Login

Situs Resmi Dinas Pendidikan Kota Surabaya

Kaji Adiwiyata dan Kurikulum 2013, Dikpora Kab. Sekadau Kunjungi Dispendik

     Beraneka ragam inovasi program pendidikan telah banyak dan  berhasil dikembangkan Dinas Pendidikan Kota (Dispendik) Surabaya menarik banyak pihak untuk lebih dalam mengkaji dan mendalaminya.

     Tadi siang (28/10), Dispendik menerima kunjungan rombongan dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Sekadau Kalimantan Barat. Rombongan Dikpora Sekadau diterima langsung oleh  Kepala Dispendik Surabaya Dr. Ikhsan, S. Psi, MM di ruang rapat kantor Dispendik Surabaya Jalan Jagir Wonokromo 354-356 Surabaya

      Djemain Burhan, Kadikpora Sekadau   menerangkan bahwa salah tujuan kunjungan kerja  ini ialah untuk mengkaji lebih dalam tentang sekolah adiwiyata dan kurikulum 2013 yang telah berhasil dikembangkan oleh Surabaya.

       Kepala Bidang Kesenia, Olahraga dan PLS Drs. Dakah Wayudi, M. Pd mengungkapkan bahwa tahun ini Surabaya telah berhasil mencetak sekolah adiwiyata tingkat nasional, yakni SMPN 11, SMPN 26, dan SDN Sememi. 

      Sementara itu, Ikhsan Kadispendik Surabaya menambahkan sebagai upaya mensukseskan implementasi kurikulum 2013 pihaknya, telah melatih hampir semua guru di Surabaya dengan metode pelatihan per wulayah. "Kami ingin semua guru mendapatkan pelatihan yang sama, untuk itu para guru yang telah dilatih dapat mengimbaskan kepada guru lainnya".

      Dispendik juga telah mengembangkan sepuluh program pendidikan yang baru di Surabaya diantaranya,  pengembangan sistem online tersebut diantaranya, Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Sekolah (SIPKS), seleksi kepala sekolah,  seleksi kepala sekolah, jurnal online, surabaya belajar, multimedia pembelajaran, PPDB online, media centre, dan klinik kurikulum 2013. (Humas Dispendik Surabaya)

Peringati Sumpah Pemuda, Pelajar Bacakan Ikrar

     Tepat 86 tahun silam Sumpah Pemuda Lahir sebagai tonggak sejarah dalam mempersatukan para pemuda dari seluruh Indonesia untuk bersatu padu memperjuangkan kemerdekaan bangsa ini.

     Tadi pagi (28/10), bertempat di Taman Surya, Balaikota Surabaya Pemerintah Kota Surabaya menggelar upacara bendera guna memperingati Hari Sumpah Pemuda dan HUT Propinsi Jawa Timur ke-69. Para peserta berasal dari kalangan pelajar, Forpimda, LKMK, dan para undangan lainnya. Bertindak sebagai inspektur upacara Walikota Surabaya Ir. Tri Rismaharini, MT.

      Dalam sambutannya, Tri Rismaharini, Walikota Surabaya mengatakan, Indonesia dengan skala kemajemukan dapat memberantas kolonialisme. Menurutnya, melalui peringatan sumpah pemuda ke-86 bertema bangun solidaritas pemuda berkelanjutan ini, pemuda harus mempersiapkan diri untuk bersaing dengan negara lain. Semangat para pemuda 86 tahun harus selalu menjadi obor semangat.

        Usai sambutan, Organisasi Pelajar Surabaya diwakili masing-masing pelajari dari seluruh Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah atas Surabaya membaca ikrar. Di depan walikota dan para undangan, mereka membacakan ikrar untuk menjadi pelajar yang baik. Pembacaa ikrar tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Orpses yang baru Muhammad Ardian dari SMAN 15 Surabaya.

        Upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda juga digelar di beberapa sekolah , seperti di SMPN 23, peringatan sumpah pemuda berjalan dengan khidmat. Wakasek SMPN 23 Ali Muchson menjelaskan, peringatan Sumpah Pemuda menjadi suatu yang amat penting untuk dapat menangkap dan menyelami semangat dan nila-nilai yang terkandung di dalamnya.

        Oleh karena itu, peristiwa sumpah pemuda menjadi kewajiban untuk diperingati setiap tahun guna membangun semangat persatuan dan kesatuan di tengah-tengah kehidupan berbangsa dan bernegara.

        Sementara itu, di SMPN 43 momentum peringatan Sumpah Pemuda diisi dengan penobatan duta literasi sebagai pangeran dan puteri literasi tahun pelajaran 2014/2015. Penobatan tersebut dilakukan oleh Kepala Bidang Pembinaan Perpuskot Surabaya Endang Suryaningsih kepada Moch Egar Makmur Tejo dan Aulia Rahmazita. (Humas Dispendik Surabaya)

Additional information