Login

Situs Resmi Dinas Pendidikan Kota Surabaya

Bersama Dinkominfo, Dispendik Sosialisasikan Intenet Sehat dan Ekstrakurikuler Konselor Sebaya

       Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) bekerjasama dengan Dinas Pendidikan, PENS, LSM Genta dan Relawan TIK Kota Surabaya menggelar acara bertajuk Pelajar Penggerak Perubahan. Acara tersebut melibatkan tiap harinya 300 peserta dari SMP dan SMA/SMK se-Surabaya selama dua minggu kedepan di Ruang Pola Badan Perencanaan Pembangunan Kota Surabaya.

        Yudho Febriadi, Kasie. Pos & Standarisasi menuturkan, setelah acara ini peserta diharapkan menyebarluaskan kepada teman sebaya. Selain itu juga membuat aksi konkret terkait internet sehat dan konselor sebaya. Menurutnya, sosialisasi bisa disampaikan melalui blog pribadi, website sekolah, dan jejaring sosial. 

        Yudho menambahkan, aksi konkret tersebut difoto lalu diposting ke group Facebook pelajar pelopor internet sehat. Foto-foto tersebut akan ditampilkan saat pengukuhan pelajar pelopor internet sehat 13 September 2014.

        Tak hanya itu, Adang Kurniawan, Kepala Bidang Pos dan Telekomunikasi Dinkominfo mengatakan, pihaknya akan mendampingi aktifitas pelajar pelopor internet sehat. Dalam pendampingan, pihaknya melibatkan Dinas Pendidikan, relawan TIK dan akademisi dari berbagai universitas. Menurutnya, kedepan akan ada ektra kurikuler khusus terkait internet sehat dan konselor sebaya yang wajib diikuti oleh pelajar SMP dan SMA se-Surabaya. (Humas Dispendik Surabaya)

 

Peringati Hari Kemerdekaan Dengan Kampanye Lingkungan

      Puluhan siswa-siswi kader SMP PGRI 6 (Spegrinam), kemarin (15/08) memperingati detik-detik proklamasi kemerdekaan RI yang jatuh setiap tanggal 17 Agustus dengan adakan pawai menjaga kelestarian lingkungan.

       Mereka mengemas acara tersebut dengan kegiatan drum band serta pawai poster yang membawa pesan tentang menjaga lingkungan agar tetap terjaga kelestariannya.

       Banu Atmoko, kepala SMP PGRI 6 menuturkan kegiatan merupakan salah satu bentuk upaya dari para siswa dalam mengkampanyekan akan kesadaran masyarakat menjaga lingkungan, sekaligus juga merupakan bentuk rasa syukur atas kepada Tuhan YME atas kemerdekaan yang diperoleh selama 69 tahun ini.

        Selain  menjaga kelestarian lingkungan, para siswa ini juga melakukan kampanye tentang penghematan energi, seperti penghematan listrik, pengurangan sampah plastik,  serta pembuatan lubang biopori.

        Di Mrutu Kalianyar tim drumband Spegrinam mendapatkan penjelasan Banu Atmoko  tentang tumpukan sampah yang banyak berisi samapah plastik yang dapat didaur ulang menjadi bahan yang dapat dimanfaatkan kembali. (Humas Dispendik Surabaya)

Additional information