Login

Situs Resmi Dinas Pendidikan Kota Surabaya

Update Profil Sekolah, Dispendik Undang Petugas Operator Sekolah

     Selama beberapa hari ke depan, Dinas Pendidikan Kota (Dispendik) Surabaya mengundang ratusan petugas operator sekolah yang tersebar se- Surabaya guna melakukan pembaharuan (update) data program aplikasi profil sekolah.

     Profil sekolah merupakan sebuah pusat pangkalan data yang dikelola oleh Dispendik Surabaya. Dalam update data profil sekolah ini, para petugas operator melakukan pelaporan terkait jumlah data siswa, guru, sampai sarana dan prasarana sekolah, jumlah rombel, buku tematik, hinga pada data mutasi siswa (baik ke dalam maupun ke luar kota) terkini, mengingat data-data tersebut selalui bergerak secara dinamis.

     Sekretaris Dispendik, Drs. Aston Tambunan, M. Si mengungkapkan program aplikasi profil sekolah ini merupakan sebuah program database yang penggunaannya memiliki peranan sangat besar dalam pengembangan program-program pendidikan ke depan.

     "Profil sekolah ini merupakan sebuah acuan dalam mengembangkan program pendidikan".

     Sementara itu, staf IT Dispendik Galuh Tri menyampaikan, agar data sekolah selalu terbaharukan, Dispendik melakukan kegiatan pembaharuan data ini minimal setahun dua kali.

     "Untuk hari ini, dimulai pada jenjang SD negeri kemudian selanjutnya hingga pada jenjang SMA dan SMK se-Surabaya". (Humas Dispendik Surabaya)

Lomba TRP, Upaya Lestarikan Budaya Lokal

      Masih dalam rangka lomba Apresiasi PTK PAUDNI Berprestasi, Kemarin (24/01) bertempat di kantor Dinas Pendidikan Kota (Dispendik) Surabaya, Dispendik adakan lomba tata rias pengantin. Dengan mengambil tema mengangkat kebudayaan lokal, sekitar delapan LKP rias pengantin berlomba-lomba untuk menunjukkan hasil kreasi rias pengantin surabaya yakni, Manten Pegon.

      Kasi Penmas PLS, Thussy Apriliyandari, SE mengungkapkan lomba tata rias pengantin (TRP) ini merupakan lomba penutup dalam pelaksanaan Jambore PTK PAUDNI Berprestasi 2015. Selain sebagai kegiatan lomba, lomba TRP ini merupakan sebuah wujud upaya dalam melestarikan budaya daerah yang kian tergerus oleh zaman.

      Anita Kastur, peraih juara I dalam lomba TRP mengungkapkan tidak ada persiapan khusus dalam lomba yang diselenggarakan ini, namun perlu memperhatikan detail-detail dari budaya manten pegon yang akan ditampilkan.

    Setelah model dari LKP telah dirias, mereka dengan penuh percaya diri menunjukkan aksinya di catwalk dadakan yang disiapkan panitia di halaman tengah kantor Dispendik. Turut menyaksikan peragaan lomba TRP tersebut, Asisten Kesejahteraan Rakyat Pemkot Surabaya Drs. Eko Haryanto, MM didampingi Kadispendik Surabaya Dr. Ikhsan, S. Psi, MM.

(Humas Dispendik Surabaya)

      

Additional information