Login

Situs Resmi Dinas Pendidikan Kota Surabaya

Bahas Pendampingan Guru, Tim KSF Kunjungi Dispendik

     Menindaklanjuti pertemuan dengan Walikota Surabaya beberapa waktu lalu, tim yayasan Kartika Soekarno Foundation (KSF,) tadi siang (02/10) menandatangi kantor Dinas Pendidikan Kota (Dispendik) Surabaya.

     Kunjungan rombongan tim KSF diterima langsung oleh Kepala Dispendik Surabaya Dr. Ikhsan, S. Psi, MM di ruang rapat kantor Dispendik. Budi Sutanto salah satu tim KSF menerangkan, pendampingan kepada guru nanti akan di fokuskan kepada para guru-guru yang belum pernah ataupun yang masih kurang mendapatkan pelatihan, khusunya dalam menggunakan metode mengajar yang interaktif, untuk itu pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Dispendik terutama dalam pembagian kluster nantinya.

     "Pelatihan dan pendampingan ini nantinya bertujuan meningkatkan profesi para guru yang tentunya akan berdampak positif terhadap peningkatan kemampuan siswa terutama dalam kegiatan belajar mengajar mereka di sekolah", tambah Budi ketika berdialog langsung dengan Kadispendik.

     Sementara itu, terkait pendampingan kepada para guru, Kepala Dispendik Surabaya Ikhsan menguraikan ada delapan tahapan yang telah dilakukan oleh Dispendik dalam meningkatkan mutu serta kualitas mengajar guru.

      Delapan tahapan tersebut meliputi, perubahan paradigma mengajar, penerapan 20 strategi mengajar, pendampingan pembuatan RPP, silabus dan PTK, penerapan 20 strategi mengajar, pendampingan MGMP/KKG, pendampingan mahasiswa dalam membuat bahan ajar multimedia, pelatihan karya tulis ilmiah guru, serta jurnal dan multimedia online.

      Ikhsan menambahkan melalui pendampingan dan pelatihan yang telah dilakukan, diharapkan tim KSF dapat menyempurnakan pendampingan dan pelatihan tersebut, sehingga ke depan pendidikan di Surabaya akan lebih maju sebagai barometer pendidikan nasional. (Humas Dispendik Surabaya)

Lewat Penyuluhan Narkoba, Bebaskan Narkoba dari Kalangan Pelajar

     Acapkali narkoba atau yang lebih kita sering dengan Napza merupakan singkatan dari narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya sering melekat pada kalangan remaja atau pelajar usia sekolah.

     Menjawab kekhawatiran yang semakin besar di kalangan remaja usia sekolah. Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Surabaya menggelar kegiatan penyuluhan di SMPN 28, tadi pagi (02/10).

    Salah satu bentuk kegiatan penyuluhan yang dilakukan BNN di SMPN 28 yang tentang pemberian materi tentang bahaya narkotika beserta akibat-akibatnya. Kepala SMPN 28 Tjipto Wardojo mengungkapkan bentuk penyuluhan narkoba bersama BNN di sekolahnya yakni bertujuan mencegah penyalahgunaan narkotika dan obat/bahan-bahan berbahaya sejak dini bagi para siswa-siswinya.

     Selain itu, dalam kesempatan ini juga dilakukan pemeriksaan tes urine kepada para siswa. Dengan kegiatan ini sering dilakukan di sekolah-sekolah, diharapkan pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar dapat diminilasir seminimal mungkin. (Humas Dispendik Surabaya)

Additional information