Login

Situs Resmi Dinas Pendidikan Kota Surabaya

Kadispendik Motivasi Peserta Pembinaan OSN

     Keseriusan Dinas Pendidikan Kota (Dispendik) Surabaya dalam mecetak para pelajar yang berkualitas dibidang sains ditunjukkan dengan melakukan pembekalan selama kurang lebih satu bulan kepada para siswa calon peserta Olimpiade Sains Nasional (OSN) dari kalangan pelajar SMPN.

     Masih, bertempat di gedung aula atas kantor Dispendik, pembinaan OSN kepada para calon peserta OSN tiap harinya terus dilakukan. Pembinaan OSN kepada siswa SMPN tersebut mendapat tinjauan langsung dari Kepala Dispendik Surabaya Dr. Ikhsan, S. Psi, MM.

      Pada kesempatan ini, Ikhsan memotivasi para siswa untuk terus meningkatkan kemampuan di segala bidang, tidak hanya pada bidang akademik tetapi pengembangan non akademik juga perlu di perhatikan.

      "Siapa yang ingin juara OSN tingkat nasional ?", ucap Ikhsan dihadapan para siswa. "Saya", jawab  hampir seluruh siswa yang mengikuti kegiatan ini sambil mengacungkan tangan.

     Windy salah satu peserta pembinaan OSN asal SMPN 24 mengaku soal-soal yang diberikan dalam kegiatan pembinaan ini lumayan sulit untuk dikerjakan. Menurutnya, soal-soal yang sulit ini dianggap sebagai tantangan untuk terus belajar serta mengasah kemapuan pada bidang sains.

       Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dra, Eko Prasetyoningsih, M. Pd  menambahkan pembinaan ini dilakukan untuk melatih kematangan para siswa dalam menghadapi OSN tahun depan, khususnya dalam pendalaman materi pelajaran yang dilomabakan  OSN. (Humas Dispendik Surabaya)

Lewat SIPKS, Dispendik Lakukan Verifikasi BOS Triwulan III dan IV

     Pelayanan ramah dan simpatik ditunjukkan oleh para petugas Dinas Pendidikan Kota (Dispendik) Surabaya dalam memberikan layanan terbaiknya kepada para guru dan petugas operator sekolah dalam rangka melakukan verifikasi Bantuan Operasional Sekolah (BOS) triwulan III dan IV.

     Acara yang berlangsung selama dua hari, yakni 29-30 September diikuti oleh seluruh SD dan SMP negeri se-Kota Surabaya. Para petugas verifikasi ini memandu para guru dan petugas operator sekolah dalam melakukan validasi anggaran BOS secara online.

     Melalui Sistem Informasi Pengelolaan Sekolah (SIPKS), sekolah dapat melakukan pelaporan BOS  secara mudah. Tidak hanya mudah, pelaporan ini melaporkan jumlah anggaran BOS yang telah digunakan secara rinci dan detail peruntukannya. Sehingga nantinya melalui sistem ini, penggunaan BOS hasilnya dapat dipertanggungjawabkan kepada pemerintah pusat.

      Virto, salah satu petugas verifikasi menerangkan salah satu fungsi penggunaan dana BOS yakni untuk membantu kekurangan pembayaran buku kurikulum 2013 yang telah diambilkan dari DAK. "Sekolah berhak menganggarkan 5% BOS untuk membantu pembayaran buku kurikulum 2013 yang  telah dikirm oleh penerbit".

     Aan Apriyanto, petugas operator SDN Kedurus IV mengungkapkan penggunaan sistem online begitu membantu sekolah dlam melakukan penganggaran, verifikasi serta pelaporan keuangan sekolah yaang telah terencana melalui RKAS.

     Galuh TW, Tim IT Dispendik menambahkan perencanaan Sistem Informasi Pengelolaan Sekolah (SIPKS) merupakan salah satu inovasi pengembangan sistem pendidikan di Surabaya, utamanya dalam melakukan pengelolaan keuangan sekolah secara online. (Humas Dispendik Surabaya)

 

Additional information