Login

Situs Resmi Dinas Pendidikan Kota Surabaya

Bersama Jajaran Terkait, Siapkan Motor Racing

     Menindaklanjuti dari hasil rapat sebelumnya tentang penyelenggaraaan lomba balap motor (motor racing). Dinas Pendidikan, Polrestabes, IMI,  Dispora, Asuransi Bhayangkara, dan pihak dari Sirkuit Kenjeran menggelar rapat koordinasi di ruang rapat kantor Dispendik Surabaya, kemarin (15/10).

     Rapat tersebut membahas tentang persiapan penyelenggaraan dan regulasi yang akan diterapkan dalam lomba balap motor (motor racing). Pada kesempatan ini Kepala Dispendik Surabaya Dr. Ikhsan, S. Psi, MM mengungkapkan kegiatan motor racing ini merupakan sebuah saluran dalam mengembangkan bakat dan kreatifitas anak yang selama ini banyak menimbulkan korba jiwa dan meresahkan masyarakat pengguna jalan raya.

      Wakasatlantas Polrestabes Surabaya Kompol. I Made Dhanu menerangkan lomba motor racing ini nantinya akan memperebutkan piala Kapolres Cup sekaligus dalam rangka memperingati Hari Pahlawan. Dhanu menambahkan, nantinya para peserta yang belum memiliki SIM dapat menyertakan surat ijin dari orang tua beserta KTP orang tua dan foto kopi KSK. "Para peserta lomba motor racing nantinya akan diasuransikan".

      Sementara itu, Bambang dari IMI mengutarakan bahwa dalam perlombaan nanti pihaknya akan mempersiapkan kelas-kelas yang akan dilombakan sehingga diharapkan dapat sesuai dengan usia para peserta lomba motor racing. (Humas Dispendik Surabaya)

Tiga SMP Wakili Surabaya ke Busan

     Raut wajah Rengganis Ayuni Ngastiti dan Maullatul Hajar tampak ceria ketika akan berangkat ke Busan, Korea Selatan guna mengikuti pertukaran budaya bersama teman-temannya dari sekolah lain. Kedua siswi SMPN 43 tersebut akan berangkat ke Busan dalam acara "Global Gathering" bersama para siswa dari SMPN 12 dan SMPN 4.

    "Rencananya kami akan membawakan Tari Remo dan Bang-Bang Wentar, dalam malam pertunjukkan Global Gathering", tutur Rengganis. Program pertukaran pelajar ini meruapakan salah satu program sister city yang telah lama digagas oleh pemerintah kota Surabaya dengan pemerintah kota Busan.

      Kepala SMPN 43 Kelik menuturkan, para siswa akan mengikuti kegiatan Global Gathering mulai tanggal 16- 20 Oktober 2014. "Mereka nantinya sebagai duta budaya Surabaya disana", tutur Kelik ketika melepas keberangkatan kedua siswa tersebut.

      Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dra. Eko Prasetyoningsih, M. Pd  mengapresiasi para siswa  sebagai duta budaya surabaya dalam kegiatan Global Gathering, Busan. Eko mengungkapkan prestasi siswa surabaya tidak hanya dalam bidang akademik saja, melainkan non akademik justru menjadi salah satu acauan dalam pengembangan program peningkatan mutu dan kualitas siswa surabaya. (Humas Dispendik Surabaya)

Additional information