Login

Situs Resmi Dinas Pendidikan Kota Surabaya

Selamatkan Bumi Lewat Hemat Listrik

Masih ingatkah kita ? energi listrik  adalah energi utama yang dibutuhkan bagi peralatan listrik/energi yang tersimpan dalam arus listrik dengan satuan amper (A) dan tegangan listrik dengan satuan volt (V) dengan ketentuan kebutuhan konsumsi daya listrik dengan satuan Watt (W) untuk menggerakkan motor, lampu penerangan, memanaskan, mendinginkan ataupun untuk menggerakkan kembali suatu peralatan mekanik untuk menghasilkan bentuk energi yang lain.


 Energi yang dihasilkan dapat berasal dari berbagai sumber, seperti air, minyak, batu bara, angin, panas bumi, nuklir, matahari, dan lainnya. Energi ini besarnya dari beberapa Joule (J) sampai ribuan hingga jutaan Joule.


Kepedulian menghemat sebuah energi merupakan tugas bersama dalam rangka menyelematkan bumi melalui penghematan penggunaan listrik. Selasa (20/01) SMP PGRI 6 (Spegrinam) bersama Tunas Hijau Indonesia melakukan sebuah edukasi kepada para siswa tentang bagaiamana melakukan penghematan listrik.


Bram Azzaino, menjelaskan penghematan energi listrik dapat dilakukan oleh para siswa dengan beberapa tindakan, seperti tidak menyalakan lampu pada siang hari, tidak menyalakan kipas angin sebelum jam istirahat.


Sementara itu, Kepala Spegrinam Banu Atmoko, mengungkapkan dengan adanya penghematan listrik yang dilakukan para siswa dapat menekan anggaran biaya untuk pembayaran listrik , serta kita menyelamatkan bumi lingkungan ini.


“Melalui penghematan listrik, anggaran sekolah dapat disisihkan guna menunjang kegiatan siswa yang lebih bermanfaat”, tuturnya. 


Banu menambahkan, ke depan siswa Spegrinam Surabaya bisa melakukan penghematan energi listrik baik di lingkungan sekolah, maupun dilingkungan rumah sampai masyarakat.

Tips Menghemat Listrik

1.         Nyalakan listrik seperlunya saja, selebihnya dimatikan saja.

2.         Hindari menyimpan makanan panas ke dalam kulkas.

3.         Atur serta sesuaikan suhu AC berdasar luas ruangan.

4.         Pergunakan mesin cuci sesuai dengan kapasitas.

5.         Buatlah tandon air jika Anda menggunakan mesin pompa.

6.         Gunakansetrika yang memiliki pengatur panas otomatis.

7.         Nyalakan televisi ketika Anda ingin menonton, jangan dibiasakan   tv menyala ketika Anda tertidur.

8.         Ketika ingin memasak nasi dengan rice cooker, gunakan air yang   telah dipanaskan terlebih dahulu, cara ini dapat mempersingkat   waktu memasak sehingga pemakaian listrik dapat dihemat.

9.         Ketika siang hari manfaatkan sinar matahari untuk menyinari di     dalam ruangan rumah Anda.

10.     Gunakan lampu hemat energy, untuk komputer Anda gunakan    monitor LCD atau LED karena lebih hemat listrik daripada  menggunakan monitor tabung.


(Humas Dispendik Surabaya)

538 LKP Dapatkan Sosialisasi Pendataan Online

     Setelah beberapa waktu lalu Dinas Pendidikan Kota (Dispendik) Surabaya melatih sebanyak 37 PKBM dalam mengisikan data secara online, kini Dispendik kembali menggelar pelatihan data online kepada 538 Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) se-Surabaya. Acara tersebut berlangsung tadi siang (20/01) di gedung aula SMKN 6 Surabaya.

     Kasi Pendidikan Masyarakat (Penmas) Thussy Apriliyandari SE, menjelaskan status LKP yang sering kali membuat bingung masyarakat dalam memilih sebuah lembaga kursus  profesional serta terakreditasi secara baik membuat Dispendik melahirkan sebuah inovasi pendataan secara online. Dengan demikian masyarakat tidak perlu khawatir lagi terhadap status izin pendirian dan izin operasional yang masih berlaku di tiap-tiap LKP yang tersebar se-Surabaya.

     "Masyarakat dapat mengetahui hal tersebut dengan mengakses dispendik.surabaya.go.id", tuturnya.

       Thussy menambahkan bahwa sesuai Permendikbud no. 81 Tahun 2014 lembaga-lembaga yang tidak beroperasi selama dua tahun berturut-turut dapat ditutup melalui rekomendasi para penilik UPTD BPS. 

        "Selama ini kami tidak langsung menutup begitu saja, sebelum penutupan ada prosedur yang harus dilewati yakni dengan menyampaikan surat pringatan 1 dan 2, dengan demikian para LKP dapat segera mengurus izin pendirian serta izin operasionalnya".

        Ketua Forum Asesor Badan Akreditasi Nasional (BAN) Pendidikan Non Formal (PNF) Jatim Muhammad Aliwafa mengatakan, pendidik kursus mencakup pengajar, pembimbing, pelatih/instruktur, dan penguji. 

        Aliwafa menambahkan, standar kompetensi instruktur kursus dan pelatihan meliputi standar kompetensi paedagogik, standar kompetensi kepribadian, standar kompetensi sosial, dan standar kompetensi profesional sesuai dengan bidang keahlian/keterampilan yang dijarakan.

        "Sesuai dengan PP no. 19 Tahun 2005, pendidik harus memiliki kualifikasi akademik dan kompetensi sebagai agen pembelajaran, sehat jasmani dan rohani, serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan pendidikan nasional".

       Galuh Tri staf IT Dispendik menerangkan pendataan online ini bertujuan sebagai pusat informasi kepada masyarakat tentang PKBM di Surabaya. Informasi tersebut meliputi nama lembaga, alamat lembaga, jadwal dan waktu belajar, masa berlaku ijin operasional hingga nantinya status akreditasi.

“Pendataan secara online memiliki banyak manfaat yang dapat diketahui masyarakat dalam memilih LKP, lembaga dapat langsung mengisikan data dengan mengakses dispendik.surabaya.go.id ”.


Sementara itu, Kepala Dispendik Surabaya Dr. Ikhsan, S. Psi, MM ketika menutup kegiatan ini menyampaikan, pendataan ini merupakan penataan LKP guna mewujudkan LKP-LKP Surabaaya yang profesional dan berkualitas.

 

Ikhsan menambahkan, salah satu fungsi penataan ini juga sebagai database  yang telah terintegrasi, sehingga memudahkan masyarakat dalam memberikan informasi terkait LKP-LKP di Surabaya. (Humas Dispendik Surabaya)

Additional information