelatihan tentang penanggulangan narkoba, HIV/AIDS, serta kesehatan reproduksi.

      Tidak hanya itu lewat forum pertemuan ini, Ikhsan berharap agar komite sekolah memberikan masukan atas program-program Dispendik yang telah berjalan guna bersama-sama mengembangkan dan memajukan pendidikan di Surabaya. (Humas Dispendik Surabaya)

Materi Komite Sekolah Download disini...!!!

Additional information