Login

Situs Resmi Dinas Pendidikan Kota Surabaya

Libatkan Pelajar Susun Revisi Perda Perlindungan Anak

Rencana pembaharuan Peraturan Daerah (Perda)  No. 6 Tahun 2011 tentang perlindungan anak Surabaya membawa dampak positif terhadap masa depan genarasi muda Surabaya dalam mewujudkan Surabaya Kota Layak Anak.

 

Ada sepuluh Hak Anak menurut UN-CRC 1989 (Kovensi Hak Anak)hak mendapatkan pelayanan kesehatanhak mendapatkan makanan dan minumanhak mendapatkan nama dan identitashak mendapatkan kewarganegaraanhak mendapatkan pendidikanhak mendapatkan waktu bermain dan berekreasihak mendapatkan perlindungan dan kasih sayanghak untuk memeluk agama dan kepercayaanhak untuk berpikir dan berpendapat, dan hak untuk mendapatkan informasi.

 

Kali ini dalam pembaharuan Perda  No. 6 Tahun 2011 peran aktif para pelajar Surabaya yang tergabung dalam Organisasi Pelajar Surabaya (Orpes) dilibatkan dalam revisi penyusunan Perda tersebut.

 

Tadi siang (24/04) bertempat di aula atas kantor Dinas Pendidikan Kota (Dispendik) Surabaya aspirasi para pelajar terkait pendidikan, kesehatan, waktu rekreasi serta pekerja menjadi bahan diskusi utama dalam forum ini.

 

Kasubag Umum dan Kepegawaian Retnowati S. Sos menyampaikan bahwa melalui kegiatan ini para pelajar berhak untuk menyuarakan pendapatnya guna menjadi masukan dalam pembaharuan Perda perlindungan anak kota Surabaya.

“Guna waktu sebaik mungkin untuk berpendapat”, tutur Retno.

 

Sementara itu, Didik YRP narasumber dalam forum ini mengungkapkan dari hasil diskusi yang terbentuk melalui kelompok-kelompok nantinya akan menjadi masukan guna melakukan revisi Perda.

 

“Nantinya ketika Perda ini akan disahkan, anak-anak kami bawa ke DPRD untuk melakukan hearing bersama”.

 

Acara yang berlangsung selama kurang lebih tiga jam tersebut diikuti juga oleh 15 perwakilan kelompok anak dari setiap kecamatan untuk menyampaikan usulan. (Humas Dispendik Surabaya)

Gabungkan Seni dan Teknologi, SMKN 12 Gelar Pameran

Semenjak digabungkannya SMKN 9 dan SMKN 11 menjadi SMKN 12 sejak dua tahun silam, perkembangan cukup pesat dalam pada bidang seni dan teknlogi dihasilkan melalui berbagai bentuk karya siswa.

 

Kerja keras para siswa dalam menghasilkan sebuah karya yang inovatif dan modern merupakan sebuah bekal bagi para pelajar untuk menghadapi era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) tahun depan. Hal tersebut tak luput atas upaya para guru dan sekolah untuk bersama meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di Surabaya.

 

Tadi pagi (24/04) bertempat di gedung Balai Pemuda Surabaya, SMKN yang terletak di daerah Siwalankerto tersebut menggelar pameran produk karya siswa. Ada berbagai bentuk kategori karya yang dipamerkan, yakni karya lukis, logam, multimedia, animasi, desain interior, kerajinan batik, permesinan, desain komunikasi visual (DKV), seni rupa, serta kriya kulit.

 

Ketua penyelenggara kegiatan Ulfa Fauziah menuturkan tema yang diangkat dalam pameran produk karya siswa tahun ini yakni “Born to Sine”. Menurutnya tema tersebut merupakan pengejawantahan dari lahirnya karya siswa yang inovatif serta dapat menginspirasi banyak kalangan.

 

Kepala SMKN 12 Abdul Rochim menjelaskan pameran akan berlangsung selama tiga hari yakni mulai tanggal 24-26 April 2015. Rochim menambahkan, pameran ini merupakan sebuah bentuk tanggung jawab sekolah kepada masyarakat dalam upaya menyipkan masa depan siswa yang lebih gemilang.

“Untuk tiket masuk kami gratiskan”, tuturnya.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota (Dispendik) Surabaya Dr. Ikhsan, S. Psi, MM yang membuka gelaran setiap tahun ini menuturkan, penggabung dua konsep yang berbeda merupak sebuah bentuk konsep kolaborasi yang selama ini belum terdapat di Surabaya serta sebagai perwujudan Surabaya sebagai inspirasi pendidikan nasional.

 

Tidak hanya melahirkan karya siswa, namun pameran ini juga mengajarkan para siswa dalam membentuk jiwa entrepreneurship melalui produk-produk inovtif yang dapat dijual kepada masyarakat. Seperti konsep café SMKN 12 yang menjual beraneka jeins makanan namun juga mengedepankan segi modernitas desain yang juga berasal dari para siswa SMN 12.

 

Turut hadir dalam kesempatan ini Asisten Kesejahteraan Rakyat Pemkot Surabaya Drs. Eko Haryanto, MM, perwakilan konsulat Prancis, perwakilan konsulat Amerika, perwakilan konsulat Jepang, dan Dewan Pendidikan Surabaya (DPS). (Humas Dispendik Surabaya)

Additional information