Login

Situs Resmi Dinas Pendidikan Kota Surabaya

BNN Lakukan Penyuluhan Narkoba di SMP PGRI 6

      Seringkali narkoba atau yang lebih kita sering dengan Napza merupakan singkatan dari narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya sering melekat pada kalangan remaja atau pelajar usia sekolah.

     Menjawab kekhawatiran yang semakin besar di kalangan remaja usia sekolah. Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Surabaya menggelar kegiatan penyuluhan di SMP PGRI 6, Rabu (22/10).

    Salah satu bentuk kegiatan penyuluhan yang dilakukan BNN di SMP PGRI 6 meliputi  pemberian materi tentang bahaya narkotika beserta akibat-akibatnya. Kepala SMP PGRI 6 Banu Atmoko mengungkapkan bentuk penyuluhan narkoba bersama BNN di sekolahnya yakni bertujuan mencegah penyalahgunaan narkotika dan obat/bahan-bahan berbahaya sejak dini bagi para siswa-siswinya.

     Sementara itu, Susiana Cahyawati dari BNN menyampaikan penggunaan narkoba banyak menimbulkan kerugian, baik kepada diri sendiri atupun masyarakat, untuk itu pihaknya menghimbau agar para pelajar menjauhi narkoba. (Humas Dispendik Surabaya)

Sambut Juri Adiwiyata, Puluhan Siswa Kenakan Daur Ulang

     Salam bumi...pasti lestari, Adiwiyata...bisa, Adiwiyata Mandiri...pasti bisa, Surabaya...bersih, hijau..yes, Jawa Timur...Jaya...Jaya...Jaya...Luar  Biasa, SMPN 11 Surabaya...Spenxi, Spenxi, Spenxi, Yes....

      Itulah yel-yel adiwiyata yang dilontarkan oleh para siswa-siswi SMPN 11 ketika menyambut juri Adiwiyata Nasional tadi pagi (22/10) di sekolah mereka. Kedatangan para juri ini bertujuan untuk melakukan penilaian adiwiyta di sekolah yang terletak di sebelah utara Surabaya tersebut.

      Kepala SMPN 11, M . Masykhur menerangkan para juri yang berasal dari Kementrian Lingkungan Hidup (LH), BLH Propinsi Jawa Timur dan BLH Kota Surabaya langsung melakukan peninjauan di beberapa tempat, mulai dari ruang kelas hingga berbagai macam jenis kegiatan penghijauan tak luput dari peniliaian.

      Masykhur menambahkan dalam rangka mewujudkan sekolah berwawasan lingkungan pihaknya telah mebuat berbagai macam prgroam kerja, yakni Komposing (merubah sampah daun dan sisa makanan menjadi pupuk kompos melalui rumah kompos dan kerang takakura), Bipori (membuat lubang resapan air), Eco toilet menggunakan air bersih dengan bijaksana), Greening (meningkatkan jumlah penanaman pohon dan tanaman lainnya), dan Radio sekolah (sebagai sarana publikasi terhadap program lingkungan kepada masyarakat sekitar).

      Jhon Purba, juri Kementrian LH mengungkapkan penjurian ini bertujuan untuk melihat langsung kondisi sekolah yang nantinya hasil dari kunjungan ini akan dijadikan kajian-kajian dalam melakukan penilaian sekolah adiwiyata nasional. (Humas Dispendik Surabaya)

Additional information