Login

Situs Resmi Dinas Pendidikan Kota Surabaya

Dispendik Serahkan Bantuan Kursi Roda

     Upaya memfasilitasi kebutuhan para siswa berkebutuhan khusus (ABK) diwujudakn pemerintah kota (penmkot) Surabaya dengan menyalurkan bantuan langsung berupa kursi roda kepada sekolah-sekolah penyelenggara inklusi di Surabaya. Hal tersebut disalurkan langsung melalui Dispendik Surabaya, Sabtu (20/12).

     Bertempat di kantor Dispendik Surabaya, bantuan sebanyak 30 kursi roda diterima langsung oleh sekolah-sekolah negeri penyelenggara pendidikan inklusi. Kasi. Sarana dan Prasarana Dikdas Achmad Zamroni, ST menerangkan bantuan tersebut merupakan tindakk lanjut program peningkatan mutu dan kualitas pendidikan inklusi di Surabaya. Zamroni menambahkan, realisasi bantu kursi roda merupakan hasil pengajuan kebutuhan para siswa inklusi di sekolah masing-masing.

     "Secara bertahap Dispendik akan terus melakukan peningkatan mutu dan kualitas pendidikan inklusi". 

      Sementara itu, Kepala Bidang Dikdas Dra. Eko Prasetyoningsih, M. Pd menjelaskan pemenuhan sarana dan prasarana dalam kegiatan belajar mengajar khususnya pada ABK merupakan salah satu upaya meningkatkan pendidikan inklusi di Surabaya.

     "Sebagai barometer pendidikan nasional, ditambah dengan diraihnya Inclusive Education Awards 2014, sudah semestinya hal ini dilakukan".

      Fajar salah seorang guru dari SMPN 32 mengaku senang dengan diterimanya bantuan kursi roda ini, ia berharap bantuan kursi roda ini dapat dipergunakan memfasilitasi siswa inklusi yang benar-benar membutuhkan di sekolahnya". (Humas Dispendik Surabaya)

Festival Band Wadahi Kreatifitas Siswa

     Sebanyak 28 peserta yang mengikuti lomba band di  SMPN 6, Sabtu (20/12) mampu tampil memukau dihadapan para tamu undangan. Tamu undangan tersebut kebanyakan berasal dari para wali murid. Mereka ingin menyaksikan bakat dan potensi para putera-puterinya.

     Pembukaan lomba band diawali dengan permainan musik ansemble yang dibawakan oleh para siswa-siswi SMPN 6. Mereka dengan penuh semangat membawakan beberapa lagu.

     Kepala SMPN 6 Dra. Hj. Triwahjuni menerangkan lomba band dan pameran karya siswa ini, merupakan salah satu rangkaian dalam kegiatan pembagian rapor. Para siswa dengan kemampuan bakat yang dimiliki mampu menunjukkan potensi diahapan orang tua mereka.

     "Kegiata ini merupakan wadah dalam mengembangkan potensi para siswa", ucap Tri.

      Festival band yang mengusung tema "Scope of Salt", tidak hanya menampilkan band-band dari SMPN 6, namun dari sekolah lain pun turut serta pada perlombaan ini. Seperti halnya Master Piece Bandadari SD Muhammadiyah 4, para peserta yang semuanya masih duduk di bangku SD ini, tampak dengan piawai mampu memukau perhatian para penonton dengan lagu rock andalan mereka.

      Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya Dr. Ikhsan, S, Psi, MM yang turut hadi dalam acara tersebut mengungkapkan, lomba band dan pameran karya siswa tidak hanya sarana sebagai pengembangan kreatifitas anak, namun juga sebagi kesempatan untuk mengukir prestasi.

      Selain sebagi wadah anak untuk mengekspresikan kemampuan bakatnya, juga sebagai kegiatan hiburan yang bermanfaat dalam pengembangan bakat non akademik siswa.

     Ikhsan juga berpesan, para siwa kelas IX harus mempersiapkan diri dalam menghadapi unas tahun depan, ia berharap agar mereka lebih rajin belajar sehingga dapat memperoleh hasil yang semaksimal mungkin.

     "Kami juga mengingatkan kepada siswa kelas IX untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi unas, jangan sampai terlalu larut dalam berbagai kegiatan, dengan belajar tekun, kesuksesan akan dapat dicapai". (Humas Dispendik Surabaya)

Additional information