Login

Situs Resmi Dinas Pendidikan Kota Surabaya

SMAN 16 Miliki KASM

Pelepasan busur panah ke sasaran oleh Della Adistya Handayani menandai kedatangan Walikota Surabaya Tri Rismaharini di SMAN 16 dalam rangka peresmian Kran Air Siap Minum (KASM). Della Adistya merupakan  salah satu atlet terbaik sea games pada cabang olah raga panahan. 

Ketiga busur panah berhasil mengenai sasaran yang berjarak kurang lebih 200 m dari tempat dilepaskannya busur tersebut. Hal tersebut, membuat walikota takjub akan kemampuan siswi kelas XI tersebut. "Kami disambut secara mengejutkan di sekolah ini", tuturnya.

Pemasangan KASM ini dilakukan untuk memberikan layanan penyediaan air minum gratis yang dapat langsung di minum. Juga Meningkatkan kesadaran masyarakat untuk peduli lingkungan dengan mengurangi penggunaan air minum dalam kemasan plastik.

Hal ini merupakan langkah awal menuju drinking from the tap sebagaimana diamanatkan dalam peraturan Pemerintah No 16 tahun 2005 tentang pengembangan sistem penyediaan air minum.

PDAM sudah memasang fasilitas KASM di Taman bungkul, Mundu, Ronggolawe, Kantor Pusat PDAM, Puskesmas Wiyung, SDN Kandangan I, ITS 10 Nopember, UNAIR, dan RSUD Bhakti Dharma Husada. Juma’t (23/5), Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini meresmikan KASM, di SMAN 16 Surabaya. Selain itu, SMAN 16, KASM juga dipasang di Terminal Bratang, Kelurahan Jambangan, dan SMPN 30.

Wali Kota Surabaya menyampaikan terima kasih kepada PDAM yangn telah memberikan fasilitas air siap minum bagi masyarakat Surabaya. Meskipun kecil, tapi manfaatnya bisa dirasakan masyarakat. “Fasilitas ini merupakan salah satu program PDAM dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Surabaya. Karena air merupakan kebutuhan utama manusia. Mari bersama-sama menjaga fasilitas dan manfaatkan sebaik-baiknya,” ujar Risma.

Disinggung mengenai perawatan dan pengawasan KASM yang sudah terpasang di SMAN 16, Kepala SMAN 16 Sudarminto menuturkan akan bertanggung jawab sepenuhnya agar fasilitas KASM tetap terawat dan dipergunakan sebaik mungkin oleh para siswa dan guru.

Tidak hanya itu, pada kesempatan ini walikota juga terus memotivasi para siswa agar mengedepankan kejujuran dalam berbagai hal. Menurutnya, salah satu kunci utama dalam meraih sebuah kesuksesan yakni kerja keras dan kujujuran. “Tidak ada kerberhasilan diraih dengan mudah”.

Sementara itu, Kepala Dispendik Surabaya Dr. Ikhsan, S. Psi, MM yang turut hadir dalam acara ini, mengapresiasi atas KASM yang tersedia di beberapa sekolah Surabaya. Menurutnya KASM merupakan sebuah fasilitas yang peruntukannya memberikan layanan penyediaan air minum sehat dan higenis di sekolah. (Humas Dispendik Surabaya)

 

 

Rapor Online, Kini Lebih Baik

      Sosialisasi kepada para guru terkait pengisian rapor online tak henti-hentinya dilakukan oleh Dinas Pendidikan Kota (Dispendik) Surabaya, setelah beberapa waktu lalu para guru SMK negeri, kini para guru yang tergabung dalam MGMP Matematika turut dapatkan pengarahan tentang pengisian rapor online.

     Tadi siang, bertempat di aula SMPN 11 Surabaya ratusan guru MGMP matematika  mendapatkan sosialisasi tentang rapor online. Acara sosialisasi tantang rapor online tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Dispendik Surabaya Dr, Ikhsan, S. Psi, MM.

     Pada kesempatan ini, Ikhsan mengemukakan bahwa menyadari akan visi pendidikan  Surabaya sebagai barometer pendidikan nasional, maka lahirlah kebijakan rapor online tersebut.

     Rapor online merupakan sesuatu hal yang baru dalam dunia pendidikan, baik di tingkat kota maupun  tingkat nasional, sehingga dalam lomba Sinovik yang diselenggarakan oleh Kemenpan RB beberapa waktu lalu, Rapor online mendapat peringkat 15 besar Sinovik menyisihkan 500 karya inovasi lainnya.

     Untuk itu, catatan-catatan nilai tentang perkembangan anak yang diwujudkan melalui rapor online bertujuan  agar bisa memberikan nilai tambah keyakinan kepada masyarakat terhadap hasil belajar para siswa.

      Ikhsan menambahkan, sistem rapor online kini jauh lebih baik dari pada saat pertama digunakan, kekurangan-kekurangan pengisian yang bersumber pada tidak lengkapnya pengisian profil sekolah telah berangsur-berangsur dibenahi.

     Tidak hanya itu, selain penambahan server dirinya juga meminta masukan kepada para guru untuk bersama-sama menyempurnakan sistem yang telah ada. "Hal ini bertujuan untuk kepentingan bersama sebagai upaya memajukan sistem pendidikan di Surabaya".

     Sementara itu, narasumber rapor online Budi Hartono dari SMPN 42 menerangkan adanya rapor online ini merupakan  salah satu ikon pelayanan publik, karena bisa diakses oleh masyarakat dengan catatan, untuk guru memasukkan NIP dan password sedangkan untuk wali murid dapat memasukkan NIK seerta password yang telah diberkan sekolah.

    Budi menambahkan pentingnya manfaat rapor online yakni, membantu guru mata pelajaran dalam mendokumentasikan hasil belajar siswa (rapor, buku induk dan DKN), membantu wali kelas dalam membuat hasil belajar, membantu satuan pendidikan dalam menciptakan penilaian yang objektif, transparan, dan akuntabel, memudahkan pemerintah (Dinas Pendidikan) dalam mengevaluasi perkembangan pendidik dan satuan pendidikan, memudahkan masyarakat (orang tua peserta didik) dalam memperoleh informasi tentang kemajuan belajar peserta didik. (Humas Dispendik Surabaya)

Additional information