Login

Situs Resmi Dinas Pendidikan Kota Surabaya

Akhiri Penjurian UKS, Tim Juri Kunjungi Dispendik

      Setelah beberapa hari tim juri UKS tingkat propinsi melakukan penilaian di beberapa sekolah surabaya, tadi sore (28/11) penjurian diakhiri dengan mengunjungi sektap UKS kota Surabaya. Sektap UKS kota Surabaya terletak di lantai 2 gedung belakang kantor Dinas Pendidikan Kota (Dispendik) Surabaya.

      Rombongan tim juri UKS propinsi yang diketuai oleh Agus Irianto disambut puluhan siswa-siswi mulai dari tingkat SD hingga SMA. Puluhan siswa tersebut, meneriakkan salam UKS ketika memasuki gedung Dispendik. Tidak hanya itu, duta UKS pun turut menyambut datangnya rombongan para juri tersebut. Mereka ialah Moch. Ndaru dari SMKN 12 dan Nanda Sekar dari SMPN 9.

       Kedua duta UKS itu, kemudian menghantarkan para tim juri menuju sektap UKS kota Surabaya. Sesampainya disana, tim juri langsung disambut oleh Kepala Dispendik Surabaya Dr. Ikhsan, S. Psi, MM.

       Pada kesempatan ini, Ikhsan memberikan kesempatan kepada para juri untuk melakukan penilaian seobyektif mungkin terhadap aspek-aspek yang menjadi penilaian dalam lomba UKS tingkat provinsi ini.

       "Kami berharap surabaya dapat masuk mewakili Jawa Timur untuk mengikuti lomba UKS selanjutnya yaitu tingkat nasional, namun yang terpenting yakni para siswa, orang tua, dan guru dapat menerapkan polah hidup bersih dan sehat di sekolah masing-masing".

        Kunjungan rombongan juri UKS di sektap UKS kota Surabaya turut dihadiri oleh Kabid. Kesenian, Olahraga dan PLS Drs. Dakah Wahyudi, Kasi. Kesenian dan Olah Raga Damaris Padmiasih serta dari jajaran Kesra dan Dinkes Kota Surabaya. (Humas Dispendik Surabaya) 

Michaela Newnham Kunjungi SMPN 26

     Keberhasilan SMPN 26 dalam mengembangkan sekolah berbudaya lingkungan sudah tidak diragunakan lagi. Berbagai penghargaan, mulai adiwiyata tingkat nasional hingga adiwiyata tingkat mandiri telah berhasil sekolah dikawasan surabaya barat tersebut.

     Tadi pagi (28/11), SMPN 26 kedatangan tamu istimewa yaitu Konjen AS Michaela Newnham. Kedatangan konjen AS bertujuan untuk melakukan penanaman sekaligus pembuatan lubang biopori guna menjaga konservasi air tanah.

     Kepala SMPN 26 Akhmad Suharto mengungkapkan penanaman lubang biopori bersama konjen AS melibatkan para warga sekolah SMPN 26. Mulai dari siswa, guru, serta petugas kebersihan dan keamanan turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini. Tidak hanya itu, pihak dari polsek, koramil, kelurahan serta kecamatan turut hadir.

     Acara dimulai pukul 06.00, para siswa datang berbondong-bondong dengan membawa tanaman dari rumah demi menghijaukan sekolah tercintanya. Beraneka bunga dan tanaman menambah suasana kian hijau.

    Sebelum melakukan penanaman pohon dan pembuatan lubang biopori, Michaela menyembpatkan diri untuk berbincang-bincang terlebih dahulu dengan para siswa SMPN 26. Michaela juga sempat bermain kuis dengan para siswa, yang bisa menjawab pertanyaan mendapatkan bingkisan yang disediakan oleh Tunas Hijau.

    Sebanyak 320 lubang bipori telah berhasil dibuat dalam kegiatan ini. Konjen AS tersebut juga memuji kantin apung SMPN 26 yang terkenal bersih, sejuk, dan hijau. "I Love your beautiful canteen. There are many trees here and no rubbish", ucap Michaela sambil menyantap rawon yang dihidangkan di kantin apung tersebut. (Humas Dispendik Surabaya) 

Additional information