Sekilas, Desy Ramadhani Maghfiro Ayu Putri yang akrab disapa Fira ini nampak tidak memiliki keterbatasan apapun. Namun setelah kita mengajaknya berkomunikasi, si cantik yang duduk di bangku kelas IX SMP Negeri 43 Surabaya merupakan disabilitas dengan keterbatasan tunarungu.

 

Sebagian orang menganggap bahwa keterbatasan yang dimilikinya tidak mampu untuk meraih prestasi. Akan tetapi Fira adalah salah satu anak berkebutuhan khusus yang mampu membuktikan bahwa mereka juga bisa beprestasi dengan gemilang. Dunia modeling yang digelutinya sejak SD sampai sekarang mampu memberikan segudang prestasi di ajang-ajang bergengsi tingkat nasional. Seperti Juara 2 fotogenic bintang model titi dan mimi di Surabaya oleh JSE pada 2 Januari 2014, Juara 3 Fashion Competition Casual Jeans di Surabaya oleh Safira organizen pada 18 Oktober 2015, Juara 1 Start Look model oleh Indosentertainment di Jakarta pada 16-17 April 2016 dan masih banyak ajang bergengsi lainnya.

 

4 Februari 2017 kemarin, Fira menjadi 6 besar dalam  seleksi aktor dan aktris sinetron di Jakarta yang diselenggarakan oleh  Yayasan Tunarungu Sehjira.  Semua prestasi yang diraihnya tersebut tidak luput dari peran dan dukungan orang di sekitarnya terutama orang tua Fira.

 

“Saya bangga memiliki putri cantik seperti Fira. Meskipun dia penyandang tunarungu, tapi dia memiliki kepercayaan diri yang cukup tinggi dan mampu meraih prestasi.” Ungkap Esti, mama Fira.

 

“Kami sebagai gurunya juga patut bangga. Tidak hanya karena prestasi yang diraihnya, akan tetapi yang lebih penting adalah Fira mampu membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih prestasi .” ujar Kelik, Kepala  SMP Negeri 43 Surabaya. Kelik juga mengungkapkan bahwa Fira mampu mengharumkan nama sekolah dengan segudang prestasi yang dimilikinya.  

 

 

Semoga Fira mampu dan terus berkarya tidak hanya tingkat nasional tetapi juga tingkat internasional. Oleh karena itu, dukungan positif dari orang sekitarnya ditambah dengan kepercayaan diri yang dimiliki Fira dalam menekuni dunia modeling dapat menjadikan dia kebanggaan  keluarga, sekolah, dan negeri ini. (Humas Dispendik Surabaya)