Login

Situs Resmi Dinas Pendidikan Kota Surabaya

Belajar Perubahan Mindset, Guru PAIS Adakan Seminar

     Peningkatan mutu serta kualitas mengajar para guru-guru pendidikan agama islam (PAI) kota Surabaya terus ditingkatkan melalui berbagai kegiatan pelatihan. tadi siang (21/05), bertempat di gedung Wisma Sejahtera pelatihan perubahan paradigma mengajar terkait implementasi kurikulum 2013 diadakan.

     Bertindak sebagai narasumber dalam pelatihan ini, yakni Kepala Dinas Pendidikan Kota (Dispendik) Surabaya Dr. Ikhsan, S. Psi, MM. Menurut Ikhsan perubahan paradigma mengajar guru kini merupakan sebuah kebutuhan dalam kegiatan pembelajaran

     Hal tersebut bertujuan agar menciptakan suasana pembelajaran yang nyaman bagi siswa. "Guru hendaknya menjadi gurunya manusia, disekolahnya manusia yang juga dipimpin oleh kepala sekolahnya manusia", tuturnya.

     Selain perubahan cara mengajar, dukungan akan inovasi dan perkembangan teknologi juga diperlukan dalam memajukan pendidikan di Surabaya. Ikhsan menambahkan berbagai macam program pendidikan dalam rangka implementasi kurikulum 2013 telah berhasil dikembangkan oleh Dispendik Surabaya.

    Salah satunya keberhasilan rapor online yang telah masuk ke dalam 15 besar kompetisi sistem inovasi pelayanan publik (sinovik) dan juga sebagai salah satu solusi pemecahan masalah  implementasi kurikulum 2013 di Kemdikbud. "Ini merupakan berkat kerja keras panjenengan semua", tukasnya.

      Tidak berhenti sampai di situ, bahwa terdapat beberapa program pengembangan pendidikan yang menarik perhatian pemerintah pusat ataupun daerah di Indonesia untuk mempelajari serta mengkaji tentang program-program tersebut.

      Mulai dari sistem pengelolaan keuangan sekolah online (SIPKS), seleksi calon kepala sekolah online, jurnal online multimedia pembelajaran online, try out online, media center, hingga klinik kurikulum 2013 telah berhasil dikembangkan dispendik. (Humas Dispendik Surabaya) 

Puluhan Ribu LJK US Diterima Dispendik

     Selama tiga hari pelaksanaan ujian sekolah (US) berlangsung, Dinas Pendidikan Kota (Dispendik) Surabaya telah menerima setidaknya 137.600-an lembar jawaban komputer (LJK) US  dari tiap-tiap subrayon.

      Bertempat di gedung aula belakang kantor Dispendik penerimaan LJK dari 31 sub rayon berlangsung tiap harinya. Para ketua sub rayon bersama timnya menyerahkan sekaligus mengecek kesesuaian jumlah LJK dengan jumlah peserta yang hadir selama US berlangsung.

      Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Dra. Eko Prasetyoningsih menuturkan sebelum LJK dibawa ke provinsi untuk segera dilakukan pemindaian, LJK tersebut diverifikasi terlebih dahulu oleh tim Dispendik.

     Verifikasi tersebut bertujuan untuk mengetahui kesesuian jumlah LJK dengan jumlah peserta US yang hadir tiap harinya. "Setelah LJK di verifikasi, langsung kami kita kirim ke provinsi untuk dilakukan pemindaian".

      Kasi Kurikulum Dikdas Dwi Rinto menambahkan sebelum para ketua sub rayon meninggalkan tempat pengumpulan sementara LJK di Dispendik, ketua sub rayon harus menandatangi berkas serah terima LJK. "Setelah sesuai, berkas serah terima akan di stempel dan ditandangani  oleh petugas Dispendik", tuturnya. (Humas Dispendik Surabaya) 

Additional information