Login

Situs Resmi Dinas Pendidikan Kota Surabaya

Diklat Pim IV DKI Jakarta Kunjungi Dispendik

     Berbagai pengembangan inovasi dalam dunia pendidikan di Surabaya, menarik perhatian banyak pihak untuk lebih dalam mengkaji dan mendalaminya terutama pada pengembangan program berbasis online yang telah berhasil dikembangkan oleh Dinas Pendidikan Kota (Dispendik) Surabaya.

     Tadi siang (14/08), Dispendik menerima kunjungan rombongan dari peserta Diklat. Pim IV DKI Jakarta. Rombongan diterima langsung oleh Sekretaris Dispendik Surabaya Drs. Aston Tambunan, M. Si.

     H. Gesong, ketua rombongan peserta Diklat. Pim IV DKI Jakarta mengutarakan, bahwa salah satu locus dalam kegiatan benchmarking ini ialah untuk mengkaji lebih dalam tentang program rapor online.

     Tidak hanya rapor online, try out online pun menjadi daya tarik tersendiri bagi para peserta rombongan. Pada kesempatan ini, Aston mengungkapkan bahwa pengembangan program pendidikan melalui rapor dan try out online merupakan salah satu upaya dalam mempermudah akses masyarakat yang membutuhkan informasi tentang hasil belajar siswa. "Semua didasari atas komitmen bersama dalam memajukan pendidikan di surabaya".

      Di sisi yang lain, Galuh Tri staff IT dispendik, menerangkan bahwa awal mula terbentuknya rapor online ini berdasarkan data yang terhimpun dalam profil sekolah. Melalui profil sekolah ini masyarakat dapat mengetahui tentang informasi keadaan sekolah. Mulai dari prasarananya hingga pada prestasi sekolah tersebut.

      Tidak hanya itu, dispendik juga telah mengembangkan sepuluh program pendidikan yang baru di Surabaya diantaranya,  pengembangan sistem online tersebut diantaranya, Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Sekolah (SIPKS), seleksi kepala sekolah,  seleksi kepala sekolah, jurnal online, surabaya belajar, multimedia pembelajaran, PPDB online, media centre, dan klinik kurikulum 2013.  (Humas Dispendik Surabaya)

Dispendik Sosialisasikan Pengisian PADAMU NEGERI

     Tadi pagi (14/08), sebanyak 110 operator sekolah baik negeri maupun swasta mengikuti pelatihan program PADAMU NEGERI Kemdikbud. PADAMU NEGERI merupakan sebuah sistem nasional Pengembangan Keprofesian Tenaga Kependidikan,

      Sistem nasional pengembangan keprofesian tersebut dirancang untuk meningkatkan kompetensi dan kinerja kepala sekolah/madrasah, pengawas, dan pejabat pendidikan tingkat kabupaten/kota dan provinsi yang bertanggung-jawab atas manajemen dan tata kelola sekolah/madrasah.

      Pelatihan pengisian program PADAMU NEGERI dibuka Kepala Bidang Ketenagaan Dispendik Ir. Yusuf Masruh, menurutnya para operator sekolah harus menyimak betul proses pengisian program ini, agar nantinya tidak terjadi kesalahan data ketika melakukan pengisian.

      Bambang Poerwanto pembicara dalam pelatihan ini, menerangkan bahwa salah satu persyaratan perbaikan/perubahan NUPTK yang dipergunakan dalam pengisian data PADAMU NEGERI, yakni perubahan data dari GTT ke GTY atau GTT ke CPNS atau CPNS ke PNS. harus menyerahkan bukti fisik berupa foto copy SK GTY yang sudah dilegalisir yayasan atau foto copy SK PNS dan CPNS yang sudah dilegalisir oleh kepala sekolah dan surat pengajuan data rinci PTK (S 12a) rangkap satu.

      "Mengingat pentingnya aturan yang dipergunakan dalam pengisian data PADAMU NEGERI ini, para operator sekolah harus memperhatikan secara cermat aturan-aturan yang telah disosialisasikan", ungkap Bambang ketika memberi penjelas di ruang aula bawah dispendik. (Humas Dispendik Surabaya)

Additional information